TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Waktu Terbaik Saksikan Komet NEOWISE di Langit Indonesia Menurut LAPAN

Waktu Terbaik Saksikan Komet NEOWISE di Langit Indonesia Menurut LAPAN

By Alfan Mahardika
22 Juli 2020
872
0
Waktu Terbaik Saksikan Komet NEOWISE di Langit Indonesia Menurut LAPAN

TIKTAK.ID – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan komunitas Langit Selatan menyebut belum berhasil melihat komet NEOWISE (Near Earth Object Wide-field Infrared Survey Explorer) hingga hari Senin (20/7/20) di langit Indonesia.

Sebelumnya, LAPAN menyampaikan bahwa komet tersebut sudah dapat dilihat mulai tanggal 19 hingga 25 Juli 2020 setelah matahari terbenam. LAPAN menyatakan waktu terbaik pengamatan adalah 23 Juli.

Peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto mengungkapkan sulitnya pengamatan komet NEOWISE pada hari itu. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh kondisi cuaca dan ketinggian komet yang masih rendah.

“Seharusnya sudah bisa teramati mulai kemarin. Tetapi cuaca kurang mendukung pengamatan di banyak lokasi. Saat ini, C/2020 F3 NEOWISE berada di dekat ufuk saat senja, jadi tantangan pengamatan di Indonesia akibat awan sering muncul di dekat ufuk,” ujar Rhorom, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (20/7/20).

Rhorom menjelaskan, LAPAN sudah berusaha melakukan pengamatan dari sejumlah lokasi dari Kupang hingga Agam/Bukittinggi. Ia pun menyatakan pengamatan akan terus dilakukan hingga beberapa hari mendatang.

Kemudian Rhorom mengimbau waktu pengamatan terbaik adalah sekitar 20 menit setelah maghrib atau sekitar pukul 18.00 WIB. Menurutnya, seiring berjalannya waktu, maka jendela waktu pengamatan akan bertambah.

“Jendela waktu pengamatan komet bertambah seiring waktu. Sebab, komet makin tinggi, tapi komet makin redup karena makin jauh dari Matahari,” terang Rhorom.

Penggiat astronomi di komunitas Langit Selatan, Avivah Yamani mengatakan pihaknya masih belum melihat NEOWISE. Ia pun berharap cuaca pada 23 Juli dapat mendukung pengamatan dan komet belum redup.

“Sampai saat ini yang di Indonesia masih belum berhasil karena masih rendah di horizon tapi sekarang sudah makin tinggi. Rekan-rekan amatir dan astrofotografer juga masih berburu NEOWISE,” tutur Avivah.

Sementara itu, Peneliti LAPAN, Andi Pangerang memaparkan bahwa komet NEOWISE pertama kali diamati oleh wahana NEOWISE milik NASA pada 27 Maret 2020. Ia mengatakan komet NEOWISE memiliki tiga bagian utama, yakni ekor, badan, dan nukleus atau inti komet.

Menurutnya, inti komet NEOWISE berukuran 5 kilometer, sama seperti komet Hyakutake, Enke, Borelly, Turtle, dan Pons-Winnecke.

TagsKomet NEOWISELAPANLembaga Penerbangan dan Antariksa NasionalNear Earth Object Wide-field Infrared Survey ExplorerPeneliti LAPANRhorom Priyatikanto

Related articles More from author

  • Asus VivoBook 15, Cocok Dibawa Bepergian
    Teknologi

    Asus VivoBook 15, Cocok Dibawa Bepergian

    24 Juni 2021
    By Alfan Mahardika
  • Samsung Bikin SolarCell Remote, Tak Perlu Baterai
    Teknologi

    Samsung Bikin SolarCell Remote, Tak Perlu Baterai

    6 Mei 2022
    By Alfan Mahardika
  • Demi Kepentingan Pelanggan, Telkom Desak Netflix Pindahkan Server ke Indonesia
    Teknologi

    Demi Kepentingan Pelanggan, Telkom Desak Netflix Pindahkan Server ke Indonesia

    25 September 2020
    By Alfan Mahardika
  • Fitur Video Reno6 5G Series Rekam Momen Emosional
    Teknologi

    Fitur Video Reno6 5G Series Rekam Momen Emosional

    13 Agustus 2021
    By Alfan Mahardika
  • WhatsApp Luncurkan Fitur Pengelola Penyimpanan File untuk Hemat Memori Ponsel
    Teknologi

    Tips Agar WhatsApp ‘Tak Banyak Makan’ Ruang Penyimpanan Ponselmu

    25 Maret 2021
    By Alfan Mahardika
  • Klaim Ketahanan Air Menyesatkan, Italia Denda Apple 170 Miliar
    Teknologi

    Klaim Ketahanan Air Menyesatkan, Italia Denda Apple 170 Miliar

    3 Desember 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kenali Tanda-Tanda Buah dan Ikan Terkontaminasi Formalin
    Tips & Tutorial

    Catat! Buah, Sayur dan Kacang-Kacangan ini Bisa Kurangi Stres dan Depresi

  • Jokowi Jawab Kritik Anies Baswedan Soal Kemunduran Demokrasi
    Nasional

    Jokowi Jawab Kritik Anies Baswedan Soal Kemunduran Demokrasi

  • Forum Alumni UI Desak Jokowi Cuti Sementara sebagai Presiden, Kenapa?
    Nasional

    Forum Alumni UI Desak Jokowi Cuti Sementara sebagai Presiden, Kenapa?

  • Jawaban Kuasa Hukum KontraS Hadapi Somasi Luhut Soal 'Main' Tambang di Papua
    Nasional

    Jawaban Kuasa Hukum KontraS Hadapi Somasi Luhut Soal ‘Main’ Tambang di Papua

  • Long Covid Dapat Disembuhkan, Begini Penjelasannya
    Tips & Tutorial

    Long Covid Dapat Disembuhkan, Begini Penjelasannya

Artikel Terbaru

  • Cara Mengatur Tanggal dan Jam di HP dengan Benar dan Mudah 29 Oktober 2026
  • KPK Geledah Kantor Pusat PT Djarum Terkait Cukai, Ini Yang Disita 29 Oktober 2026
  • 10 Cara Merawat Kuku Agar Kuat dan Tidak Mudah Patah 29 Oktober 2026
  • Cara Memilih Mangga yang Manis dan Matang Sempurna 28 Oktober 2026
  • Profil Alan Budikusuma: Biodata dan Prestasi Juara Olimpiade 28 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (92)
  • Keuangan (23)
  • Kuliner (1,069)
  • Nasional (8,024)
  • Olahraga (1,147)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,292)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.