Tag: Peregangan

  • Tips Peregangan untuk Turunkan Risiko Cedera

    Tips Peregangan untuk Turunkan Risiko Cedera

    TIKTAK.ID – Anda perlu melakukan peregangan sebelum berolahraga supaya menurunkan risiko cedera. Selain itu, WebMD menyebut sejumlah manfaat peregangan yang lain. Di antaranya meningkatkan kebugaran, meningkatkan kemampuan tubuh untuk melakukan olahraga tertentu, dan membuat tubuh rileks. Selain itu, peregangan juga bisa mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan kelenturan tubuh.

    Anda pun sebaiknya melakukan peregangan secara rutin setiap hari, karena dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara umum. Akan tetapi, perlu diketahui bagaimana cara melakukan peregangan yang aman.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini cara aman melakukan peregangan.

    1. Jangan samakan dengan pemanasan

    Peregangan tak sama dengan pemanasan. Untuk itu, Mayo Clinic menyarankan untuk tetap melakukan pemanasan seperti biasa. Melakukan peregangan saat otot masih belum siap, berpotensi menyebabkan cedera sehingga perlu melakukan pemanasan terlebih dahulu. Melakukan peregangan usai berolahraga pun disarankan karena otot sudah lebih lentur.

    1. Fokus pada keseimbangan tubuh

    Setiap orang punya level kelenturan tubuh yang berbeda, sehingga gerakan peregangan yang dilakukan juga tak boleh disamakan dengan yang lainnya. Sebaiknya fokus pada keseimbangan tubuh di kedua sisi, apalagi jika memiliki riwayat cedera.

    1. Melakukan peregangan secara rutin

    Melakukan gerakan peregangan memang dapat menyita waktu. Akan tetapi, melakukan peregangan secara rutin akan sangat bermanfaat untuk kesehatan.

    Mayo Clinic menjelaskan, melakukan peregangan selama 5 hingga 10 menit setiap dua sampai tiga kali seminggu mampu membuat tubuh lebih lentur dan dapat bergerak dengan lebih bebas.

    1. Melakukan peregangan khusus

    Menurut Self, melakukan peregangan bakal membantu tubuh untuk lebih siap ketika melakukan olahraga. Tidak hanya itu, melakukan gerakan peregangan khusus pada otot yang akan digunakan selama berolahraga pun disarankan karena bisa mengaktifkan otot tersebut.

    1. Tidak memaksakan gerakan peregangan

    Gerakan peregangan bakal memberikan tekanan terhadap otot. Meski begitu, gerakan ini tak boleh dipaksakan karena bisa menimbulkan rasa sakit. Oleh sebab itu, Healthline merekomendasikan untuk menghentikan gerakan peregangan saat rasa sakit muncul, lalu mulai lagi jika rasa sakitnya sudah hilang.

  • Ketahui Manfaat Peregangan Bagi Tubuh

    Ketahui Manfaat Peregangan Bagi Tubuh

    TIKTAK.ID – Umumnya, peregangan atau stretching dilakukan sebelum dan sesudah olahraga guna mengatasi otot yang kaku. Akan tetapi, melakukan peregangan ternyata dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

    Self menyatakan melakukan peregangan bakal meningkatkan kekuatan fisik bila dilakukan secara rutin.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah manfaat melakukan peregangan.

    1. Meningkatkan kelenturan

    Menurut Healthline, melakukan peregangan secara rutin bisa membuat tubuh lebih lentur, yang juga akan mendukung kesehatan.

    Kelenturan tubuh makin meningkat jika melakukan gerakan peregangan secara teratur setiap lima hingga enam hari seminggu.

    1. Membantu menyiapkan tubuh sebelum olahraga

    Melakukan peregangan sebelum olahraga akan menyiapkan tubuh dengan lebih baik. Otot yang digunakan selama olahraga pun mampu bekerja secara maksimal, sehingga tubuh memberikan atau menerima tekanan dari gerakan yang dilakukan.

    Selain itu, melakukan peregangan sebelum olahraga juga menurunkan risiko cedera karena otot lebih siap melakukan gerakan yang berbeda.

    1. Meningkatkan performa saat berolahraga

    Aktivitas sehari-hari dapat membuat otot terasa kaku dan menghambat tubuh melakukan sejumlah gerakan selama olahraga.

    Self menilai melakukan peregangan secara rutin bakal meningkatkan kinerja otot hingga 60 persen. Tubuh pun bisa mengangkat beban lebih berat dan melakukan jenis gerakan yang lebih sulit.

    1. Melancarkan peredaran darah ke otot

    Medical News Today menjelaskan bahwa peregangan bisa melancarkan peredaran darah ke ke otot. Dengan begitu, otot menyerap oksigen dan nutrisi dengan lebih baik. Lancarnya peredaran darah tersebut akan menurunkan waktu pemulihan dan mengurangi nyeri otot.

    1. Memperbaiki postur tubuh

    Salah satu penyebab postur tubuh yang salah yakni ketidakseimbangan otot. Melakukan peregangan secara rutin disebut-sebut mampu menyeimbangkan kembali otot, sehingga postur tubuh semakin baik.

    1. Menyembuhkan dan mencegah nyeri punggung

    Otot yang tegang berpotensi membuat tubuh tak dapat melakukan gerakan tertentu. Akibatnya, aktivitas sehari-hari jadi terhambat. Salah satu penyebabnya yaitu tegangnya otot punggung akibat terlalu lama duduk atau terlalu lama berada pada posisi tertentu.

    Melakukan peregangan secara rutin dapat menyembuhkan otot yang tegang dan bisa mencegah risiko nyeri punggung.

