Nasional
Home›Nasional›KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi

KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi

By Joni Sitohang
11 Oktober 2020
784
0
KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi

TIKTAK.ID – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo mengklaim bahwa pihaknya membuka posko advokasi untuk memberikan pendampingan hukum bagi para demonstran yang mengalami kekerasan aparat.

Seperti diketahui, kekerasan tersebut merupakan imbas demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja yang digelar pada Kamis (8/10/20).

“KAMI membuka Posko Advokasi dan Posko Pengaduan. Posko ini siap untuk mendampingi dan memberikan bantuan hukum kepada korban kekerasan dalam unjuk rasa UU Omnibus Law,” ujar Gatot dalam keterangan resmi, seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat (9/10/20).

Baca juga : Jokowi Beberkan Soal Pentingnya Omnibus Law UU Cipta Kerja

Kemudian Gatot menegaskan bahwa tugas aparat keamanan semestinya melindungi dan mengayomi masyarakat ketika sedang menyampaikan aspirasinya. Ia melanjutkan, bukan sebaliknya, justru melarang kegiatan masyarakat. Apalagi, kata Gatot, aparat keamanan menerima gaji dan tunjangan lainnya yang berasal dari uang masyarakat.

“KAMI mengutuk semua tindakan kekerasan dan brutal yang dilakukan oleh aparat kepada buruh, mahasiswa, pelajar, dan emak-emak yang tengah memperjuangkan hak konstitusionalnya,” terang Gatot.

Lebih lanjut, Gatot menilai aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja merupakan konsekuensi keputusan DPR dan Presiden yang tak memperhatikan aspirasi buruh dan pelbagai elemen masyarakat lainnya. Oleh sebab itu, Gatot mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka ruang dialog yang seluas-luasnya dan tak menghindar dari polemik tersebut.

Baca juga : Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law

“Ini Pemerintah tetap bersikukuh untuk memutuskan dan mengesahkan RUU Omibus Law,” ucap mantan Panglima TNI tersebut.

Perlu diketahui, polisi telah menangkap sebanyak 1.192 orang terkait aksi demo menolak pengesahan UU Cipta Kerja Kerja di wilayah Jakarta. Polisi pun melabeli demonstran yang ditangkap sebagai anarko.

Total penangkapan itu adalah hasil razia yang dilakukan oleh kepolisian sejak meletusnya aksi demonstrasi pada Rabu (7/10/20) hingga Kamis (8/10/20) kemarin.

Baca juga : Nyaris 6000 Demonstran Penolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Diamankan Polisi

Akan tetapi, tidak hanya massa aksi, melainkan beberapa jurnalis yang meliput aksi demonstrasi ikut menjadi menjadi korban kekerasan oleh aparat. Di antaranya dua jurnalis CNNIndonesia.com, yakni Thohirin dam Farid Miftah mengalami kekerasan fisik dan intimidasi ketika sedang meliput aksi di Jakarta dan Surabaya. Kemudian, jurnalis Merahputih.com, Ponco Sulaksono yang diamankan saat meliput demonstrasi di sekitar Stasiun Gambir.

TagsAdvokasiGatot NurmantyoKAMIOmnibus LawRUU Cipta KerjaRUU Omnibus LawTNIUU Cipta Kerja

Related articles More from author

  • Bukannya Dicopot TNI, Baliho Rizieq Shihab di Makassar Malah Diturunkan Anggota FPI
    Nasional

    Bukannya Dicopot TNI, Baliho Rizieq Shihab di Makassar Malah Diturunkan Anggota FPI

    23 November 2020
    By Joni Sitohang
  • TNI Kirim 400 Pasukan Setan untuk Atasi KKB Papua
    Nasional

    TNI Kirim 400 Pasukan Setan untuk Atasi KKB Papua

    7 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Soal Keturunan PKI Boleh Masuk TNI, Pakar: Langkah Progresif!
    Nasional

    Soal Keturunan PKI Boleh Masuk TNI, Pakar: Langkah Progresif!

    4 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Kecewa Sikap Pemerintah dan DPR, MUI juga Desak Jokowi Kendalikan Tindakan Brutal Aparat di Demonstrasi Omnibus Law
    Nasional

    Kecewa Sikap Pemerintah dan DPR, MUI juga Desak Jokowi Kendalikan Tindakan Brutal Aparat di Demonstrasi Omnibus Law

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Gatot Nurmantyo Minta Jokowi Tegakkan Konstitusi dan Segera Terbitkan Perppu Cabut Omnibus Law
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Minta Jokowi Tegakkan Konstitusi dan Segera Terbitkan Perppu Cabut Omnibus Law

    1 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Sempat Nyatakan Tak Akan Netral di Pilpres 2024, Gatot Nurmantyo Mendadak Tegaskan KAMI Tak Dukung Salah Satu Paslon
    Nasional

    Sempat Nyatakan Tak Akan Netral di Pilpres 2024, Gatot Nurmantyo Mendadak Tegaskan KAMI Tak Dukung Salah Satu Paslon

    30 November 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Handphone Buatan Dalam Negeri
    Teknologi

    5 Smartphone Lokal yang Sering Disangka Merek China

  • Majelis Syura Umumkan Kriteria Capres dan Cawapres yang Bakal Diusung PKS
    Nasional

    Majelis Syura Umumkan Kriteria Capres dan Cawapres yang Bakal Diusung PKS

  • Giring Tuding Anies Pembohong, Jubir PSI Jelaskan Alasannya
    Nasional

    Pengamat Sebut Anies Seharusnya Berterima Kasih Ke Giring, Lho Kok Bisa?

  • PPKM Tak Efektif, Jokowi Bakal Terapkan Lockdown?
    Nasional

    Alasan Sebenarnya Kenapa Jokowi Tiadakan Mudik Lebaran Tahun ini

  • Dikritik Usman Hamid, Bamsoet: Memang KKB di Papua Pakai HAM?
    Nasional

    Dikritik Usman Hamid, Bamsoet: Memang KKB di Papua Pakai HAM?

© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.