TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Geram, Satu Perintahnya Sudah Bertahun-tahun Tak Dijalankan

Jokowi Geram, Satu Perintahnya Sudah Bertahun-tahun Tak Dijalankan

By Joni Sitohang
8 Oktober 2020
984
0
Jokowi Geram, Satu Perintahnya Sudah Bertahun-tahun Tak Dijalankan

TIKTAK.ID – Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kegeramannya lantaran ada satu perintahnya yang sudah bertahun-tahun tak kunjung dijalankan. Perintah tersebut yakni membentuk korporasi petani dengan mencontoh negara lain.

“Sebetulnya kita sudah sering membicarakan mengenai ini, yaitu mengkorporasikan petani dan nelayan. Hal itu bertujuan meningkatkan taraf hidup mereka dan juga sekarang tentu saja dalam mewujudkan transformasi ekonomi,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas secara virtual, seperti dilansir Detik.com, Selasa (6/10/20).

Merespons hal itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun turut buka suara. Ia mengaku pihaknya telah melakukan transformasi ekonomi di sektor pertanian, dengan mendorong birokrasi yang selama ini belum mendukung lompatan nilai dalam menyejahterakan petani dan nelayan, beralih fokus kepada korporasi petani atau nelayan.

Baca juga : Siber Bareskrim Bekuk Pembobol Akun Grab dan Rekening Nasabah

“Bapak Presiden menyampaikan, yang ingin dibangun adalah budaya korporasi, yaitu pola pikir di mana standar korporasi ini dipakai oleh Pemerintah. Kalau di swasta saja bisa, maka Pemerintah juga harus bisa membimbing petani dan nelayan untuk melakukan hal itu,” terang Airlangga usai menghadiri Rapat Terbatas Korporasi Petani dan Nelayan dalam Mewujudkan Transformasi Ekonomi, Selasa (6/10/20).

Kemudian Airlangga menjelaskan korporasi petani seperti apa yang ingin diwujudkan. Nantinya, kata Airlangga, petani dan nelayan didorong untuk berkelompok dalam jumlah yang besar.

Ia menilai hal itu agar mempunyai skala ekonomi yang lebih efisien serta mempermudah petani dan nelayan mengakses pembiayaan teknologi. Selain itu, juga dapat membantu menyambung petani dan nelayan ke konsumen.

Baca juga : Politikus Senior Abdillah Toha Kecewa, Jokowi Tidak Pro Rakyat dan Lebih Pentingkan Titah Oligarki

Airlangga menyatakan, dalam hal ini Pemerintah akan berperan mendorong proyek-proyek percontohan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar dalam pengembangan skala ekonomi yang lebih luas petani mampu membeli teknologi.

“Bisa juga dibuatkan ekosistem petani dan nelayan yang disambungkan kepada perusahaan-perusahaan teknologi seperti Sayurbox atau Tanihub,” ucap Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga menyampaikan laporan model kemudahan impor tujuan ekspor untuk hortikultura kepada Jokowi. Menurutnya, di Kabupaten Tanggamus, Lampung, petani pisang dapat memperoleh pendapatan setara dengan Rp4,5 juta per bulan. Ia pun menyebut program ini tengah dikembangkan di Kabupaten Jembrana, Bali dan Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

TagsAirlangga HartartoJokowiKURMenteri Koordinator bidang Perekonomian

Related articles More from author

  • Jika Masih Ingin Dipercaya Rakyat, Sujiwo Tejo Minta Jokowi Batalkan Pencalonan Anak dan Menantunya di Pilkada 2020
    Nasional

    Jika Masih Ingin Dipercaya Rakyat, Sujiwo Tejo Minta Jokowi Batalkan Pencalonan Anak dan Menantunya di Pilkada 2020

    31 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Berkaca dari Negara Lain, Jokowi Tak Mau Ada Gelombang Kedua Corona di Indonesia
    Nasional

    Berkaca dari Negara Lain, Jokowi Tak Mau Ada Gelombang Kedua Corona di Indonesia

    5 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Komando dari Jokowi, Prabowo Targetkan Separuh Alutsista Bisa Diproduksi Lokal
    Nasional

    Komando dari Jokowi, Prabowo Targetkan Separuh Alutsista Bisa Diproduksi Lokal

    3 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Ditanya Koalisi dan Capres PKS 2024, HNW Kutip Jokowi: Ojo Kesusu!
    Nasional

    Ditanya Koalisi dan Capres PKS 2024, HNW Kutip Jokowi: Ojo Kesusu!

    30 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Tak Terima Prabowo-Sandi Masuk Kabinet Jokowi, Pendukung Capres 02 Minta Sumbangan Pilpres Dikembalikan
    Nasional

    Tak Terima Prabowo-Sandi Masuk Kabinet Jokowi, Pendukung Capres 02 Minta Sumbangan Pilpres Dikembalikan

    27 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Beda Respons Jokowi dan Prabowo Soal Pemulangan WNI Eks ISIS
    Nasional

    Beda Respons Jokowi dan Prabowo Soal Pemulangan WNI Eks ISIS

    8 Februari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dewan Penasihat PPDI Klaim Jokowi Cenderung Setujui Jabatan Kades 16 Tahun, Benarkah?
    Nasional

    Dewan Penasihat PPDI Klaim Jokowi Cenderung Setujui Jabatan Kades 16 Tahun, Benarkah?

  • Luhut: Jabodetabek Jadi Teater Perang Lawan Covid
    Nasional

    Luhut Dapat Tugas Baru ‘Lagi’ dari Jokowi, Kali Ini Apa?

  • Pelatih Persebaya Yakin Bisa Jungkalkan Tira Persikabo
    Olahraga

    Pelatih Persebaya Yakin Bisa Jungkalkan Tira Persikabo

  • Wabah Corona Bikin Ekonomi Anjlok, Benarkah Pengusaha Boleh Cicil atau Tunda THR Lebaran?
    Nasional

    Wabah Corona Bikin Ekonomi Anjlok, Benarkah Pengusaha Boleh Cicil atau Tunda THR Lebaran?

  • Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Persija U-18, Shin Tae Yong Beri Pujian
    Olahraga

    Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Persija U-18, Shin Tae Yong Beri Pujian

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.