TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tolak Tegas Usulan Tunda Pemilu, Hanura Tantang Cak Imin Buka-Bukaan Big Data

Tolak Tegas Usulan Tunda Pemilu, Hanura Tantang Cak Imin Buka-Bukaan Big Data

By Joni Sitohang
6 Maret 2022
323
0
Tolak Tegas Usulan Tunda Pemilu, Hanura Tantang Cak Imin Buka-Bukaan Big Data

TIKTAK.ID – Partai Hanura diketahui menantang Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk memaparkan big data yang menurutnya menunjukkan banyak masyarakat menginginkan Pemilu 2024 ditunda.

Menurut Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir, dalih big data yang disampaikan oleh Cak Imin masih sumir. Dia pun mengatakan Cak Imin harus dapat membuktikan big data yang ia miliki sebagai dalih untuk menunda Pemilu.

“Bila Cak Imin mengatakan terdapat 100 juta subjek akun di media sosial di dalam big data yang mana 60 persennya mendukung penundaan Pemilu, maka Cak Imin juga harus mengungkapkan big data-nya siapa?” ucap Inas, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (3/3/22).

Baca juga : Survei LSI Ungkap Mayoritas Masyarakat Tolak Wacana Penundaan Pemilu

Inas menilai penundaan Pemilu justru hanya menguntungkan Cak Imin dan kader-kader PKB di jajaran Kabinet. Dia menjelaskan, penundaan Pemilu juga berimbas pada perpanjangan masa jabatan kader-kader PKB yang ada di Kabinet Indonesia Maju.

Akan tetapi, dia menilai wacana yang dilontarkan oleh Cak Imin bakal sulit terealisasi. Sebab, kata Inas, Hanura juga menolak wacana itu lantaran bertentangan dengan konstitusi.

“Wacana tetap saja wacana, dan sulit untuk diwujudkan karena bertentangan dengan konstitusi NKRI. Untuk itu, Hanura tidak setuju dengan wacana Cak Imin tersebut,” tegas Inas.

Baca juga : Peta Kekuatan Parpol Pendukung dan Penolak Penundaan Pemilu 2024

Inas melanjutkan, jika PKB lewat fraksi di DPR ingin mengamendemen UUD 1945, maka bukan perkara mudah. Dia menyatakan belum tentu dua partai besar, PDIP dan Gerindra, mau mengikuti arus politik Cak Imin.

“Namun jika Cak Imin melalui fraksi partainya berkeinginan mengamandemen UUD 45, maka jalan terjal yang akan dihadapinya. Sebab, belum tentu PDIP dan Gerindra mau ikut-ikutan Cak Imin. Apa mungkin Pak Prabowo menunda naik takhta? Atau apa mungkin Ibu Mega mau menunda putrinya naik takhta?” tutur Inas.

Untuk diketahui, saat rapat bersama petinggi PKB, Cak Imin mengaku usulan penundaan Pemilu 2024 juga didasari oleh kondisi politik Tanah Air yang monoton. Dia menyebut selama ini lembaga survei seolah menggiring opini agar Pilpres 2024 hanya diikuti dua calon, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dia menganggap keduanya selalu punya elektabilitas tertinggi berdasarkan hasil survei.

TagsCak IminHanuraMuhaimin IskandarPemilu 2024PKB

Related articles More from author

  • Erick Thohir Siap Minta Restu Jika Dipinang Jadi Cawapres, ke Siapa?
    Nasional

    Erick Thohir Siap Minta Restu Jika Dipinang Jadi Cawapres, ke Siapa?

    20 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Keluarga Besar Putra Putri Polri Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    Keluarga Besar Putra Putri Polri Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024

    4 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Kandidat Bacawapres Ganjar Sisa 5 Nama, Relawan Ganjarist Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
    Nasional

    Kandidat Bacawapres Ganjar Sisa 5 Nama, Relawan Ganjarist Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi

    29 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Langkah AHY Bersurat ke Jokowi, Bisa Redam Kudeta tapi Bukan Jaminan Rongrongan Berakhir
    Nasional

    Pengamat Wanti-wanti Potensi Kudeta Jika Perpanjangan Jabatan Presiden Tak Muncul dari Rakyat

    12 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Mesra dengan PDI-P, Nasdem Buka Peluang Usung Duet Anies-Puan di 2024
    Nasional

    Mesra dengan PDI-P, Nasdem Buka Peluang Usung Duet Anies-Puan di 2024

    23 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Total 47 Amicus Curiae Diterima MK, Kenapa Hanya 14 yang Dibahas?
    Nasional

    Total 47 Amicus Curiae Diterima MK, Kenapa Hanya 14 yang Dibahas?

    26 April 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebut Penggunaan Pasal Penghinaan Presiden Sudah Tak Relevan dan Salahi Putusan MK, KontraS Persoalkan Rencana Polri Ciduk Warga
    Nasional

    Sebut Penggunaan Pasal Penghinaan Presiden Sudah Tak Relevan dan Salahi Putusan MK, KontraS Persoalkan Rencana Polri Ciduk Warga

  • Andrea Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Berikut ini Alasan Penunjukannya
    Olahraga

    Andrea Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Berikut ini Alasan Penunjukannya

  • Menu blokir nomor telepon di layar HP Android
    Teknologi

    Cara Blokir Nomor Telepon di HP Android dengan Mudah

  • Bantah Soal Isu Jatah Menteri, AHY Beberkan Isi Pertemuan Jokowi-SBY
    Nasional

    Bantah Soal Isu Jatah Menteri, AHY Beberkan Isi Pertemuan Jokowi-SBY

  • Tips Hilangkan Double Chin Secara Alami
    Tips & Tutorial

    Tips Hilangkan Double Chin Secara Alami

Artikel Terbaru

  • Panduan Melihat Password WiFi Tersambung di HP dengan Mudah 24 September 2026
  • Kemensos Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Iprahumas Award 2026 24 September 2026
  • Cara Mengubah Format PDF ke Word di HP Android dan iPhone 24 September 2026
  • Cara Merawat Luka Lecet dan Goresan Ringan di Rumah dengan Benar 24 September 2026
  • Cara Menghapus Akun Google dari HP dengan Aman dan Mudah 24 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (53)
  • Keuangan (7)
  • Kuliner (1,056)
  • Nasional (7,928)
  • Olahraga (1,131)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,210)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.