
TIKTAK.ID – Ketua Umum Bamus Betawi, Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung menyebut korban meninggal akibat banjir di Jakarta awal tahun hanya empat orang. Ia membandingkan jumlah korban banjir pada era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Lulung mengatakan banjir Jakarta di era Ahok lebih parah ketimbang era Anies. Sebab, saat Ahok menjabat Gubernur Jakarta, terdapat lima orang korban. Bahkan banjir sampai memasuki Istana.
“Tetapi faktanya hari ini, ini semua terjadi artinya siklus 100 tahun, yang meninggal dunia cuma empat orang. Cuma empat orang yang meninggal dunia,” ujar Lulung, dalam acara Talkshow Rosi di Kompas TV.
Presenter Rosianna Silalahi pun membenarkan penyampaian Lulung mengenai jumlah korban banjir di Jakarta. Rosi menyatakan berdasarkan data yang dibawanya, terdapat 16 korban meninggal.
“Itu nyawa ya, Pak,” tegas Rosi.
Meski begitu, Lulung tetap berkukuh bahwa data yang ia sebutkan berdasarkan data.
“Datanya Bapak berarti salah,” kata Rosi.
“Oh enggak,” ucap Lulung.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










