TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
InternasionalTeknologi
Home›Internasional›Hindari Penularan Corona Lewat Uang Tradisional, Jepang Uji Penggunaan Uang Digital

Hindari Penularan Corona Lewat Uang Tradisional, Jepang Uji Penggunaan Uang Digital

By Alfan Mahardika
6 Juli 2020
703
0
Hindari Penularan Corona Lewat Uang Tradisional, Jepang Uji Penggunaan Uang Digital

TIKTAK.ID – Bank Sentral Jepang tengah berupaya melangkah ke mata uang digital untuk mengantikan mata uang tradisonal Yen. Ini menandakan kemungkinan bergesernya bentuk mata uang di negara pencinta uang itu.

Dalam hal digitalisasi mata uang, Bank of Japan (BoJ) bisa dibilang ketinggalan dari China yang telah menguji mata uang digital sentral (CBDC) sendiri. Salah satu tujuan pengujian itu adalah untuk mencegah penyebaran virus Corona yang bisa terjadi lewat uang tradisional.

Laporan yang berjudul “Rintangan Teknis untuk CBDC”, BoJ menyebut dua hambatan utama mereka untuk menerapkan CBDC, yaitu akses universal dan ketahanan, tulis RT News.

Terkait akses universal, laporan ini menyoroti jumlah pengguna ponsel cerdas di Jepang. Data dari Nikkei.com, pada 2018, hanya 65 persen orang Jepang yang memiliki ponsel pintar. Ini artinya tak semua orang Jepang akan dapat menggunakan uang digital.

Sementara terkait dengan ketangguhan, laporan ini mempertanyakan harus seberapa tangguh mata uang digital ini? BoJ bersikeras mata uang digital ini harus dapat diakses di segala macam situasi darurat.

Misalnya, pada saat terjadi gempa bumi, mata uang ini harus dapat digunakan dengan mudah. Sebab di Jepang, terjadi sekitar 1.500 gempa bumi setiap tahunnya.

Selain dua hal itu, BoJ juga sedang mempertimbangkan pro dan kontra dari sistem terpusat dan desentralisasi, yang menyatakan bahwa, “dalam kasus transaksi besar-besaran untuk kasus penggunaan ritel di negara-negara maju, lebih baik untuk mengadopsi jenis terpusat”.

Namun, laporan itu juga mencatat bahwa, “dalam kasus di mana jumlah transaksi terbatas, dengan ketahanan dan kemungkinan masa depan diprioritaskan, ada ruang untuk mempertimbangkan model desentralisasi”.

Sebelumnya, pada Februari lalu, Bank Sentral Jepang, bersama-sama dengan Inggris, Zona Euro, Swiss, Swedia, dan Kanada, berkolaborasi untuk meneliti dan menerbitkan CBDC.

Jepang merupakan negara yang memiliki ikatan kuat dengan uang. Baru-baru ini seperti halnya pada tahun lalu, dilaporkan bahwa, sementara tetangganya Korea Selatan menjadi negara dengan 98 persen bebas dari uang tunai, “rasio setara untuk Jepang lebih sedikit yaitu hanya 18 persen”. Sedang di China dan Inggris, angkanya masing-masing adalah 60 persen dan 55 persen.

TagsBank of JapanBank Sentral JepangBerita Dunia Hari InijepangPandemi Covid-19Penularan CoronaUang DigitalUang Tradisional

Related articles More from author

  • Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan
    Internasional

    Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan

    17 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Eropa Dukung Unjuk Rasa Protes Kematian George Floyd, Warga Kulit Hitam Amerika
    Internasional

    Eropa Dukung Unjuk Rasa Protes Kematian George Floyd, Warga Kulit Hitam Amerika

    1 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali
    Internasional

    Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali

    21 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Taliban Ubah Formasi Tim Perundingan Damai dengan Pemerintah Afghanistan
    Internasional

    Taliban Ubah Formasi Tim Perundingan Damai dengan Pemerintah Afghanistan

    20 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Swedia dan Denmark akan Terbitkan Sertifikasi Vaksin Digital
    Internasional

    Swedia dan Denmark akan Terbitkan Sertifikasi Vaksin Digital

    8 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Brasil Tembus Setengah Juta Jiwa
    Internasional

    Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Brasil Tembus Setengah Juta Jiwa

    22 Juni 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Polisi Prancis Tembak Pria yang Ancam Petugas dengan Pisau di Paris
    Internasional

    Polisi Prancis Tembak Pria yang Ancam Petugas dengan Pisau di Paris

  • Ngotot Minta Perpanjangan Penahanan Rizieq Dibatalkan, Kuasa Hukum: Kalau Tidak, Kami Tuntut di Akhirat
    Nasional

    Ngotot Minta Perpanjangan Penahanan Rizieq Dibatalkan, Kuasa Hukum: Kalau Tidak, Kami Tuntut di Akhirat

  • Senior PDIP Tantang Ganjar Maju Capres dari Partai Lain jika Berani
    Nasional

    PDIP Tegas Tolak Presiden 3 Periode Maupun Penundaan Pemilu

  • Fahri Hamzah Cuit Turunnya Standar Etika Pejabat yang Tak Bisa Bedakan Urusan Pribadi dan Negara, Sindir Luhut?
    Nasional

    Fahri Hamzah Cuit Turunnya Standar Etika Pejabat yang Tak Bisa Bedakan Urusan Pribadi dan Negara, Sindir Luhut?

  • Makin Rajin Kritik Pemerintah, Benarkah PDIP Bakal Tinggalkan Jokowi di Tengah Gelanggang?
    Nasional

    Makin Rajin Kritik Pemerintah, Benarkah PDIP Bakal Tinggalkan Jokowi di Tengah Gelanggang?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.