TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan ‘Bayar Mahal’ Latihan Perang Mereka

Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan ‘Bayar Mahal’ Latihan Perang Mereka

By Bagas F Sinaga
13 Agustus 2021
538
0
Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan 'Bayar Mahal' Latihan Perang Mereka

TIKTAK.ID – Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, pada Selasa (10/8/21) mengatakan bahwa Korea Selatan dan Amerika Serikat harus membayar mahal untuk latihan perang bersama mereka yang akan dimulai minggu ini.

“Latihan itu adalah tindakan penghancuran diri yang harus dibayar mahal karena mengancam keselamatan rakyat kami dan semakin membahayakan situasi di semenanjung Korea,” kata Kim Yo Jong dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita negara Korea Utara, agensi KCNA.

“Itu semua adalah ekspresi paling jelas dari kebijakan permusuhan AS terhadap [Korea Utara], yang dirancang untuk melumpuhkan negara kita dengan paksa,” tambahnya, seperti yang dikutip dari Aljazeera.

Ia menuduh Korea Selatan “berperilaku durhaka”, dengan mengatakan Korea Utara akan meningkatkan upaya memperkuat kemampuan serangan pendahuluannya, menambahkan bahwa dia telah didelegasikan untuk merilis pernyataan itu, menyiratkan pesan itu datang langsung dari saudara laki-lakinya.

Korea Selatan dan AS memulai pelatihan awalnya pada Selasa kemarin dengan latihan simulasi komputer yang lebih besar dijadwalkan pada minggu depan.

Latihan itu, yang diperkirakan akan berlangsung dari 16 hingga 26 Agustus, telah menyebabkan meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea setelah sebelumnya hubungan kedua Korea sempat mencair tiba-tiba pada Juli lalu, saat Seoul dan Pyongyang setuju untuk menyambungkan kembali hotline kedua negara yang diputus Pyongyang tahun lalu.

Beberapa jam setelah pernyataan Kim, Korea Utara tidak menjawab panggilan rutin di hotline antar-Korea, kata Kementerian Unifikasi dan Pertahanan Korea Selatan pada Selasa sore. Kedua Korea biasanya check-in melalui hotline tersebut dua kali sehari, dan pejabat Korea Utara menjawab panggilan pagi seperti biasa di hotline yang dikelola oleh militer Korea Selatan serta yang digunakan oleh Kementerian Unifikasi, yang menangani hubungan dengan Korea Utara.

Reaksi Korea Utara itu berpotensi mengganggu upaya Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in untuk membuka kembali kantor penghubung bersama yang diledakkan Pyongyang tahun lalu dan untuk mengadakan pertemuan puncak sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan hubungan kedua Korea.

Seorang Jubir Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga menolak mengomentari latihan pendahuluan, pada Selasa kemarin dengan mengatakan kedua negara masih membahas waktu, skala dan metode latihan regular tahunan tersebut.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang menangani hubungan dengan Korea Utara, mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa mereka tidak akan berspekulasi tentang niat Korea Utara tetapi akan mempersiapkan segala kemungkinan.

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS, Martin Meiners menolak mengomentari pernyataan Korea Utara dan mengatakan bahwa hal itu bertentangan dengan kebijakan untuk berbicara tentang pelatihan.

“Kegiatan pelatihan gabungan adalah keputusan bilateral ROK-AS, dan keputusan apa pun akan menjadi kesepakatan bersama,” katanya, menggunakan inisial (ROK) nama resmi Korea Selatan.

AS memiliki sekitar 28.500 tentara di Korea Selatan sebagai warisan Perang Korea 1950-1953, yang berakhir dengan gencatan senjata daripada kesepakatan damai, meninggalkan Semenanjung secara teknis dalam keadaan perang.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKim Yo JongKonflik AS-Korea Utarakorea selatanKorea UtaraLatihan Perang

Related articles More from author

  • AS Paksakan Sanksi terhadap Iran, Dunia Menolak
    Internasional

    AS Paksakan Sanksi terhadap Iran, Dunia Menolak

    23 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ekonominya Tergantung Moskow, Hungaria Ogah Ikut AS Sanksi Rusia
    Internasional

    Ekonominya Tergantung Moskow, Hungaria Ogah Ikut AS Sanksi Rusia

    12 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Hamas Kirim ‘Pesan’ Perlawanan kepada Israel
    Internasional

    Hamas Kirim ‘Pesan’ Perlawanan kepada Israel

    11 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Resep Mochi Cookies, Camilan Viral di Korea Selatan
    Kuliner

    Resep Mochi Cookies, Camilan Viral di Korea Selatan

    29 September 2020
    By
  • Teknologi

    Lima Tahun Rugi USD 4,5 Miliar, LG Pertimbangkan Keluar dari Bisnis Ponsel?

    23 Januari 2021
    By Alfan Mahardika
  • Internasional

    Iran Semprot Uni Eropa yang Tunduk kepada Trump tapi Berlagak Kuat Hadapi Teheran

    25 Januari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Diminta Cabut Keppres Pengangkatan Dua Pejabat Kemenhan Eks Tim Mawar
    Nasional

    Jokowi Diminta Cabut Keppres Pengangkatan Dua Pejabat Kemenhan Eks Tim Mawar

  • Lakukan Olahraga Kardio Ini untuk Turunkan Berat Badan
    Tips & Tutorial

    Lakukan Olahraga Kardio Ini untuk Turunkan Berat Badan

  • Ijtima Ulama Lampung Gelar Deklarasi Dukung Sandiaga Uno Capres 2024
    Nasional

    Ijtima Ulama Lampung Gelar Deklarasi Dukung Sandiaga Uno Capres 2024

  • Soal Islam Radikal, Wapres: Satu-Dua Kelompok Harus Diluruskan
    Nasional

    Soal Islam Radikal, Wapres: Satu-Dua Kelompok Harus Diluruskan

  • Trump: Ketimbang Luncurkan Rudal, Mending Kim Jong Un Beri Kado Natal Vas Bunga Indah
    Internasional

    Trump: Ketimbang Luncurkan Rudal, Mending Kim Jong Un Beri Kado Natal Vas Bunga Indah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.