TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Cawapres Koalisi Perubahan, Pengamat: Anies Tak Bebas Tentukan Pasangan

Soal Cawapres Koalisi Perubahan, Pengamat: Anies Tak Bebas Tentukan Pasangan

By Joni Sitohang
26 Maret 2023
177
0
Nilai Jokowi Salah Langkah Tunjuk Menteri Kesehatan Baru, Pengamat: Perjudian Sangat Luar Biasa

TIKTAK.ID – Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno mengungkapkan bahwa bakal calon presiden Anies Baswedan yang didukung oleh Koalisi Perubahan tak dapat bebas menentukan calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya.

Adi menjelaskan bahwa hal itu karena Demokrat dan PKS sama-sama mengincar posisi Cawapres, yaitu Demokrat mendukung AHY dan PKS mendukung Ahmad Heryawan (Aher) untuk mendampingi Anies.

“Anies di sini tidak bisa 100 persen bebas untuk menentukan siapa Cawapresnya. Sebab, Anies tidak mungkin maju tanpa Demokrat, Anies itu tidak bisa maju tanpa PKS,” terang Adi dalam keterangannya, pada Kamis (23/3/23), seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : Dinilai Realistis Sebab Unsur Sipil-Militer, Pengamat: Duet Ganjar-Prabowo Berpeluang Menangi Pilpres 2024

Adi memaparkan bahwa ambang batas presiden 20 persen baru dapat terpenuhi bila ketiga partai tersebut berkoalisi. Direktur Eksekutif Paramater Politik tersebut pun menganggap jika Anies mengambil Cawapres di luar Koalisi Perubahan, maka harus direstui oleh tiga partai koalisi yakni NasDem, PKS dan Demokrat.

“Sebut saja misalnya Anies mengambil calon di luar (Koalisi) Perubahan, seperti Khofifah, apakah AHY mau? Bisa saja AHY tidak mau dan malah angkat kaki dari Koalisi Perubahan. Itu artinya suara NasDem sama PKS saja itu enggak cukup, jadi rumit,” tutur Adi.

Menurut Adi, tak heran bila Demokrat mematok posisi Cawapres mendampingi Anies, termasuk PKS. Pasalnya, kata Adi, posisi partai di Koalisi Perubahan ini signifikan. Adi menilai jika calon dari PKS tidak dipinang sebagai Cawapres Anies, maka belum tentu partai yang dipimpin Ahmad Syaikhu itu tetap berada di Koalisi Perubahan.

Baca juga : Meme Puan Berbadan Tikus Bikin Heboh, Istana vs BEM UI Makin Panas

“Bisa saja PKS ini malah angkat kaki yang itu artinya Anies pun tidak bisa maju. Sekalipun Anies sedang mencari Cawapres ideal di luar PKS dan Demokrat, namun itu tidak bisa dilakukan secara bebas, karena Anies masih memerlukan dua partai ini untuk menggenapi ambang batas presiden bisa maju,” jelas Adi.

Oleh sebab itu, Adi menyatakan ketiga partai di Koalisi Perubahan ini saling sandera satu sama lain. Walaupun dia menilai pasangan Anies dan AHY lebih potensial ketimbang calon dari PKS. Dia mengatakan hal ini lantaran elektabilitas AHY relatif kuat, bahkan masuk dalam tiga besar bursa Cawapres.

“Tapi alasan yang kemudian menjadi pertanyaan, apa yang membuat NasDem dan Anies itu tampak tidak terlampau menghendaki AHY yang menjadi Cawapres, karena nama lain di luar AHY di luar Perubahan, belum ada yang mentereng yang mampu mendampingi Anies,” ucap Adi.

TagsAniesAnies BaswedanPemilu 2024

Related articles More from author

  • PDIP Bangga Elektabilitas Ganjar Salip Capres Lain Meski Baru 46 Hari Dideklarasikan
    Nasional

    PDIP Bangga Elektabilitas Ganjar Salip Capres Lain Meski Baru 46 Hari Dideklarasikan

    9 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Kode-kode dan Sebut Nama Jelang 2024, Pengamat: Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar
    Nasional

    Soal Kode-kode dan Sebut Nama Jelang 2024, Pengamat: Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

    1 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Misi Terselubung di Balik Dalih Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Cyber Army MUI DKI
    Nasional

    Misi Terselubung di Balik Dalih Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Cyber Army MUI DKI

    25 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Ganjar-Mahfud Berpeluang Salip Prabowo-Gibran Usai Polemik Putusan MK Soal Batas Usia Cawapres
    Nasional

    Ganjar-Mahfud Berpeluang Salip Prabowo-Gibran Usai Polemik Putusan MK Soal Batas Usia Cawapres

    10 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Klaim Erick Opsi Terbaik Cawapres Prabowo, PPI: Elektabilitasnya Sampai Sidratul Muntaha
    Nasional

    Klaim Erick Opsi Terbaik Cawapres Prabowo, PPI: Elektabilitasnya Sampai Sidratul Muntaha

    23 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Dijagokan Maju Cawapres, Ridwan Kamil Tegaskan Manut Partai
    Nasional

    Dijagokan Maju Cawapres, Ridwan Kamil Tegaskan Manut Partai

    12 Juni 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Laut China Selatan Memanas, TNI AL Bersiaga di Natuna
    Nasional

    Laut China Selatan Memanas, TNI AL Bersiaga di Natuna

  • Komisi III DPR Sebut Publik Ingin Hasil Kasus Batu Bara, Bukan Polemik Antarlembaga
    Nasional

    Komisi III DPR Sebut Publik Ingin Hasil Kasus Batu Bara, Bukan Polemik Antarlembaga

  • Partai NLD Tuntut Pembebasan Aung Sang Suu Kyi
    Internasional

    Partai NLD Tuntut Pembebasan Aung Sang Suu Kyi

  • Janji Intelijen Nasional Amerika Ungkap Otak Pembunuhan Khashoggi, Bisa Permalukan Putra Mahkota Saudi
    Internasional

    Janji Intelijen Nasional Amerika Ungkap Otak Pembunuhan Khashoggi, Bisa Permalukan Putra Mahkota Saudi

  • Kenali Vaksin HPV yang Diwajibkan Pemerintah untuk Cegah Kanker Serviks
    Tips & Tutorial

    Kenali Vaksin HPV yang Diwajibkan Pemerintah untuk Cegah Kanker Serviks

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.