TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

By Joni Sitohang
19 Desember 2020
877
0
Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari memprediksi dinamika politik pada 2021 usai rampungnya Pilkada serentak 2020 akan aman. Sebab, ia menilai pada 2021 tidak ada peristiwa politik besar seperti Pilkada Serentak 2020.

Qodari menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali kota, pada tahun 2021, 2022 dan 2023 nanti, tidak akan ada Pilkada. Ia menyebut Pilkada Serentak total baru dilaksanakan pada November 2024, setelah Pemilu April di tahun yang sama.

“Jika melihat peraturan yang ada di UU Nomor 10 tahun 201, maka tidak ada Pilkada pada 2022 dan 2023. Hal itu berarti tidak ada Pilkada Gubernur di daerah strategis seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Qodari dalam webinar Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang bertajuk “Indonesia’s Economic and Political Outlook 2021”, Kamis (17/12/20), seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : Polisi Tangkap Sopir Ambulans Pembawa Logistik Massa Aksi 1812

Meski begitu, ia menilai kemungkinan pada 2021 akan ada pembahasan mengenai revisi Undang-undang (UU) Pilkada dan Pemilu oleh DPR. Menurutnya, isu yang akan dibahas di antaranya terkait kemungkinan akan diadakan lagi Pilkada tahun 2022 dan 2023.

“Terutama oleh partai-partai menengah dan kecil. Tapi menurut saya partai-partai besar seperti PDIP, Gerindra dan Golkar ada kemungkinan menolak,” terangnya.

Menurut Qodari, penolakan tiga partai tersebut dengan syarat mereka sudah mempunyai rencana atau kesepakatan mengenai desain politik pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca juga : Jokowi Tegaskan Vaksin Gratis untuk Seluruh Masyarakat, Tak Hanya Anggota BPJS

“Design politiknya seperti apa, ada beberapa kemungkinan. Termasuk kemungkinan-kemungkinan yang extreme atau luar biasa,” imbuhnya.

Qodari menjelaskan, kemungkinan yang luar biasa itu setidaknya ada dua. Pertama, Joko Widodo (Jokowi) kembali maju mencolankan diri sebagai presiden untuk ketiga kalinya. Namun, kata Qodari, kali ini dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Wakil Presidennya.

“Tentu hal ini membutuhkan amandemen UU Dasar 1945,” tutur Qodari.

Baca juga : Polri Ungkap Bungker Persembunyian Teroris Upik Lawanga

Kemudian kemungkinan kedua yakni Prabowo maju sebagai calon Presiden dengan wakilnya yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Skenario pertama bisa saja terjadi untuk menciptakan stabilitas politik sekaligus menghindari Pemilu yang mengerikan seperti pada Pilpres sebelum-sebelumnya yang melahirkan dikotomi Cebong dan Kampret,” jelasnya.

TagsGerindraJokowiPDIPPilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • Nasional

    Penelitian ICRS UGM dan PGI Ungkap Potensi Polarisasi Pemilu 2024 Terkait Lemahnya Kebebasan Beragama

    19 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Puan Pajang Foto Bareng Prabowo dan Megawati, Isu Duet Pilpres 2024 Makin Santer
    Nasional

    Puan Pajang Foto Bareng Prabowo dan Megawati, Isu Duet Pilpres 2024 Makin Santer

    20 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Fix Maju Capres 2024, Siapa Cawapresnya?
    Nasional

    Prabowo Fix Maju Capres 2024, Siapa Cawapresnya?

    11 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Tak Ingin Polarisasi Seperti Pilpres 2019, PKS Ingin Ada Lebih dari 2 Poros
    Nasional

    Tak Ingin Polarisasi Seperti Pilpres 2019, PKS Ingin Ada Lebih dari 2 Poros

    26 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Cak Imin Didorong Maju Pilpres dan Dapat Gelar Panglima Santri dari Ibu Nyai se-Jawa Timur

    26 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi
    Nasional

    Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Zinedine Zidane Jadi Pelatih Baru PSG?
    Olahraga

    Zinedine Zidane Jadi Pelatih Baru PSG?

  • WhatsApp Status Tambahkan Fitur Musik Seperti IG Stories
    Teknologi

    WhatsApp Status Tambahkan Fitur Musik Seperti IG Stories

  • Ketahui Manfaat Rutin Konsumsi Bawang Hitam
    Tips & Tutorial

    Ketahui Manfaat Rutin Konsumsi Bawang Hitam

  • Di Florida, Karantina Saat Covid-19 Membawa Berkah Bagi Penyu yang Hampir Punah
    Internasional

    Di Florida, Karantina Saat Covid-19 Membawa Berkah Bagi Penyu yang Hampir Punah

  • Pegawai KPK Pecatan Firli Dukung Ide Dirikan Partai Serikat Pembebasan
    Nasional

    Pegawai KPK Pecatan Firli Dukung Ide Dirikan Partai Serikat Pembebasan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.