TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Eropa Segera Buka Perbatasan untuk Pelancong dari Luar Selain AS, Brasil dan China

Eropa Segera Buka Perbatasan untuk Pelancong dari Luar Selain AS, Brasil dan China

By William Putra Wijaya
2 Juli 2020
535
0
Eropa Segera Buka Perbatasan untuk Pelancong dari Luar Selain AS, Brasil dan China

TIKTAK.ID – Memasuki liburan musim panas, Uni Eropa mulai membuka perbatasan dan mengizinkan 14 negara yang warganya dianggap “aman” pada 1 Juli nanti, meskipun bayang-bayang ancaman pandemi masih tetap ada.

Dari 14 negara itu, antara lain adalah Australia, Jepang, Maroko, dan Korea Selatan. Eropa mengecualikan Amerika, Brasil dan China, tulis BCC, Senin (29/6/20).

Eropa masih bisa mempertimbangkan untuk memasukkan ke daftar negara yang diperbolehkan masuk hanya jika Pemerintah China menawarkan timbal balik bagi pelancong Eropa yang akan berkunjung ke Beijing, kata para diplomat.

Sementara bagi negara anggota Eropa, kontrol perbatasan telah dicabut dan mereka dapat bepergian ke berbagai wilayah di Eropa. Hanya saja, khusus untuk wisatawan Inggris, aturannya dibicarakan terpisah dan masuk dalam kategori negosiasi Brexit.

Sampai masa periode transisi Brexit berakhir pada 31 Desember nanti, warga Inggris masih diperlakukan sama seperti warga negara Eropa lainnya. Maka selama liburan musim panas ini, warga Inggris dan keluarganya bebas untuk melancong melintasi perbatasan negara-negara Eropa.

Daftar negara “aman” masuk ke Eropa saat ini masih dimungkinkan untuk ditambahkan beberapa negara seperti Aljazair, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Maroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan, Thailand, Tunisia dan Uruguay.

Editor BBC Eropa, Katya Adler, mengatakan prosedur tertulis Uni Eropa untuk memformalkan daftar, dan kriteria yang digunakan negara-negara dinilai aman atau tidak, harus diselesaikan pada tengah hari pada Selasa ini.

Meski hampir memenuhi kata sepakat untuk membuat daftar negara “aman”, sejumlah hal masih dipertentangkan. Antara lain seperti Spanyol yang menginginkan mendorong sektor pariwisata, namun dengan tetap bermain aman, sebab mereka telah mengalami masa pahit terpuruk karena Covid-19. Sedang negara lain seperti Yunani dan Portugal, yang negaranya bergantung kepada pariwisata, tak terlalu takut dengan Covid-19.

Laporan pekan lalu mengatakan negara-negara anggota memiliki dua daftar negara “aman” yang berbeda.

Situs web Politico mengatakan satu negara disebut aman jika memiliki kurang dari 16 kasus Covid-19 per 100.000 orang dan yang lainnya hingga 20 kasus, yang meliputi Kanada dan Turki.

The New York Times mengatakan daftar itu akan ditinjau kembali setiap dua minggu, sehingga Amerika dapat ditambahkan kemudian.

Kriteria lain yang juga dipertimbangkan adalah timbal balik dan tautan kepada Uni Eropa. Prancis menginginkan Eropa hanya memberikan akses ketika negara itu memberi timbal balik ke negara-negara lain. Sedang Spanyol mengatakan ingin membuka kembali perbatasannya dengan negara tetangga, seperti Maroko.

Awal bulan ini Komisi Eropa juga menekankan bahwa membuka kembali perbatasan dengan negara-negara non-Uni Eropa di Balkan Barat adalah prioritas utama yang akan dimulai 1 Juli. Namun, anggota Uni Eropa Kroasia mengumumkan pada hari Rabu lalu bahwa pelancong dari Serbia, Kosovo, Bosnia dan Makedonia Utara semua harus menjalani isolasi diri 14 hari lebih dulu, karena peningkatan infeksi Covid-19 di negara mereka.

TagsASBerita Dunia Hari IniBrasilChinaCOVID-19Eropaliburan musim panasPandemi CoronaPelancongTuris

Related articles More from author

  • Beijing Ingatkan AS Tak Paksakan Corak Demokrasi ala Washington kepada Negara Lain
    Internasional

    Beijing Ingatkan AS Tak Paksakan Corak Demokrasi ala Washington kepada Negara Lain

    30 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Prof Azyumardi Azra Tegur Keras Pemerintah: Jangan Jadi 'Anak Durhaka' dengan Remehkan Ormas Islam
    Nasional

    Prof Azyumardi Azra Tegur Keras Pemerintah: Jangan Jadi ‘Anak Durhaka’ dengan Remehkan Ormas Islam

    9 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Tips Jitu Berhemat Saat Jalani Imbauan #DiRumahSaja
    Tips & Tutorial

    Tips Jitu Berhemat Saat Jalani Imbauan #DiRumahSaja

    8 April 2020
    By Hendra Setiawan
  • Anak Kelas 3 SD ini Sumbangkan Uang Hasil Saweran Sunatannya karena Prihatin Banyak Tenaga Medis Kekurangan APD
    Berita Unik

    Anak Kelas 3 SD ini Sumbangkan Uang Hasil Saweran Sunatannya karena Prihatin Banyak Tenaga Medis Kekurangan APD

    22 April 2020
    By Burhan Adiatma
  • Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi
    Internasional

    Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Minta Pemerintah Serius Soal Vaksinasi Covid-19, SBY: Salah Hitung Bisa Chaos
    Nasional

    Minta Pemerintah Serius Soal Vaksinasi Covid-19, SBY: Salah Hitung Bisa Chaos

    9 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Benarkah Stres Dapat Turunkan atau Justru Naikkan Berat Badan?
    Tips & Tutorial

    Benarkah Stres Dapat Turunkan atau Justru Naikkan Berat Badan?

  • Serangan Roket Hantam Rumah Dekat Bandara Kabul
    Internasional

    Serangan Roket Hantam Rumah Dekat Bandara Kabul

  • Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo
    Nasional

    Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo

  • Pengadilan Militer Myanmar Vonis Pembantu Senior Suu Kyi 20 Tahun Penjara
    Internasional

    Pengadilan Militer Myanmar Vonis Pembantu Senior Suu Kyi 20 Tahun Penjara

  • Jokowi Tegaskan Tak Akan Impor Beras Sampai Juni, Susi Nekat Cuit Begini
    Nasional

    Jokowi Tegaskan Tak Akan Impor Beras Sampai Juni, Susi Nekat Cuit Begini

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.