TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Seberapa Seram Dampak Persoalan ‘Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok’ ke China?

Seberapa Seram Dampak Persoalan ‘Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok’ ke China?

By Alfan Mahardika
6 Juli 2020
827
0
Seberapa Seram Dampak Persoalan 'Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok' ke China?

TIKTAK.ID – Media sosial akhir-akhir ini riuh membahas aplikasi TikTok yang dianggap mengumpulkan data pengguna dan mengirimkannya ke China.

Walaupun pengumpulan data pengguna hal yang lumrah dilakukan oleh platform media sosial. Bahkan tertuang pada syarat dan ketentuan aplikasinya.

Tetapi yang menjadi persoalan dari applikasi TikTok akhir-akhir ini berupa ragam data yang dihimpun melampaui jumlah yang biasa dilakukan aplikasi media sosial yang lain.

Kumpulan data pengguna tersebut dicurigai bakal dikirimkan ke China, entah berujung ke pihak Pemerintah negara tersebut atau pihak lain. Kabar ini antara lain dilontarkan ke publik dalam sebuah utas (thread) pengguna media sosial Twitter dengan akun @SoundOfYogi.

Dalam utasnya, Yogi memberikan saran agar pengguna menghilangkan (uninstall) aplikasi TikTok, sebab terdapat hal yang mencurigakan di dalamnya.

“Ada snippets code (kode program) yang memuat aplikasi dapat mengunduh file Zip, (kemudian) unzip kemudian execute binary apapun yang sudah di-download,” tulisnya.

Betulkah demikian?
Informasi soal data yang dikumpulkan pada rangkaian twit tersebut menyerupai laporan dari perusahaan keamanan siber, Penetrum yang dirilis April 2020. Kala itu, Penetrum membedah aplikasi TikTok versi 10.0.8 sampai 15.2.3.

Dari hasil uji coba, Penetrum mendapati sebesar 37,7 persen alamat IP dari layanan yang terhubung dengan TikTok bertitik lokasi di luar Amerika Serikat, terbanyak di-host oleh ISP atas nama Alibaba dari China.

Server Alibaba pada 2019 lalu, mengalami peretasan dan mengakibatkan lebih dari 899 GB datanya bocor.

Detektif Kepala Riset dan Keamanan, Anurag Sen yang memimpin investigasi kasus tersebut mendapati bahwa database yang dibobol mengandung informasi yang dihimpun oleh lebih dari 100 aplikasi pinjaman online yang berada di China.

Tim investigasi juga mendapati 4,6 juta entri unik dari data perangkat, yang menunjukkan titik lokasi GPS, daftar kontak lengkap, log SMS, nomor IMSI, nomor IMEI, model perangkat termasuk versinya, data tersimpan dari aplikasi yang digunakan sebelumnya, bahkan data memori.

Di samping itu terdapat entri dari laporan operator, keseluruhan transaksi, invoice tagihan (berisi nama lengkap, nomor HP, detail tagihan bulanan, kartu kredit, kartu debit, dan log panggilan), alamat IP, juga durasi sesi online pengguna.

TagsAplikasiChinadata penggunaData PribadiPengguna TikTokpenyalahgunaan

Related articles More from author

  • AP Sebut AS Latihan Perang untuk Hadapi Rusia dan China
    Internasional

    AP Sebut AS Latihan Perang untuk Hadapi Rusia dan China

    21 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • China Kecam Sanksi Washington ke Moskow
    Internasional

    China Kecam Sanksi Washington ke Moskow

    12 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Sewot, Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China
    Internasional

    Beijing Sewot, Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China

    21 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Imbauan KBRI Beijing untuk WNI di China Terkait Virus Mematikan Corona
    Internasional

    Imbauan KBRI Beijing untuk WNI di China Terkait Virus Mematikan Corona

    23 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Balas Tudingan Soal 'Kerja Paksa dan Pelanggar HAM', Beijing Sebut Washington 'Munafik dan Pembohong Besar'
    Internasional

    Balas Tudingan Soal ‘Kerja Paksa dan Pelanggar HAM’, Beijing Sebut Washington ‘Munafik dan Pembohong Besar’

    16 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Edan! Software Cheat PUBG di China Bernilai Triliunan
    Teknologi

    Edan! Software Cheat PUBG di China Bernilai Triliunan

    13 September 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kapolda Jateng: Masyarakat Berkerumun Rayakan Tahun Baru, Kita Bubarkan
    Nasional

    Kapolda Jateng: Masyarakat Berkerumun Rayakan Tahun Baru, Kita Bubarkan

  • Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila
    Nasional

    Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila

  • Andi Arief Optimis Demokrat Kembali Berkuasa di 2024
    Nasional

    Andi Arief Optimis Demokrat Kembali Berkuasa di 2024

  • Kelompok Bersenjata Bunuh Sedikitnya 34 Orang di Ethiopia
    Internasional

    Kelompok Bersenjata Bunuh Sedikitnya 34 Orang di Ethiopia

  • Nasional

    BMKG: Topan Hagibis Jepang Tak Pengaruhi Cuaca Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.