TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tak Gubris Cibiran Politikus Nyinyir dan Serangan Buzzer, Anies Fokus Apresiasi Kolaborasi Petugas dan Warga DKI Bantu Korban Banjir

Tak Gubris Cibiran Politikus Nyinyir dan Serangan Buzzer, Anies Fokus Apresiasi Kolaborasi Petugas dan Warga DKI Bantu Korban Banjir

By Joni Sitohang
22 Februari 2021
749
0
Tak Gubris Cibiran Politikus Nyinyir dan Serangan Buzzer, Anies Fokus Apresiasi Kolaborasi Petugas dan Warga DKI Bantu Korban Banjir

TIKTAK.ID – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau pintu air Manggarai, Jakarta Selatan pada Minggu (21/2/21). Dalam tinjauan tersebut, Anies berkoordinasi dengan jajaran terkait update informasi genangan dan banjir yang terjadi akibat hujan merata yang melanda kawasan Ibu Kota.

Anies menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, baik dari jajaran Pemprov DKI, hingga warga dan lembaga sosial yang ikut berkolaborasi menanggulangi genangan dan banjir, serta membantu warga terdampak.

“Saya menyaksikan ada keluarga bawa kendaraan yang berhenti di lokasi genangan. Lalu menurunkan box makanan, menyerahkan dan lalu pergi lagi. Tanpa ada upacara, tanpa ada dokumentasi, semata-mata membantu saudara. Ini terjadi begitu banyak. Peristiwa ini menggambarkan bahwa begitu banyak orang baik yang membantu sesama di masa penuh cobaan sekarang ini. Apalagi kita dalam suasana pandemi,” ujar Anies.

Baca juga : Jakarta Banjir, Djarot Cibir Kerja Anies 3 Tahun Menjabat Belum Terlihat

Anies juga menyampaikan rasa duka mendalam lantaran adanya korban jiwa akibat musibah tersebut. Sebagaimana diketahui, terdapat 5 (lima) korban meninggal dunia, mayoritas di antaranya masih anak-anak yang sedang bermain saat kejadian berlangsung.

“Saya memberikan instruksi kepada seluruh jajaran dan meminta masyarakat apabila menyaksikan anak-anak bermain di kawasan yang sedang ada genangan, maka ditegur, diajak untuk berhenti. Karena bermain di sana sangat berisiko. Ada lubang, arus yang tak terduga, akhirnya terjadilah peristiwa yang tidak kita inginkan. Maka jangan pandang itu seperti anak orang lain, pandanglah seperti anak kita sendiri. Sehingga kita bisa ambil tanggung jawab untuk mengingatkan, menegur, dan menghentikan agar tidak ada kejadian seperti kemarin,” jelas Anies.

Selain itu, Anies juga menggambarkan update kondisi di lapangan terkait kawasan yang telah mengalami penyusutan, karena penanganan oleh petugas berjalan dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari permukaan sungai Ciliwung, kali Krukut, dan kali Sunter sejak Minggu (21/2/21) pagi telah berada di posisi normal.

Baca juga : Praktikkan Jihad Ekonomi dan Rintis Jejaring Bisnis Libatkan Jemaah, Muhammadiyah Luncurkan Logmart

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAniesBanjirBuzzerDKI JakartaGubernur DKI JakartaPemprov DKIPolitikus

Related articles More from author

  • Ditagih Anies Soal Dana Bagi Hasil, Sri Mulyani Berkelit, Pemerintah Pusat Tak Punya Duit?
    Nasional

    Ditagih Anies Soal Dana Bagi Hasil, Sri Mulyani Berkelit, Pemerintah Pusat Tak Punya Duit?

    18 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh Buka Suara Soal Sosok Cawapres Pendamping Anies Baswedan
    Nasional

    Surya Paloh Buka Suara Soal Sosok Cawapres Pendamping Anies Baswedan

    12 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Sebut Wacana Duet Ganjar-Anies Bisa Percepat Pembangunan, Sandiaga Siap Temui Demokrat dan PKS
    Nasional

    Sebut Wacana Duet Ganjar-Anies Bisa Percepat Pembangunan, Sandiaga Siap Temui Demokrat dan PKS

    26 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • DPRD DKI Jakarta Ancam Polisikan Anies Baswedan Jika Proyek Revitalisasi Monas Dilanjutkan
    Nasional

    Berhasilkah DPRD DKI Jakarta Seret Anies ke Polisi dan KPK Gara-Gara ini?

