TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Temui Kejanggalan Soal Bansos Anies di DKI, Mensos: Pembagiannya Tak Sesuai Kesepakatan Awal Pemerintah Pusat dan Pemprov

Temui Kejanggalan Soal Bansos Anies di DKI, Mensos: Pembagiannya Tak Sesuai Kesepakatan Awal Pemerintah Pusat dan Pemprov

By Joni Sitohang
8 Mei 2020
724
0
Temui Kejanggalan Soal Bansos Anies di DKI, Mensos: Pembagiannya Tak Sesuai Kesepakatan Awal Pemerintah Pusat dan Pemprov

TIKTAK.ID – Menteri Sosial, Juliari Batubara mengungkapkan adanya kejanggalan dalam pembagian bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak pandemi virus Corona (Covid-19) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia mengatakan pembagian bansos di DKI Jakarta tak sesuai dengan kesepakatan awal antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Juliari mengklaim telah memeriksa 15 titik penyaluran bansos di DKI Jakarta. Ia kemudian mendapati bahwa warga penerima bansos Kemensos sama dengan penerima bansos DKI.

“Kesepakatan awal pada saat Ratas (Rapat Terbatas) sebelumnya, Gubernur DKI meminta bantuan Pemerintah Pusat meng-cover bantuan yang tidak bisa diberikan oleh DKI,” ujar Juliari dalam Rapat Kerja Komisi VIII yang disiarkan langsung akun Youtube DPR RI, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (6/5/20).
Baca juga : Putra Amien Rais Tiba-tiba Mundur dari PAN dan DPR, Ada Apa?

Juliari menjelaskan, Pemerintah Pusat rencananya hanya akan membagikan bansos kepada 1,3 juta kepala keluarga yang tidak menerima bantuan dari Pemprov DKI.

Akibat kejanggalan itu, Juliari mengambil improvisasi kebijakan, yakni bansos Kemensos tetap disalurkan kepada penerima yang terdata. Namun, Juliari berencana mengimbau penerima bansos untuk berbagi kepada tetangga yang belum menerima.

“Pada saat bansos tersebut diantar, warga akan ditanya apakah boleh berbagi sedikit dengan tetangga yang belum menerima bantuan dari manapun. Hampir semua warga yang saya tanyakan menyanggupi hal itu,” terangnya.

Baca juga : Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!

Selain itu, Juliari menyampaikan terdapat masalah data yang mengakibatkan belum semua warga menerimanya. Per Selasa (5/5/20), kata Juliari, Kemensos baru menyelesaikan penyaluran untuk 955.312 KK.

Juliari menyebut tersisa sekitar 300 ribu KK yang menunggu data tambahan dari Gubernur. Dia pun berharap DKI bisa segera merampungkan data penerima bansos.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah menyatakan penerima bansos pada pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua di DKI Jakarta bakal bertambah. Penambahan itu dari yang sebelumnya hanya memberikan kepada sekitar 1,2 juta warga Pada PSBB tahap pertama.

Baca juga : Telak, Fadli Zon Kritisi Logo Bantuan Presiden, Yunarto Wijaya Balas Tunjukkan Foto Prabowo

Tetapi, Pemprov DKI menunda sementara pendistribusian bansos tahap kedua. Pasalnya, penundaan tersebut berkaca dari kacaunya data penerima pada distribusi bansos tahap pertama.

TagsAniesBansosDKIMensosPemerintah PusatPemprov

Related articles More from author

  • Sengkarut Anies vs Menteri Jokowi, Aktivis Sosial: Kita ini Hadapi Wabah Covid atau Pilpres?
    Nasional

    Sengkarut Anies vs Menteri Jokowi, Aktivis Sosial: Kita ini Hadapi Wabah Covid atau Pilpres?

    15 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Andika Perkasa Ungkap Alasan Pilih Ganjar Ketimbang Prabowo atau Anies
    Nasional

    Andika Perkasa Ungkap Alasan Pilih Ganjar Ketimbang Prabowo atau Anies

    13 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Jadi Bahan Sindiran Megawati, Ternyata Hanya Segini Elektabilitas Gatot Nurmantyo
    Nasional

    Jadi Bahan Sindiran Megawati, Ternyata Hanya Segini Elektabilitas Gatot Nurmantyo

    28 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Soal Isu Penundaan Pemilu, Rocky Gerung: Harusnya Luhut Direshuffle jika Jokowi Tak Setuju
    Nasional

    Ramalan Rocky Gerung: Anies Kena Kasus Hukum Jelang Pilpres 2024

    26 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Anies Bentuk Tim Khusus Kelola Utang 12,5 Triliun dari Pemerintah Pusat
    Nasional

    Anies Bentuk Tim Khusus Kelola Utang 12,5 Triliun dari Pemerintah Pusat

    29 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Elektabilitas Anies Masih Di Bawah Ganjar, Apa Kata NasDem-PKS?
    Nasional

    Elektabilitas Anies Masih Di Bawah Ganjar, Apa Kata NasDem-PKS?

    5 Mei 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Jadi Rebutan Ridwan Kamil dan Ahmad Luthfi Dampingi Kampanye Akbar Terakhir
    Nasional

    Jokowi Jadi Rebutan Ridwan Kamil dan Ahmad Luthfi Dampingi Kampanye Akbar Terakhir

  • Partai Oposisi Menangkan Pemilihan Lokal Finlandia
    Internasional

    Partai Oposisi Menangkan Pemilihan Lokal Finlandia

  • Respons Pertemuan Prabowo-Menhan China, AS Singgung Reputasi Buruk Beijing
    Internasional

    Respons Pertemuan Prabowo-Menhan China, AS Singgung Reputasi Buruk Beijing

  • Begini Jawaban Ahok Saat Ditanya Pilih Jadi Pejabat atau Pebisnis
    Nasional

    Begini Jawaban Ahok Saat Ditanya Pilih Jadi Pejabat atau Pebisnis

  • FPI Nilai Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Gagal Total karena Tidak Berdasarkan Alquran dan Sunnah
    Nasional

    FPI Nilai Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Gagal Total karena Tidak Berdasarkan Alquran dan Sunnah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.