TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gak Kira-kira, 6 Tahun Jokowi Habiskan Uang Negara 1,29 Triliun Hanya untuk Propaganda Media

Gak Kira-kira, 6 Tahun Jokowi Habiskan Uang Negara 1,29 Triliun Hanya untuk Propaganda Media

By Joni Sitohang
25 Agustus 2020
1115
0
Gak Kira-kira, 6 Tahun Jokowi Habiskan Uang Negara 1,29 Triliun Hanya untuk Propaganda Media

TIKTAK.ID – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengeluarkan kajian terbaru terkait pengelontoran dana secara besar-besaran oleh Pemerintah untuk ragam aktivitas digital, salah duanya media sosial dan influencer, untuk sosialisasi kebijakan selama beberapa tahun terakhir.

Kajian itu dilaporkan oleh peneliti ICW, Egi Primayogha, dalam diskusi daring bertajuk “Rezim Humas: Berapa Milyar Anggaran Influencer?” yang berlangsung pada Kamis (20/8/20) siang.

Dalam kajian ICW yang terbaru berjudul “Aktivitas Digital Pemerintah: Berapa Milyar Anggaran Influencer?”, Egi mengatakan lembaganya telah melakukan penelusuran aktivitas pengadaan barang dan jasa (PBJ) di kementerian dan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) di masing-masing situs LPSE.

Baca juga : Tepis Isu Perombakan Kabinet, Jokowi Minta Menterinya Lakukan ini

Kata dia, ada total 34 kementerian, lima LPNK, dan dua institusi penegak hukum -Kejaksaan Agung RI dan Kepolisian RI- yang ditelusuri oleh lembaganya. Penelusuran anggaran dilakukan pada periode 2014 hingga 2018.

“Pengumpulan data 14-18 Agustus lalu. Beberapa kata kuncinya seperti: media sosial/social media, influencer, key opinion leader, komunikasi, Youtube,” kata Egi dalam paparannya.

Egi menyatakan lembaganya menemukan bahwa total anggaran belanja Pemerintah Pusat terkait aktivitas digital sepanjang tahun 2014 hingga 2020 adalah sebesar Rp1,29 triliun, dengan total 133 paket pengadaan.

Baca juga : Tak Hanya Kritik Ibu Kota Baru, KAMI Juga Serang Prabowo

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:
2014: Rp609 juta (2 paket)
2015: Rp5,3 miliar (3 paket)
2016: Rp606 juta (1 paket)
2017: Rp535,9 miliar (24 paket)
2018: 247,6 miliar (42 paket)
2019: Rp183,6 miliar (36 paket)
2020: Rp322,3 miliar (25 paket)

“Jika ditelusuri berdasarkan kata kunci, aktivitas digital banyak dikakukan melalui media sosial. 68 paket pengadaan dengan kata kunci ‘media sosial’ total anggaran 1,16 triliun,” kata Egi.

Baca juga : Beredar Kabar KAMI Usung Gatot-Titiek Soeharto di Pilpres 2024, Apa Kata Partai Berkarya Kubu Tommy?

Egi juga memaparkan temuan lembaganya jika anggaran belanja Pemerintah untuk aktivitas digital sebesar itu dibagi berdasarkan instansi. Anggaran terbanyak dipegang oleh Kepolisian RI.

Adapun rinciannya, sebagai berikut: Kementerian Pariwisata: Rp263,29 miliar (44 paket)
Kementerian Keuangan: Rp21,25 miliar (17 paket)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Rp1,95 miliar (14 paket)
Kepolisian RI: Rp937 miliar (12 paket)
Kementerian Perhubungan: Rp11 miliar (11 paket)
Kemenkominfo: Rp12,27 miliar (9 paket)
Kemenko Perekonomian: Rp2,7 miliar (8 paket)
Badan Koordinasi Penanaman Modal: Rp2,15 miliar (4 paket)
Kementerian PUPR: Rp3,47 miliar (3 paket)
Kementerian Dalam Negeri: Rp1,35 miliar (2 paket)

TagsICWJokowiKemenkominfoKementerian KeuanganKementerian Perhubungan

Related articles More from author

  • Anies, Rizal Ramli dan Sudirman Said Eks Menteri Jokowi yang Tak Dapat Tanda Jasa Kehormatan, Begini Alasan Istana
    Nasional

    Anies, Rizal Ramli dan Sudirman Said Eks Menteri Jokowi yang Tak Dapat Tanda Jasa Kehormatan, Begini Alasan Istana

    13 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya
    Nasional

    Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya

    22 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Jokowi Beberkan Hasil ‘Mengenaskan’ Audit 22 Stadion Usai Tragedi Kanjuruhan

    28 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024
    Nasional

    Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024

    11 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Benarkah UU Cipta Kerja Jokowi Bisa Jadikan RI Kalahkan Vietnam Cs?
    Nasional

    Benarkah UU Cipta Kerja Jokowi Bisa Jadikan RI Kalahkan Vietnam Cs?

    16 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Kritik Langkah Jokowi Tunjuk Luhut Urus Migor Picu Konflik Kepentingan
    Nasional

    PDIP Kritik Langkah Jokowi Tunjuk Luhut Urus Migor Picu Konflik Kepentingan

    26 Mei 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Simulasi Pilpres 2024, Hasil Survei Indomatrik: Prabowo-Puan Tertinggi Diikuti Anies-AHY
    Nasional

    Simulasi Pilpres 2024, Hasil Survei Indomatrik: Prabowo-Puan Tertinggi Diikuti Anies-AHY

  • Peringatan Terbaru AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja
    Internasional

    Peringatan Terbaru AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja

  • Bentuk Pam Swakarsa, Komjen Listyo Sigit Ingin Bangkitkan Kembali FPI Model Baru?
    Nasional

    Disebut Bisa Perkuat Pemberantasan Korupsi, Polri Siap Tampung Pegawai KPK Tak Lolos TWK

  • Ketahui Plus Minus Penggunaan Tali Strap Masker
    Tips & Tutorial

    Ketahui Plus Minus Penggunaan Tali Strap Masker

  • Tips Jaga Kesehatan Mata
    Tips & Tutorial

    Tips Jaga Kesehatan Mata

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.