TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Kelompok ISIS Serang Penjara di Afghanistan

Kelompok ISIS Serang Penjara di Afghanistan

By William Putra Wijaya
3 Agustus 2020
557
0
Kelompok ISIS Serang Penjara di Afghanistan

TIKTAK.ID – Sebuah serangan bom mobil yang diakui dilakukan kelompok ISIS di kompleks penjara di kota Jalalabad di Afghanistan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai puluhan lainnya. Serangan bom itu juga memicu pertempuran sengit antara pasukan keamanan dan kelompok ISIS serta mengakibatkan sejumlah tahanan melarikan diri, kata seorang pejabat.

Seorang anggota dewan provinsi, Sohrab Qaderi mengatakan bahwa ledakan bom mobil besar diikuti setidaknya dua ledakan kecil di luar penjara yang dikelola Pemerintah. Polisi langsung menembaki para penyerang yang telah mengambil posisi di dekatnya, tulis Reuters.

Kantor berita Amaq milik kelompok ISIS mengutip sebuah sumber militer yang mengatakan anggotanya telah melakukan serangan pada Minggu (2/8/20), namun tak memberikan rincian lebih lanjut. Tidak ada konfirmasi independen bahwa kelompok ISIS bertanggung jawab.

“Setidaknya tiga orang tewas dan 25 lainnya cedera dalam bentrokan yang sedang berlangsung,” kata Qaderi.

Lebih dari 50 tahanan melarikan diri, dan jumlah kematian bisa meningkat, tambahnya.

Serangan itu terjadi pada hari ketiga dan terakhir dari gencatan senjata antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban, ketika ratusan tahanan Taliban dibebaskan dalam upaya untuk mendorong pembicaraan damai intra-Afghanistan.

Jubir Taliban menyatakan kelompoknya tidak bertanggung jawab atas serangan itu.

Presiden Ashraf Ghani dan Taliban telah mengindikasikan bahwa perundingan yang telah lama tertunda dapat dimulai segera setelah Hari Raya Iduladha.

Taliban mengatakan telah membebaskan 1.000 tahanan Afghanistan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dengan Amerika Serikat pada Februari lalu, tulis DW.

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Afghanistan mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa Pemerintah Kabul telah membebaskan 317 tahanan sejak liburan Iduladha dimulai pada hari Jumat kemarin. Sehingga total seluruh tahanan Taliban yang dibebaskan Pemerintah saat ini mencapai 4.914. Lebih lanjut disampaikan bahwa pembebeasan tahanan Taliban masih terus akan berlanjut hingga mencapai 5.100 tahanan.

Para tahanan adalah bagian dari 500 tahanan Taliban yang diperintahkan dibebaskan tanpa syarat oleh Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani pada Jumat kemarin, sebagai isyarat niatan baik.

Baik Presiden Ashraf Ghani maupun Taliban telah mengisyaratkan bahwa perundingan perdamaian yang berlarut-larut bisa dimulai setelah liburan Iduladha selesai.

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahISISKelompok TerorisPenjaraSerangan ISIS

Related articles More from author

  • Baghdad Murka, Dua Komandannya Dibunuh Drone Turki
    Internasional

    Baghdad Murka, Dua Komandannya Dibunuh Drone Turki

    14 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Asosiasi Pers Brasil Gugat Kecerobohan Presiden Jair Bolsonaro ke Mahkamah Agung
    Internasional

    Asosiasi Pers Brasil Gugat Kecerobohan Presiden Jair Bolsonaro ke Mahkamah Agung

    11 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Ancam Washington Jika Berani Sebar Rudal di Asia Pasifik
    Internasional

    Beijing Ancam Washington Jika Berani Sebar Rudal di Asia Pasifik

    24 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kalut Saksikan Gelombang Pasien Banjiri Rumah Sakit di Amerika, Tenaga Medis Demo Terbuka Nyalakan Sinyal Bahaya
    Internasional

    Kalut Saksikan Gelombang Pasien Banjiri Rumah Sakit di Amerika, Tenaga Medis Demo Terbuka Nyalakan Sinyal Bahaya

    18 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Inteljen AS Tuduh Rusia Campur Tangan Pemilu, Biden Ancam Putin
    Internasional

    Intelijen AS Tuduh Rusia Campur Tangan Pemilu, Biden Ancam Putin

    18 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Sekitar 20 Tentara India Tewas Akibat Bentrok dengan China di Perbatasan
    Internasional

    Sekitar 20 Tentara India Tewas Akibat Bentrok dengan China di Perbatasan

    17 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina
    Nasional

    Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina

  • Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati
    Internasional

    Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati

  • PKS Desak Mendag Lutfi Dipecat Usai Cabut HET Minyak Goreng
    Nasional

    PKS Desak Mendag Lutfi Dipecat Usai Cabut HET Minyak Goreng

  • Tak Sejalan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadli Zon Mulai Berseberangan dengan Prabowo?
    Nasional

    Tak Sejalan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadli Zon Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

  • HP Samsung Galaxy A06 layar 6,7 inci baterai 5000 mAh
    Teknologi

    HP Samsung Galaxy A06: Spesifikasi, Harga, dan Kelebihannya

Artikel Terbaru

  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026
  • Remaja Bobotoh Tewas Usai Tonton Persib di Pakansari, Ini Katakatan Bupati Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menampilkan Persentase Baterai di HP Android dan iPhone 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.