TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal 30 Bandara Internasional RI yang Dipertanyakan Jokowi, Begini Respons Kemenhub

Soal 30 Bandara Internasional RI yang Dipertanyakan Jokowi, Begini Respons Kemenhub

By Joni Sitohang
8 Agustus 2020
777
0
Soal 30 Bandara Internasional RI yang Dipertanyakan Jokowi, Begini Respons Kemenhub

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertanyakan banyaknya jumlah bandara yang menyandang status bandara internasional di Indonesia. Padahal, Jokowi mengatakan hampir 90 persen pergerakan penumpang hanya terjadi di empat bandara internasional saja.

Menurut Jokowi, saat ini hanya terdapat 8 bandara internasional saja yang layak dikembangkan menjadi bandara penghubung antarpenerbangan atau hub.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto mengaku menyambut baik pernyataan Jokowi tersebut. Dia pun menyatakan siap untuk membahas masukan dari Jokowi.

Baca juga : Tommy Soeharto Keberatan Namanya Dicatut, Sekjen Berkarya Kubu Muchdi PR: Agar Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan

“Kementerian Perhubungan selaku regulator transportasi telah mendukung sepenuhnya, serta akan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden,” ujar Novie, seperti dilansir Kompas.com, Jumat (7/8/20).

Meski begitu, mantan Direktur Utama PT Airnav Indonesia itu belum bisa membeberkan lebih jauh mengenai langkah yang akan diambil.

“Sebab, saat ini kami sedang membicarakan langkah selanjutnya bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan stakeholders lainnya,” terang Novie.

Baca juga : Nasib Prabowo Akan Ditentukan di Kongres Luar Biasa Gerindra 8 Agustus ini

Sementara Pengamat Penerbangan The Asian International Arbitration Centre (AIAC), Arista Atmadjati mengklaim setuju dengan rencana Jokowi untuk lebih fokus terhadap beberapa bandara internasional saja.

Ia menjelaskan, banyaknya bandara internasional berpotensi merugikan anggaran belanja negara. Pasalnya, kata Arista, Pemerintah perlu mengeluarkan biaya lebih untuk operasional bandara dengan status bandara internasional.

“Kalau bandara internasional maka harus menggaji orang bea cukai, imigrasi, dan karantina,” tutur Arista.

Baca juga : Ternyata Tak Sedikit Parpol yang Pecah Selama Era Jokowi, Parpol Apa Saja?

Sebelumnya, Jokowi sempat menyoroti jumlah bandara internasional di Indonesia. Jokowi memaparkan, berdasarkan data yang ia miliki, dari 30 bandara internasional yang ada di Indonesia saat ini, 90 persen lalu lintas penerbangan hanya terfokus pada 4 bandara internasional saja.

“Saat ini terdapat 30 bandara internasional. Apakah memang diperlukan sebanyak ini?” tanya Jokowi.

Jokowi menyebut negara-negara lain tidak ada yang memiliki bandara internasional sebanyak Indonesia. Tidak hanya itu, lanjutnya, 90 persen lalu lintas penerbangan saat ini justru hanya terfokus di empat bandara internasional saja.

Baca juga : Ingin Segera Bangkitkan Ekonomi, Jokowi Pakai Jurus Lebur BUMN Penerbangan dan Pariwisata

“Kuncinya hanya ada di empat Bandara ini. Soekarno-Hatta di Jakarta, Ngurah Rai di Bali, Juanda di Jawa Timur dan Kualanamu di Sumatera Utara,” jelas Jokowi.

TagsBandara InternasionalBandara Juandabandara Ngurah RaiBandara Soekarno-HattaBUMNJokowiKemenhubNovie Riyanto

Related articles More from author

  • Prabowo Kunjungi Prabowo Saat Tahun Baru 2020
    Nasional

    Dikunjungi Prabowo Saat Tahun Baru, Jokowi: Ini Tamu Besar

    2 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko dan Marzuki Alie, AHY Sampaikan Terima Kasih ke Jokowi
    Nasional

    Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko dan Marzuki Alie, AHY Sampaikan Terima Kasih ke Jokowi

    2 April 2021
    By Johan Arif
  • Sandiaga Uno Buka Suara Soal Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
    Nasional

    Sandiaga Uno Buka Suara Soal Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • MPR Gelar Konser Amal untuk Korban Covid-19 dan Lelang Motor Bertanda Tangan Jokowi Rp 2,55 Miliar
    Nasional

    MPR Gelar Konser Amal untuk Korban Covid-19 dan Lelang Motor Bertanda Tangan Jokowi Rp 2,55 Miliar

    19 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Demi Vaksin, Jokowi Terjunkan Anggota BIN Datangi Rumah-rumah Warga
    Nasional

    Demi Vaksin, Jokowi Terjunkan Anggota BIN Datangi Rumah-rumah Warga

    15 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Elektabilitas Masih Paling Top, Anak Buah Prabowo Wacanakan Jokowi Ikut Maju Lagi di Pilpres 2024
    Nasional

    Ibas Kritik Jokowi, Poyuono: Keluarga Besar Pak SBY, Tolong Jangan Cerewet!

    13 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jadi Pelawak Termahal, Komeng: Saya Malas Kerja
    Selebriti

    Jadi Pelawak Termahal, Komeng: Saya Malas Kerja

  • Jokowi Puji 5 Pimpinan Daerah yang Dianggap Sukses, Ada Anies?
    Nasional

    Jokowi Warning Anies Cs: Hati-hati..!

  • Politikus PDIP Ungkap Andika Perkasa dan Yaqut Berpeluang Jadi Cawapres Ganjar
    Nasional

    Politikus PDIP Ungkap Andika Perkasa dan Yaqut Berpeluang Jadi Cawapres Ganjar

  • Vietnam Tak Undang Indonesia, Ini Respons PSSI
    Olahraga

    Vietnam Tak Undang Indonesia, Ini Respons PSSI

  • Akui Tulis Perjanjian Anies-Prabowo, Fadli Zon: Itu Urusan Pilkada
    Nasional

    Akui Tulis Perjanjian Anies-Prabowo, Fadli Zon: Itu Urusan Pilkada

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.