  • Hal yang Harus Dilakukan Setelah Olahraga

    Hal yang Harus Dilakukan Setelah Olahraga

    TIKTAK.ID – Setelah berolahraga, umumnya kita langsung terduduk lemas karena sesi yang begitu berat atau segera mencari angin karena ruangan gym yang makin panas. Padahal usai olahraga, penting untuk melakukan pemulihan apalagi otot sudah “diobrak-abrik” selama sekian menit.

    Direktur Pelatihan Pure Barre, Katelyn DiGiorgio mengatakan latihan berat dan kurang istirahat akan membatasi peningkatan kebugaran dan merusak upaya untuk bugar. Ia menyarankan untuk memberi tubuh waktu untuk pulih sehingga tujuan bisa tercapai dengan maksimal.

    Berikut ini hal-hal yang harus Anda lakukan selepas aktivitas olahraga untuk memulihkan tubuh, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    1. Peregangan
    Personal Trainer, Bryant Johnson menyatakan sesudah Anda banyak melakukan olahraga kardio, lakukan peregangan untuk menurunkan detak jantung dan menenangkan sistem saraf.

    “Anda ingin tubuh tenang perlahan, karena jika tidak, maka darah Anda bisa mengumpul sehingga terjadi kram. Ketika Anda istirahat dan memulihkan diri, Anda akan membiarkan tubuh kembali fokus sehingga bisa melakukan apa yang selanjutkan akan dilakukan,” terang Johnson mengutip dari She Knows.

    Kemudian ia menyarankan untuk peregangan dan menahan tiap gerakan selama setidaknya 10 detik. Menurutnya, peregangan ditujukan untuk melindungi otot dan tendon, dan makin lama tahan satu gerakan, maka lebih rileks otot, serat otot, dan saraf Anda.

    2. Minum
    Hal ini seperti gerakan autopilot, karena tubuh dengan sendirinya mencari air untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Sebab, air dapat membantu tubuh menjalankan metabolisme.

    Johnson menjelaskan, air putih baik diminum setelah olahraga maksimal selama 30 menit. Namun jika berolahraga lebih dari 45 menit, Johnson menyarankan untuk minum air kelapa.

    “Ketika Anda berolahraga dalam jangka waktu lama, Anda akan mulai kehilangan garam dan elektrolit. Air kelapa dapat membantu menggantikannya karena ada kandungan potasium,” ucapnya.

    3. Merawat peradangan
    Olahraga bisa mengakibatkan robekan mikroskopis pada serat otot, dan proses peradangan atau inflamasi dapat membantu proses pemulihan dari kerusakan. Salah satu pendiri Shred415, sebuah kelas HIIT, Tracy Roemer merekomendasikan penggunaan es dalam mengurangi peradangan.

  • Trik Tetap Sehat dan Bugar di Tengah Tren Gaya Hidup Baru Bersepeda

    Trik Tetap Sehat dan Bugar di Tengah Tren Gaya Hidup Baru Bersepeda

    TIKTAK.ID – Saat ini sedang marak aktivitas bersepeda sebagai gaya hidup dalam beradaptasi di kebiasaan yang baru. Sejumlah khalayak menjadikan berkendara sepeda sebagai olah raga rutin sekaligus sarana transportasi, contohnya saat menuju tempat kerja.

    Bersepeda sangat mendukung kesehatan tubuh seperti mengontrol diabetes, hipertensi, kolesterol, dan penyakit jantung. Kekuatan otot dituntut agar tetap prima ketika bersepeda agar tidak gampang capek menempuh jarak yang jauh.

    “Sehat saja tak cukup. Harus disertai dengan bugar. Bugar dapat dicapai dengan melatih kekuatan otot tubuh. Bagaimana mendapatkannya? dapat dilakukan dengan memanfaatkan sepeda,” terang dokter spesialis kedokteran olah raga Michael Trianto dalam keterangannya sebagaimana dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (19/7/20).

    Ada berbagai cara yang bisa ditempuh agar senantiasa sehat dan bugar saat bersepeda.

    Silakan ikuti 5 cara berikut, agar senantiasa bugar dan sehat saat bersepeda.

    1. Perkuat Otot Betis
    Memperkuat otot betis bisa dilakukan dengan latihan calf raises yaitu berjinjit. Gerakan ini bisa dilakukan dengan memposisikan badan membungkuk 90 derajat sembari bertumpu ke sepeda kemudian menjinjitkan kaki.

    2. Menguatkan Otot Biseps
    Otot di lengan atas atau otot biseps diperlukan dalam menggenggam setir sepeda. Latih otot biseps dengan mengangkat beban.

    Anda dapat mempergunakan sepeda untuk melatih otot biseps dengan cara berdiri tegak lurus kemudian mengangkat sepeda. Satu tangan menggenggam sepeda pada bagian kemudi, tangan satunya lagi di bagian jok. Angkat sepeda setinggi perut ke atas hingga dada, lalu turunkan kembali.

    3. Peregangan
    Kebugaran bisa diperoleh melalui peregangan. Senantiasa peregangan sebelum mulai bersepeda agar otot terhindar dari cedera dan siap beraktivitas.

    4. Side lunges
    Otot tungkai juga dapat diperkuat dengan side lunges. Side lunges yaitu mendorong badan ke ke kiri lalu ke kanan dengan menekuk salah satu kaki.

    Gerakannya juga dapat ditempuh dengan sepeda melalui cara menumpukan salah satu tangan ke sepeda.

    5. Squat
    Otot tungkai sebagai otot gerak bagian bawah kaki. Melatih otot tungkai bisa dilakukan dengan squat. Squat dapat dilakukan dengan cara memulainya pada posisi berdiri dengan posisi kaki selebar pinggul, kemudian dorong tubuh ke bawah seperti posisi jongkok.

    Squat bisa dilakukan juga dengan menambah beban, berupa mengangkat sepeda pada salah satu sisi.