TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dubes RI: Rizieq Shihab Tak Pernah Lapor Bahkan Sering Sebut Jokowi Presiden Ilegal

Dubes RI: Rizieq Shihab Tak Pernah Lapor Bahkan Sering Sebut Jokowi Presiden Ilegal

By Joni Sitohang
7 November 2020
707
0
Dubes RI: Rizieq Shihab Tak Pernah Lapor Bahkan Sering Sebut Jokowi Presiden Ilegal

TIKTAK.ID – Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh mengungkapkan bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab tidak pernah melaporkan masalahnya ke Kedutaan Besar RI di Arab Saudi.

Padahal, diketahui jarak tempuh dari Mekkah ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah hanya 45 menit. Meski begitu, Agus menyebut tidak pernah ada laporan dari Rizieq yang masuk ke KBRI.

“MRS (Muhammad Rizieq Shihab) justru sering melancarkan kalimat tidak pantas dari kota suci Mekkah. Ia pernah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan Presiden ilegal,” ujar Agus, seperti dilansir Tempo.co, Kamis (6/11/20) malam.

Baca juga : Media Asing Soroti Cuitan Netizen Indonesia yang Samakan Trump dan Prabowo

Agus pun menyatakan hal ini cukup membuat situasi menjadi sulit. Pasalnya, Agus menilai banyak pihak dari Arab Saudi sendiri yang mempertanyakan sikap Rizieq tersebut, karena dianggap janggal.

“Kami jadi sering ditanya oleh kolega-kolega Saudi yang menyayangkan bagaimana warga negara Indonesia menyebut Kepala Negaranya dengan sebutan ‘rais ghair syar’iyyin’ presiden ilegal,” ucap Agus.

Meski begitu, Agus Maftuh mengklaim bahwa Kedutaan sendiri telah memperhitungkan, kasus yang menjerat Rizieq tidak termasuk di dalam prioritas KBRI Riyadh. Ia menjelaskan, selama ini yang menjadi prioritas bagi KBRI adalah kasus HPC (High Profile Case), atau kasus-kasus yang berkaitan dengan hukuman mati dan nyawa.

Baca juga : Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam

“Ini yang kami prioritaskan, dan dalam beberapa bulan ini KBRI sedang fokus untuk penyelamatan seorang WNI yang terancam hukuman mati karena peristiwa 12 tahun yang lalu,” tutur Agus.

Agus mengakui proses seperti ini saja sudah cukup sulit dan menyedot tenaga dari KBRI. Sebab, ia menyebut untuk menyelesaikan kasus semacam ini, maka KBRI harus masuk ke daerah pedalaman Saudi untuk melakukan lobi ke tokoh-tokoh masyarakat dan juga ahli waris korban untuk mencari jalan keluar.

Sebelumnya, Habib Rizieq telah mengumumkan akan segera pulang ke Indonesia. Melalui sebuah video, Rizieq memaparkan ia dan keluarganya telah mengantongi tiket pesawat menuju Indonesia. Ia pun mengaku akan tiba di Indonesia pada 10 November.

TagsArab SaudiDubes RIFPIJokowiKBRIRizieq Shihab

Related articles More from author

  • Asal Jokowi Siap Disuntik Pertama Vaksin Corona, Ketum IDI: Kami Juga Siap!
    Nasional

    Asal Jokowi Siap Disuntik Pertama Vaksin Corona, Ketum IDI: Kami Juga Siap!

    16 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD: Ada Operasi Menekan Rektor untuk Puji Jokowi Usai Sivitas Kampus Kritik Jokowi
    Nasional

    Mahfud MD: Ada Operasi Menekan Rektor untuk Puji Jokowi Usai Sivitas Kampus Kritik Jokowi

    9 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Banyak Pihak Sebut Prabowo Pengkhianat, PKS: Diusut Saja
    Nasional

    Soroti Isu Reshuffle Kabinet, PKS: Jangan Jadi Ajang Atur Ulang Peta Politik

    23 April 2021
    By Johan Arif
  • Tok! Hakim Vonis Menantu Rizieq Setahun Penjara
    Nasional

    Tok! Hakim Vonis Menantu Rizieq Setahun Penjara

    26 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Jengkel, Banyak Instansi Tak Mau Pakai Produk UMKM: Bodoh Banget Kita ini
    Nasional

    Jokowi Jengkel, Banyak Instansi Tak Mau Pakai Produk UMKM: Bodoh Banget Kita ini

    29 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Sebut Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Tepat Waktu, Demokrat: Rakyat Sedang Susah
    Nasional

    Sebut Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Tepat Waktu, Demokrat: Rakyat Sedang Susah

    19 April 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Smartphone pertama Afrika
    Teknologi

    Rwanda Luncurkan Smartphone Pertama Buatan Afrika

  • Bambang Pacul: Masalah Papua Jadi Tanggung Jawab Wakil Presiden
    Nasional

    Bambang Pacul: Masalah Papua Jadi Tanggung Jawab Wakil Presiden

  • Minta Maaf ke Jokowi dan Prabowo, Edhy Prabowo: Saya Khianati Kepercayaan Presiden
    Nasional

    Minta Maaf ke Jokowi dan Prabowo, Edhy Prabowo: Saya Khianati Kepercayaan Presiden

  • Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika
    Nasional

    Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika

  • Yana Mulyana Resmikan Gedung ANNAS, Kemenag: Wali Kota Bukan pada Tempatnya Dukung Sikap Intoleransi
    Nasional

    Yana Mulyana Resmikan Gedung ANNAS, Kemenag: Wali Kota Bukan pada Tempatnya Dukung Sikap Intoleransi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.