TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sri Mulyani: 6 Kementerian dengan Anggaran Tertinggi Dipanggil Jokowi ke Istana, Ada Apa Lagi?

Sri Mulyani: 6 Kementerian dengan Anggaran Tertinggi Dipanggil Jokowi ke Istana, Ada Apa Lagi?

By Joni Sitohang
27 Juli 2020
540
0
Sri Mulyani: 6 Kementerian dengan Anggaran Tertinggi Dipanggil Jokowi ke Istana, Ada Apa Lagi?

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memanggil sebanyak enam kementerian dengan alokasi anggaran tertinggi. Pertemuan tersebut untuk menyamakan pemikiran dalam penggunaan anggaran.

Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, seperti dilansir CNBC Indonesia, Senin (27/7/20).

“Enam kementerian dengan anggaran tertinggi dipanggil oleh Presiden ke Istana, karena mereka memiliki anggaran yang cukup tinggi dan semuanya pun kita panggil,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga : Sebut Pertemuan Jokowi-Achmad Purnomo Tak Etis, Pengamat Juga Persoalkan Sikap Bisu Gerindra

Sri Mulyani menceritakan, dalam pertemuan itu Jokowi meminta dengan tegas kepada para menteri untuk bisa beradaptasi dengan suasana krisis. Pasalnya, kata Sri Mulyani, hingga saat ini seluruh kementerian dan lembaga masih bekerja dengan ritme yang sama.

“Harus bekerja dengan sense of crisis, feeling, dan frekuensi harus sama. Oleh sebab itu, langkah extraordinary kita lakukan dalam penanganan virus Corona,” terang Sri Mulyani.

Meski begitu, eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu tak memungkiri bahwa situasi yang dialami kementerian dan lembaga saat ini tidak mudah. Menurutnya, saat ini mereka tersandera Standard Operating Procedure (SOP) yang ada. Ia pun menilai implementasi kebijakan harus menunggu mekanisme yang berlaku.

Baca juga : Belum Setahun Jabat Menhan, Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Kalahkan Retno Marsudi dan Jokowi

“Sebenarnya memang rumit. Tapi kita tidak boleh tenggelam dalam kerumitan ini,” tutur Sri Mulyani.

Di satu sisi, lanjutnya, dalam pelaksanaannya pengelolaan keuangan harus tertib dan tetap efisien. Meski begitu, tidak berarti hal itu lantas menjadi rumit, lamban, dan bertele-tele, kemudian berakhir dengan eksekusi tidak sesuai dengan urgensi kriss.

Sri Mulyani menyatakan para menteri harus bergerak cepat dengan tetap mematuhi rambu-rambu yang telah digariskan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga : Ahok Bikin Budaya Baru di Pertamina, Karyawan Milenial Bisa Jabat Direksi, Berikut Persyaratannya

“Sinkronisasi ini yang sedang betul-betul diupayakan. Semua pihak diundang, tujuannya agar birokrat enggak merasa kekhawatiran besar,” ucap Sri Mulyani.

Seperti diketahui, Jokowi juga memanggil pihak terkait seperti BPK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, hingga Jaksa Agung untuk menyamakan persepsi. Sehingga jika di kemudian hari terjadi temuan, maka semua itu dilakukan atas dasar kegentingan memaksa.

TagsBadan Pemeriksa KeuanganCoronaJokowiKPKSri MulyaniVirus Corona

Related articles More from author

  • Demi Vaksin, Jokowi Terjunkan Anggota BIN Datangi Rumah-rumah Warga
    Nasional

    Demi Vaksin, Jokowi Terjunkan Anggota BIN Datangi Rumah-rumah Warga

    15 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Ini Besaran Uang dan Rumah yang Didapat Jokowi Usai Tuntas Jabat Presiden RI Tahun Depan
    Nasional

    Ini Besaran Uang dan Rumah yang Didapat Jokowi Usai Tuntas Jabat Presiden RI Tahun Depan

    24 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Berikan Bintang Jasa ke 325 Nakes Gugur Akibat Covid
    Nasional

    Survei Indopol: Hanya 5 Persen yang Ingin Jokowi Lanjut Jabat Presiden Lagi

    7 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Anies Baswedan Terancam Denda 100 juta plus 1 Tahun Penjara?
    Nasional

    Anies Baswedan Terancam Denda 100 juta plus 1 Tahun Penjara?

    18 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Tak Lagi Dianggap Penyelenggara Negara, Petinggi BUMN Kini Dapat Dijerat UU Tipikor
    Nasional

    Tak Lagi Dianggap Penyelenggara Negara, Petinggi BUMN Kini Dapat Dijerat UU Tipikor

    9 Mei 2025
    By Johan Arif
  • Dibentak Polisi, Rombongan Gatot Gagal Jenguk Jumhur Cs
    Nasional

    Dibentak Polisi, Rombongan Gatot Gagal Jenguk Jumhur Cs

    16 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menhan China Wei Fenghe Telepon Prabowo Subianto, Ada Apa?
    Nasional

    Belum Setahun Jabat Menhan, Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Kalahkan Retno Marsudi dan Jokowi

  • Ketahui Sejumlah Hal ini Agar Diet dan Puasa Berjalan Lancar
    Tips & Tutorial

    Ketahui Sejumlah Hal ini Agar Diet dan Puasa Berjalan Lancar

  • Desak Pemerintah Blokir Medsos dan Media Wahabi, PBNU: Bikin Gaduh, Bikin Resah!
    Nasional

    Desak Pemerintah Blokir Medsos dan Media Wahabi, PBNU: Bikin Gaduh, Bikin Resah!

  • Habib Rizieq Puji Menlu Retno yang Berani Desak PBB Seret Israel ke Pengadilan Internasional
    Nasional

    Habib Rizieq Puji Menlu Retno yang Berani Desak PBB Seret Israel ke Pengadilan Internasional

  • TIKTAK.ID - Istilah 'Lockdown' yang Mendadak Tenar, Apa Sih Maksudnya?
    Nasional

    Istilah ‘Lockdown’ yang Mendadak Tenar, Apa Sih Maksudnya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.