    29 Januari 2020
    By Johan Arif
  • PKS Sebut Pemerintah Tak Siap Pindah ke Ibu Kota Baru, Kok Bisa? TIKTAK.ID - Anggota panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ecky Awal Mucharam menyatakan bahwa Pemerintah masih belum siap dengan skema pemindahan IKN. Sebab, Ecky menyebut Pemerintah tidak memberikan gambaran meyakinkan kalau IKN memang layak untuk dipindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. "Saat membahas rencananya seperti apa, master plan-nya seperti apa, itu tidak terjawab. Bahkan terkesan masih belum siap," ungkap Ecky di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/1/22), seperti dilansir Republika.co.id. Kemudian Ecky mengatakan RUU IKN berpotensi melanggar Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dia menjelaskan, hal itu karena pemerintah daerah khusus IKN bakal setingkat kementerian dan selanjutnya disebut sebagai Otorita IKN. "Naskah awal RUU ini berpotensi bertentangan dengan UUD 1945, konstitusi kita, karena memang sejak awal RUU ini ingin pemerintahan ibu kota otorita," tegas Ecky. Ecky mengklaim Indonesia tidak mengenal konsep otorita dan hal itu juga tak tercantum dalam UUD 1945. Terutama, kata Ecky, dalam Pasal 18 yang menyebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan provinsi dibagi atas beberapa kabupaten/kota. "Semua berkutat pada otorita saja, dan Pemerintah tetap tidak mau mundur terkait otorita. Padahal hal itu tidak ada dalam nomenklatur Pasal 18 UUD 1945," jelas Ecky. Selain itu, Ecky mengaku tidak yakin jika pemindahan dan pembangunan IKN tidak akan membebani keuangan negara. Dia menerangkan, dalam RUU IKN tak dijelaskan berapa persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang akan dialolasikan untuk IKN. "Berbahaya dari sisi peruntukan anggaran, yang harusnya untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), malah dialihkan untuk anggaran pembangunan ibu kota," ucap Ecky. Di sisi lain, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa mengapresiasi pengesahan RUU IKN menjadi Undang-Undang. Meski begitu, dia menganggap pengesahan itu tidak serta-merta membuat pemindahan IKN bisa langsung dilakukan. Suharso memaparkan, pemindahan dan pembangunan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bakal dilakukan secara bertahap. Dia juga menjamin proses pelaksanaannya akan memperhatikan kesinambungan fiskal dan skema pendanaan.
    Nasional

    Giring Unggah Lirik Oktober Bakal Ada yang Tumbang, Sindir Anies?

    21 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Kubu AMIN Respons Fahri Hamzah Soal ‘Anies dan Cak Imin Bakal Jadi Tersangka Usai Pilpres 2024’
    Nasional

    Kubu AMIN Respons Fahri Hamzah Soal ‘Anies dan Cak Imin Bakal Jadi Tersangka Usai Pilpres 2024’

    5 Februari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ganjar Klaim Ulama Berperan dalam Ambil Keputusan Penting Negara
    Nasional

    Ganjar Klaim Ulama Berperan dalam Ambil Keputusan Penting Negara

  • Mengenal Wahabi, Aliran Radikal yang Diminta PBNU Dilarang di RI
    Nasional

    Mengenal Wahabi, Aliran Radikal yang Diminta PBNU Dilarang di RI

  • Survei Ungkap Prabowo Jadi Sosok Pemersatu di Tengah Polarisasi Politik, Bagaimana Anies dan Ganjar?
    Nasional

    Prabowo Bakal Tumbangkan Anies Hingga Ganjar Bila Duet dengan Tokoh Ini

  • Realme Bakal Luncurkan Smartphone dengan RAM 12 GB
    Teknologi

    Realme Bakal Luncurkan Smartphone dengan RAM 12 GB

  • Petinggi Hamas Kunjungi Lebanon, Bahas Kondisi Israel yang Makin Lemah
    Internasional

    Petinggi Hamas Kunjungi Lebanon, Bahas Kondisi Israel yang Makin Lemah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.