
TIKTAK.ID – Beberapa waktu lalu, peristiwa unik terjadi di Padang, Sumatera Barat. Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan nekat membawa jenazah bayi tanpa diketahui alasannya. Mereka mengambilnya di Rumah Sakit Dokter Muhammad Djamil Padang.
Salah seorang koordinator ojol mengatakan bahwa bayi itu merupakan anak dari rekan mereka, yang merasa dipersulit untuk pulang meski sudah mengikuti sejumlah prosedur dari rumah sakit. Itulah sebabnya, mereka nekad membawa jenazah bayi tersebut keluar dari rumah sakit.
Sebelumnya, mereka sudah melakukan penggalangan dana untuk aksi solidaritas sebelum si bayi meninggal. Namun nahas, nyawa sang bayi sudah tak tertolong.
Baca juga: Bom Bunuh Diri di Medan Bikin Galau Pengemudi Ojol
Akhirnya, mereka pergi ke rumah sakit. Namun sesampainya di sana, niat untuk membawa bayi pulang pun masih dipersulit. Hal itulah yang kemudian membuat mereka nekat membawa jenazah pulang ke rumah duka.
Sementara itu, Pejabat pemberi informasi RS DR M Djamil Padang, Gustavianof membantah bahwa pihak rumah sakit mempersulit kepulangan sang bayi. Ia mengaku sama sekali tak mempersulit pengambilan jenazah Muhammad Khalif Putra itu. Namun, memang ada prosedur yang harus dilalui terlebih dahulu dan tidak merugikan kedua pihak.
Baca juga: Tren Baru Terorisme Libatkan Keluarga
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










