TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pembicaraan Damai antara Taliban dan Pemerintah Kabul Kembali Digelar

Pembicaraan Damai antara Taliban dan Pemerintah Kabul Kembali Digelar

By Bagas F Sinaga
25 Februari 2021
386
0
Pembicaraan Damai antara Taliban dan Pemerintah Kabul Kembali Digelar

TIKTAK.ID – Pembicaraan damai antara kelompok Taliban dan Pemerintah Afghanistan dilanjutkan kembali di Ibu Kota Qatar, Doha. Pembicaraan itu Kembali digelar setelah penundaan berminggu-minggu, akibat meningkatnya kekerasan dan perubahan dalam kepemimpinan diplomatik AS saat Pemerintahan Biden menggantikan Donald Trump.

Baca Juga: Taliban Klaim Sudah Ingatkan NATO Potensi Serangan Teror di Bandara Kabul
Baca Juga: Selangkah Lagi Taliban Kuasai Kabul
Baca Juga: Kabul Kembali Dihantam Empat Roket
Baca Juga: Dukung Trump Terpilih Kembali, Taliban: Dia Konyol untuk Seluruh Dunia tapi Waras untuk Kami
Baca Juga: Taliban Kembali Bantah Tuduhan Berkolusi dengan Intelijen Rusia dalam ‘Memburu’ Tentara Amerika

Tidak ada rincian tentang pembicaraan tersebut kecuali pengumuman bahwa item pertama pembicaraan perjanjian damai akan menjadi agenda utama, seperti yang dilansir Al Jazeera, Selasa (23/2/21)

Sebelumnya, Pemerintahan Presiden Joe Biden sedang meninjau ulang perjanjian yang bertujuan untuk mengakhiri perang terpanjang yang telah dilakukan AS itu. Taliban telah memerangi pasukan gabungan Pemerintah Kabul yang didukung Barat dan pasukan asing sejak digulingkan dalam invasi pimpinan AS ke Afghanistan pada 2001.

Pekan lalu, Taliban dalam sebuah surat terbukanya meminta AS untuk sepenuhnya menerapkan perjanjian Doha, termasuk penarikan semua pasukan internasional dari Afghanistan. Mereka mengatakan bahwa pihaknya telah memenuhi komitmennya dalam kesepakatan itu -untuk mengamankan kepentingan keamanan AS di negara yang dilanda perang selama hampir dua dekade.

Namun, ketika pembicaraan damai berakhir tiba-tiba pada Januari lalu, kedua belah pihak menyerahkan daftar keinginan mereka untuk agenda yang sekarang harus mereka saring untuk menyepakati butir-butir negosiasi dan urutan yang mereka harus penuhi.

Prioritas bagi Pemerintah Afghanistan, Washington, dan NATO adalah pengurangan serius kekerasan yang dapat mengarah pada gencatan senjata, tapi Taliban sampai sekarang menolak gencatan senjata tersebut.

Kini, Washington sedang meninjau perjanjian perdamaian Doha yang ditandatangani sebelumnya oleh Pemerintahan Trump dengan Taliban ketika konsensus meningkat di Washington bahwa penundaan tenggat waktu penarikan diperlukan. Taliban menolak usulan itu, meskipun hanya perpanjangan singkat.

Muncul saran agar pasukan berbasis intelijen yang lebih kecil tetap tinggal, dan akan fokus hampir secara eksklusif pada “kontraterorisme” dan afiliasi ISIL (ISIS) yang semakin aktif dan mematikan di Afghanistan timur.

Namun, meski demikian, baik Washington maupun NATO belum mengumumkan keputusan tentang nasib sekitar 10.000 tentara asing mereka, termasuk 2.500 tentara Amerika, yang masih ditempatkan di Afghanistan.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan pekan lalu bahwa pasukan dari aliansi transatlantik itu tidak akan mundur dari Afghanistan “sebelum waktunya tepat”.

Ia menambahkan bahwa Taliban harus berbuat lebih banyak untuk memenuhi persyaratan perjanjian dengan AS.

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahPembicaraan DamaiPemerintah KabulTaliban

Related articles More from author

  • Uni Eropa Berencana Hentikan Total Pasokan Minyak Rusia
    Internasional

    Uni Eropa Berencana Hentikan Total Pasokan Minyak Rusia

    1 Juni 2022
    By William Putra Wijaya
  • Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi
    Internasional

    Pakistan Tegaskan Tak akan Normaliasasi dengan Israel

    22 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut 'Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita'
    Internasional

    Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut ‘Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita’

    23 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Taliban Janji Bentuk Pemerintahan Inklusif
    Internasional

    Taliban Janji Bentuk Pemerintahan Inklusif

    7 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Rusia Temukan Sedikitnya 30 Biolaboratorium Milik AS di Ukraina
    Internasional

    Rusia Temukan Sedikitnya 30 Biolaboratorium Milik AS di Ukraina

    16 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Barat Akhirnya Ngaku Salah karena Bersikap Tak Adil terhadap Vaksin Sputnik-V Buatan Rusia
    Internasional

    Barat Akhirnya Ngaku Salah karena Bersikap Tak Adil terhadap Vaksin Sputnik-V Buatan Rusia

    17 Februari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kasus ACT Kian Menjalar, Bareskrim Selidiki Dugaan Pencucian Uang Lewat Perusahaan Lain
    Nasional

    Kasus ACT Kian Menjalar, Bareskrim Selidiki Dugaan Pencucian Uang Lewat Perusahaan Lain

  • Ketahui Perbedaan TV Analog dan Digital
    Teknologi

    Ketahui Perbedaan TV Analog dan Digital

  • Chris John (Yohannes Christian John), petinju legenda Indonesia mantan juara dunia WBA featherweight
    Olahraga

    Profil Chris John: Petinju Legenda Indonesia

  • Kenali Penyakit Glaukoma yang Diderita Jeon Jae-joon dalam Drama Korea ‘The Glory'
    Tips & TutorialSelebriti

    Kenali Penyakit Glaukoma yang Diderita Jeon Jae-joon dalam Drama Korea ‘The Glory’

  • Safari Anies di Bandung Tuai Demo Penolakan
    Nasional

    Safari Anies di Bandung Tuai Demo Penolakan

Artikel Terbaru

  • Layar 60Hz vs 120Hz: Mana yang Lebih Baik untuk HP Baru? 27 Oktober 2026
  • Skabies Kudis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah 27 Oktober 2026
  • KPK Panggil Bupati Sorong Selatan Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Perannya 27 Oktober 2026
  • Cara Menyimpan Kontak Baru di HP dengan Benar dan Mudah 27 Oktober 2026
  • Ahmad Doli Tak Setuju Pansel KPU Dibentuk Sekarang, Ini Alasannya 27 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (90)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,019)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,287)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.