TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tegaskan Tak Sudi Korupsi, Hashim Ceritakan Temuan Prabowo Soal Mark Up Proyek 10 Kali Lipat

Tegaskan Tak Sudi Korupsi, Hashim Ceritakan Temuan Prabowo Soal Mark Up Proyek 10 Kali Lipat

By Joni Sitohang
18 Juli 2020
845
0
Tegaskan Tak Sudi Korupsi, Hashim Ceritakan Temuan Prabowo Soal Mark Up Proyek 10 Kali Lipat

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menyebut tak sudi melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme, bahkan saat dua kader Gerindra menduduki jabatan menteri. Ia kemudian mengungkapkan bahwa kakaknya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menemui sejumlah proyek yang angkanya disulap (mark up) lebih dari sepuluh kali lipat atau lebih dari 1.000 persen.

Hashim mengatakan Prabowo telah membatalkan sejumlah proyek senilai lebih dari US$50 juta karena mengetahui nilai sesungguhnya tidak lebih dari US$5 juta. Ia mengklaim anggaran tersebut dikembalikan oleh Kemenhan ke Kementerian Keuangan. Namun ia tidak menjelaskan detail proyek-proyek tersebut.

“Terkutuk kami dan keluarga kami jika sampai korupsi, saya dan kakak saya akan malu ke mendiang ayah dan eyang”, ujar Hashim di Jakarta, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (17/7/20).

Baca juga : Jokowi: Tak Pakai Masker Kena Denda!

Hashim menyatakan hal itu untuk merespons anggapan miring terhadap dirinya dan Gerindra terkait persoalan izin ekspor dan budidaya lobster Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sebelumnya, KKP yang dipimpin politikus Gerindra, Edhy Prabowo, mengeluarkan 31 izin ekspor benih lobster kepada perusahaan yang beberapa di antaranya terafiliasi atau dimiliki oleh politikus dan kader Gerindra.

Diketahui salah satu perusahaan yang mendapat izin ekspor benih lobster itu yakni PT Bima Sakti Bahari milik Hashim. Perusahaan tersebut dipimpin oleh anaknya, Rahayu Saraswati, yang juga tercatat kader Gerindra.

Baca juga : Berani Banget! Sandiaga Uno Cerita Pernah Tolak Kemauan Prabowo Subianto

Hashim menilai hanya dua atau tiga perusahaan terafiliasi dengan Partai Gerindra yang mendapat izin ekspor benih dan budidaya lobster. Ia pun menyatakan perusahaannya bukan pemain baru di dunia bahari, namun sudah terjun ke bisnis pembudidayaan kerang mutiara sejak 1986 atau 34 tahun silam.

Ia memaparkan, pada 1989, perusahaannya mulai melakukan ekspor perdana mutiara ke Jepang. Tidak hanya itu, perusahaan miliknya juga bergerak di budidaya kelautan lain seperti teripang, kepiting dan kerapu. Ia mengaku bisnis lobster tidak memiliki keuntungan sebesar bisnis di bidang persenjataan.

“Kalau memang ingin korupsi, kami tidak akan korupsi di lobster, tapi di senjata,” tuturnya.

Baca juga : Soal Reklamasi Ancol, Pengamat: Anies Bisa Dibui 5 Tahun karena Langgar Perda

Menurutnya, peluang korupsi di bidang persenjataan terbuka karena Prabowo menjabat Menteri Pertahanan. Dengan posisi Prabowo itu, kata Hashim, ada banyak orang yang mengajaknya berbisnis dengan menjadi rekanan Kementerian Pertahanan. Namun ia menolak tawaran-tawaran tersebut dengan alasan tidak mau memanfaatkan posisi sang kakak dan mark up proyek.

TagsEdhy PrabowoGerindraHashim DjojohadikusumoKorupsiPrabowo

Related articles More from author

  • Projo: Prabowo-Gibran dan Jokowi Bakal Hadiri Kongres di November
    Nasional

    Projo: Prabowo-Gibran dan Jokowi Bakal Hadiri Kongres di November

    5 November 2025
    By Joni Sitohang
  • Nilai Prabowo Tak Lagi 'Menjual' di Pilpres 2024, Pengamat: Tokoh Usang Tiga Kali Kalah Sudah Tak Relevan
    Nasional

    Nilai Prabowo Tak Lagi ‘Menjual’ di Pilpres 2024, Pengamat: Tokoh Usang Tiga Kali Kalah Sudah Tak Relevan

    7 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Arah Politik Demokrat Condong ke PDIP Ketimbang Gerindra
    Nasional

    Pengamat: Arah Politik Demokrat Condong ke PDIP Ketimbang Gerindra

    17 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Mengenal Terawan, Mantan Menkes Era Jokowi yang Ditunjuk Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
    Nasional

    Mengenal Terawan, Mantan Menkes Era Jokowi yang Ditunjuk Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden

    24 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Arah Dukungan PSI Usai Dinakhodai Kaesang, Prabowo atau Ganjar?
    Nasional

    Arah Dukungan PSI Usai Dinakhodai Kaesang, Prabowo atau Ganjar?

    6 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP: Kandidat Capres-Cawapres Tetap di Tangan Megawati
    Nasional

    PDIP: Kandidat Capres-Cawapres Tetap di Tangan Megawati

    25 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • AHY Serang Jokowi Soal Infrastruktur, Pengamat: Bunuh Diri Politik
    Nasional

    AHY Serang Jokowi Soal Infrastruktur, Pengamat: Bunuh Diri Politik

  • Macron Komentar 'Sembrono’ Soal Islam, Asosiasi Pedagang Arab Boikot Produk Prancis
    Internasional

    Macron Komentar ‘Sembrono’ Soal Islam, Asosiasi Pedagang Arab Boikot Produk Prancis

  • Dinilai Halangi dan Rendahkan Peradilan, Habib Rizieq Bisa Tuai Kasus Pidana Baru
    Nasional

    Dinilai Halangi dan Rendahkan Peradilan, Habib Rizieq Bisa Tuai Kasus Pidana Baru

  • Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus HAM Berat, Jokowi: Demi Pulihkan Luka Anak Bangsa
    Nasional

    Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus HAM Berat, Jokowi: Demi Pulihkan Luka Anak Bangsa

  • Sebut Banyak Pihak Ejek Gibran, Prabowo: Kita Lihat Sendiri Bagaimana Beliau Sekarang
    Nasional

    Sebut Banyak Pihak Ejek Gibran, Prabowo: Kita Lihat Sendiri Bagaimana Beliau Sekarang

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.