TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kominfo: Tanpa Data, Jangan Tuding Pemerintah Terlibat Peretasan Akun Aktivis Kritis dan Situs Web Media Massa

Kominfo: Tanpa Data, Jangan Tuding Pemerintah Terlibat Peretasan Akun Aktivis Kritis dan Situs Web Media Massa

By Joni Sitohang
29 Agustus 2020
646
0
Kominfo: Tanpa Data, Jangan Tuding Pemerintah Terlibat Peretasan Akun Aktivis Kritis dan Situs Web Media Massa

TIKTAK.ID – Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan meminta agar tidak terburu-buru menuding Pemerintah sebagai pelaku peretasan terhadap situs media massa dan akun pribadi sejumlah aktivis.

Samuel menegaskan, harus ada data dan fakta yang menguatkan jika ingin menuduh Pemerintah di belakang peretasan tersebut.

“Ayo bekerja sama. Sebab, bisa saja ada orang lain yang melakukan peretasan itu agar kita dibenturkan, antara Pemerintah dan kelompok masyarakat sipil,” ujar Samuel melalui diskusi “Ngobrol @Tempo: Pembungkaman Kritik di Masa Pandemi”, seperti dilansir Tempo.co, Kamis (27/8/20).

Baca juga : Loyalis Amien Rais Bocorkan Nama Partai Baru Sempalan PAN

Samuel mengatakan kasus-kasus peretasan terhadap akun seseorang atau media massa merupakan fenomena global dan terjadi di banyak negara. Menurutnya, siapa saja bisa melakukan hal itu.

“Terlalu apriori jika tanpa data bicara ini (perbuatan) Pemerintah, padahal kami juga ingin memberantas, kok,” ucap Samuel.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), Damar Juniarto melaporkan bahwa selama Agustus 2020 terjadi 6 peretasan terhadap kelompok berisiko seperti jurnalis, akademikus, dan aktivis. Ia menyatakan enam serangan itu terdiri dari satu serangan website deface yang menimpa situs Tempo.co, empat akses ilegal, serta satu pengambilan akun.

Baca juga : Astaga! Novel Baswedan Dinyatakan Positif Corona

Damar pun menilai kasus peretasan ini diduga kuat terkait dengan aktivitas para korban yang mengkritik kebijakan penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) dari Pemerintah.

“Siapa yang ada di balik serangan, tentu saja mereka yang berposisi berseberangan. Kami memang belum mengetahui siapanya, tapi paling tidak mereka sedang bahagia karena seolah tidak ada upaya atau penangkapan terhadap tindakan kriminal itu. Hal ini yang kami khawatirkan,” kata Damar.

Perlu diketahui, akun medsos milik aktivis, akademisi, hingga website media massa Tempo.co dan Tirto.id mengalami peretasan. Pada situs berita Tempo.co, Jumat (21/8/20), peretas memutar lagu “Gugur Bunga” selama 15 menit, dan tampilan pada situs menjadi hitam dan disertakan kata “Hoaks” ketika diakses.

Baca juga : PKS: Usulan Anies Soal Sepeda Masuk Tol Bisa Berakibat Fatal

Sementara situs Tirto.id yang diretas yakni tujuh artikel Tirto soal anti virus Corona yang dikembangkan TNI, Badan Intelijen Negara, dan Unair mendadak hilang.

TagsCoronaCOVID-19KominfoMedia MassapandemiPemerintahVirus Corona

Related articles More from author

  • Raja Salman Panik Gara-gara Covid-19 Makin Menggila di Negaranya
    Internasional

    Raja Salman Panik Gara-gara Covid-19 Makin Menggila di Negaranya

    14 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Calon Kapolri Dipertanyakan, Anggota Dewas KPK: MUI Sekarang Ikut Ngurusi Calon Kapolri ya?
    Nasional

    Calon Kapolri Dipertanyakan, Anggota Dewas KPK: MUI Sekarang Ikut Ngurusi Calon Kapolri ya?

    13 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron
    Internasional

    Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron

    19 Juli 2021
    By Alfan Mahardika
  • Menhub Budi Karya Dikabarkan Positif Corona Lagi untuk yang Kedua Kali? Ini Penjelasan Kemenhub
    Nasional

    Menhub Budi Karya Dikabarkan Positif Corona Lagi untuk yang Kedua Kali? Ini Penjelasan Kemenhub

    17 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Ajak Negara Tetangga Adakan 'ASEAN Travel Corridor', DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian
    Nasional

    Ajak Negara Tetangga Adakan ‘ASEAN Travel Corridor’, DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?
    Nasional

    Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ma'ruf Amin Beri Bocoran Sosok Cawapres Potensial Umat Islam
    Nasional

    Ma’ruf Amin Beri Bocoran Sosok Cawapres Potensial Umat Islam

  • PDIP Beberkan Dampak Ngeri Jika RI Tak Tolak Israel, Aksi Teror Hingga Pemakzulan Jokowi
    Nasional

    PDIP Beberkan Dampak Ngeri Jika RI Tak Tolak Israel, Aksi Teror Hingga Pemakzulan Jokowi

  • Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo
    Internasional

    Beijing Peringatkan Washington Tak Lewati ‘Garis Merah’

  • Masyumi 'Reborn' Pimpinan Ahmad Yani Umumkan Struktur Kepengurusan Partai
    Nasional

    Masyumi ‘Reborn’ Pimpinan Ahmad Yani Umumkan Struktur Kepengurusan Partai

  • Sandiaga Uno dan Fadli Zon Paling Berpeluang Gantikan Edhy Prabowo jadi Menteri KKP
    Nasional

    Sandiaga Uno dan Fadli Zon Paling Berpeluang Gantikan Edhy Prabowo jadi Menteri KKP

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.