TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan

Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan

By Joni Sitohang
11 Oktober 2020
1146
0
Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan

TIKTAK.ID – Desakan agar Jokowi mundur dari jabatan Presiden RI makin kencang setelah DPR mengesahkan UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) pada Senin (5/10/20). Keputusan ini berbuntut aksi penolakan oleh buruh, mahasiswa, dan pelajar di sejumlah kota besar di Indonesia, berupa unjuk rasa yang sebagian besar berujung bentrok dengan aparat.

Desakan kali ini datang dari empat Ormas Islam, yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)-Ulama, Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan Habib Rizieq Shihab (HRS) Center melalui pernyataan tertulis, Jumat (9/10/20).

Keempat Ormas ini menyatakan, mencermati perkembangan politik dan hukum di Tanah Air belakangan ini, mereka menilai kebijakan Pemerintah terlihat semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah UUD 1945, karena kebijakan Pemerintah selaku penyelenggara negara telah menegasikan prinsip kedaulatan rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.

Baca juga : KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi

“Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC) dengan tetap mendatangkan TKA yang berpaham Komunis, tetap menggelar Pilkada di tengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme), sementara di sisi lain, tindakan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung”, bunyi pernyataan tersebut.

Seiring dengan itu, lanjut FPI, GNPF-Ulama, PA 212 dan HRS Center, rezim mengajukan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) yang akhirnya disahkan oleh DPR menjadi Undang-Undang.

“Tidak dapat dipungkiri, kehadiran UU Cipta Kerja tersebut lebih dimaksudkan untuk dominasi oligarki ekonomi asing dan aseng dan tidak berpihak kepada tenaga kerja lokal (buruh). Kesemuanya itu menunjukkan penyelenggaraan negara di bawah kepemimpinan yang zalim, yang menghancurkan sendi-sendi kehidupan yang berdasarkan Pancasila. Rakyat telah dikorbankan, masa depan keutuhan dan kedaulatan negara terancam dengan kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir orang”, lanjut pernyataan itu.

Baca juga : Jokowi Beberkan Soal Pentingnya Omnibus Law UU Cipta Kerja

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsChinaCoronaCOVID-19DPRFPIHabib RizieqJokowiormas IslamPA 212RRCRUU Cipta KerjaUU Cipta KerjaVirus Corona

Related articles More from author

  • DPR Blak-blakan Ungkap Mahalnya Perawatan Jet tempur Eurofighter Typhoon yang Akan Dibeli Prabowo
    Nasional

    DPR Blak-blakan Ungkap Mahalnya Perawatan Jet tempur Eurofighter Typhoon yang Akan Dibeli Prabowo

    3 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Gibran Ngaku Ikut Pasang Baliho Puan di Solo karena Instruksi Partai
    Nasional

    Gibran Ngaku Ikut Pasang Baliho Puan di Solo karena Instruksi Partai

    7 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Anies Baswedan Positif Corona, Tertular Siapa?
    Nasional

    Anies Baswedan Positif Corona, Tertular Siapa?

    2 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Tuding Pertemuan dengan Habib Rizieq Langgar Aturan, PDIP Minta Kemendagri Evaluasi dan Sanksi Anies
    Nasional

    Tuding Pertemuan dengan Habib Rizieq Langgar Aturan, PDIP Minta Kemendagri Evaluasi dan Sanksi Anies

    13 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Sebelum Didemo Buruh dan Mahasiswa, Ternyata UU Cipta Kerja Sudah Ditolak 67 Perguruan Tinggi se-Indonesia
    Nasional

    Sebelum Didemo Buruh dan Mahasiswa, Ternyata UU Cipta Kerja Sudah Ditolak 67 Perguruan Tinggi se-Indonesia

    19 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Demi Saingi Starlink, Pemerintah China Gelontorkan Rp17 Triliiun Kembangkan SpaceSail
    Teknologi

    Demi Saingi Starlink, Pemerintah China Gelontorkan Rp17 Triliiun Kembangkan SpaceSail

    23 Juli 2026
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PBNU dan MUI Kompak Serukan Boikot Israel di Semua Bidang
    Nasional

    PBNU dan MUI Kompak Serukan Boikot Israel di Semua Bidang

  • Ketua MPR: Tanpa Jokowi, Perhatian Negara ke Desa Minim
    Nasional

    Ketua MPR: Tanpa Jokowi, Perhatian Negara ke Desa Minim

  • BLACKPINK Syuting Video Klip Termahal yang Pernah Digarap YGE
    Selebriti

    BLACKPINK Syuting Video Klip Termahal yang Pernah Digarap YGE

  • Waduh! Pencalonan Menantu Jokowi untuk Pilkada Medan Ternyata Ditolak Kader Senior PDIP
    Nasional

    Waduh! Pencalonan Menantu Jokowi untuk Pilkada Medan Ternyata Ditolak Kader Senior PDIP

  • PKB Siap Minta Masukan Ulama Jika Gus Muhaimin Batal Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    PKB Siap Minta Masukan Ulama Jika Gus Muhaimin Batal Dampingi Prabowo di Pilpres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.