TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Paris Kembali Membara, Demonstran Bentrok dengan Polisi

Paris Kembali Membara, Demonstran Bentrok dengan Polisi

By William Putra Wijaya
7 Desember 2020
592
0
Paris Kembali Membara, Demonstran Bentrok dengan Polisi

TIKTAK.ID – Bentrokan kembali terjadi di Paris, Prancis, pada Sabtu (5/12/20), menandai pekan kedua berturut-turut protes massal menentang Undang-Undang Keamanan baru dan kebrutalan polisi. Para demonstran bentrok dengan polisi, membakar kendaraan dan memecahkan jendela toko.

Dilansir Al Jazeera, protes nasional mingguan ini menjadi krisis besar bagi pemerintahan Presiden Emmanuel Macron, dan semakin intensif setelah terjadinya pemukulan terhadap produser musik kulit hitam oleh polisi bulan lalu.

Anggota gerakan rompi kuning, yang mengguncang Macron dengan protes terhadap ketidaksetaraan di Prancis selama musim dingin 2018-19, juga turun ke jalan pada Sabtu kemarin.

Jendela supermarket, agen properti dan bank rusak sementara beberapa mobil terbakar di sepanjang Avenue Gambetta ketika para demonstran berbaris menuju pusat Place de la Republique, tulis kantor berita AFP.

Benda-benda juga dilemparkan ke polisi yang meresponsnya dengan menggunakan gas air mata. Peristiwa tersebut mengulangi adegan kekerasan kepada para demonstran akhir pekan lalu yang menentang Undang-Undang Keamanan yang akan membatasi perekaman gambar wajah polisi.

Beberapa demonstran menggunakan benda-benda yang ada di jalan untuk membuat barikade dadakan dengan cara mereka bakar.

Para pengunjuk rasa, beberapa melepaskan bom asap dan petasan, meneriakkan slogan-slogan seperti: “Semua orang membenci polisi”.

Peristiwa itu adalah satu dari sekitar 100 protes yang direncanakan di seluruh Prancis pada Sabtu kemarin untuk melawan Undang-Undang keamanan baru.

Menteri Dalam Negeri, Gerald Darmanin mengatakan 64 orang ditahan di seluruh negeri, dan delapan petugas polisi terluka.

Prancis telah dilanda gelombang protes jalanan setelah Pemerintah memperkenalkan Undang-Undang Keamanan di parlemen yang bertujuan untuk meningkatkan alat pengawasan dan membatasi hak menyebar gambar petugas polisi di media dan online.

RUU itu adalah bagian dari upaya Macron untuk lebih ketat pada hukum dan ketertiban menjelang pemilihan umum tahun 2022. Pemerintahnya juga mengatakan bahwa polisi perlu lebih terlindungi dari kebencian online.

Namun RUU tersebut memicu reaksi publik.

Setelah empat petugas polisi Prancis didakwa pada 30 November atas pemukulan dan pelecehan rasial terhadap produser musik kulit hitam, Michel Zecler. Legislator dari partai Macron berjanji untuk “menulis ulang sepenuhnya” sebagian dari RUU tersebut.

Pada Jumat lalu, Macron memberikan wawancara yang sangat dinanti-nantikan kepada Brut, portal berita berbasis video yang ditujukan untuk kaum muda, yang dipandang sebagai upaya presiden untuk memenangkan kredibilitas dengan pemuda terutama yang prihatin dengan tindakan polisi Prancis.

Macron mengakui “ada polisi yang melakukan kekerasan” dan bersikeras bahwa “mereka perlu dihukum”. Namun dia juga mengecam kekerasan terhadap polisi saat demonstrasi pada akhir pekan lalu di Paris, yang dia sebut dilakukan oleh “orang gila”.

“Saya tidak bisa membiarkan dikatakan bahwa kami mengurangi kebebasan di Prancis,” tandasnya.

TagsBentrokanBerita Dunia Hari IniEmmanuel MacronPolisiPrancisPresiden PrancisUndang-undang keamanan

Related articles More from author

  • Tony Blair Salahkan AS Atas Penarikan Pasukannya dari Afghanistan
    Internasional

    Tony Blair Salahkan AS Atas Penarikan Pasukannya dari Afghanistan

    23 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Baghdad Protes Keras Serangan Turki ke Kurdi di Irak
    Internasional

    Baghdad Protes Keras Serangan Turki ke Kurdi di Irak

    21 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Lewat Perpres Baru ini, Polri Bisa Latih Warga Polisikan Terduga Ekstremis
    Nasional

    Lewat Perpres Baru ini, Polri Bisa Latih Warga Polisikan Terduga Ekstremis

    16 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Korea Utara Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika 'Diprovokasi'
    Internasional

    Korea Utara Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika ‘Diprovokasi’

    13 September 2022
    By William Putra Wijaya
  • Bandel Hadiri Pesta Ilegal, 2.500 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Prancis
    Internasional

    Bandel Hadiri Pesta Ilegal, 2.500 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Prancis

    3 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Seorang Pria Bersenjata Sandera 20 Orang di Ukraina
    Internasional

    Seorang Pria Bersenjata Sandera 20 Orang di Ukraina

    22 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Geger TKA China Masuk RI, Kemnaker: Mereka Ilegal, Harus Dipulangkan
    Nasional

    Geger TKA China Masuk RI, Kemnaker: Mereka Ilegal, Harus Dipulangkan

  • PPP Bocorkan Soal PAN Ikut Dukung Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    PPP Bocorkan Soal PAN Ikut Dukung Ganjar di Pilpres 2024

  • 'Not My Responsibility': Film Pendek Billie Eilish soal ‘Body Shaming’
    Selebriti

    ‘Not My Responsibility’: Film Pendek Billie Eilish soal ‘Body Shaming’

  • TIKTAK.ID - Philips Luncurkan Teknologi Perawatan Medis Terkoneksi untuk Tingkatkan Layanan Efektif dan Efisien bagi Pasien
    Teknologi

    Philips Luncurkan Teknologi Perawatan Medis Terkoneksi untuk Tingkatkan Layanan Efektif dan Efisien bagi Pasien

  • Masker Bisa Deteksi Covid-19, Akurasi Setara PCR
    Nasional

    Masker Bisa Deteksi Covid-19, Akurasi Setara PCR

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.