TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prabowo Tak Latah Ikut Pasang Baliho, Pengamat: Elektabilitasnya Sudah Mentok

Prabowo Tak Latah Ikut Pasang Baliho, Pengamat: Elektabilitasnya Sudah Mentok

By Joni Sitohang
8 Agustus 2021
390
0
Prabowo Tak Latah Ikut Pasang Baliho, Pengamat: Elektabilitasnya Sudah Mentok

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan bahwa Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sudah cukup populer. Ia menyebut hal itu yang membuat Prabowo tidak latah memasang baliho jauh-jauh hari. Ia juga menilai Prabowo tengah fokus menjaga elektabilitas dan meningkatkan kinerja.

“Karena bagi dia, kerja sebagai Menhan (Menteri Pertahanan), terlebih setelah disorot panjang jadi penting. Prabowo harus membuktikan kepada publik, sebagai menteri dia bisa bekerja,” ujar Adi, seperti dilansir Tribunnews.com, Sabtu (6/8/21).

Menurut Adi, popularitas mantan Danjen Kopassus tersebut sudah tinggi. Sedangkan ia menyatakan tokoh politik yang memasang baliho popularitasnya masih rendah.

Baca juga : Alasan Anies Sebut Efek Pandemi Bisa Lebih Lama di Indonesia

“Jika melihat seperti Airlangga, Puan, dan Muhaimin, popularitasnya rendah jika dibandingkan dengan nama besar seperti Prabowo. Prabowo ini elektabilitasnya sudah mentok,” ucap Adi.

“Jadi baliho-spanduk itu tidak ada gunanya, karena semua orang sudah kenal Prabowo. Untuk itu, dia tidak terlampau narsis, seperti memanfaatkan momentum Olimpiade atau apa pun yang terkait dengan pandemi, selalu memberikan ceramah-ceramah politik untuk selalu prokes dengan baliho atau apa,” sambungnya.

Adi menganggap yang dibutuhkan Prabowo kini adalah mempertahankan elektabilitasnya tetap di atas 50%, sehingga mampu memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia menjelaskan, tingginya tingkat keterpilihan saat ini tidak memberi garansi bakal menang.

Baca juga : Menyoal Polemik Mantan Napi Koruptor Jadi Komisaris Anak Usaha BUMN

“Tugas Prabowo harus meningkatkan elektabilitasnya. Sebab, sekalipun elektabilitas paling tinggi, itu bukan bekal yang cukup atau tidak aman untuk memenangkan petarungan. Untuk sekelas Prabowo, maka elektabilitasnya minimal di angka 50% ke atas,” tutur Adi.

Adi menerangkan, setidaknya terdapat dua hal yang harus dilakukan Prabowo dalam mengelola elektabilitasnya. Fokus bekerja sebagai Menhan, serta mengoptimalkan peran Gerindra, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Gerindra memang harus terlihat bisa memberikan bantuan, dan memberikan kontribusi terhadap persoalan pandemi. Gerindra harus menjadi partai, pelabuhan, serta sandaran bagi semua yang terkena pandemi. Kalau itu dilakukan, maka saya kira bagus,” ungkapnya.

Baca juga : BPK Temukan Pemprov DKI Bayar Gaji PNS Sudah Meninggal dan Pensiun

Senada dengan Adi, Sekretaris DPD Gerindra NTB, Ali Utsman Al Khairi mengklaim rekam jejak dan figur Prabowo sudah mengakar kuat sehingga tidak perlu diorbitkan melalui baliho. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga riset menyimpulkan bahwa popularitas Prabowo tinggi.

Contohnya dalam Survei Voxpol Center yang dipublikasikan 3 Juli 2021, popularitas Prabowo mencapai 87,9%. Kemudian pada versi survei Indostrategic (3 Agustus) sebesar 92,8%.

TagsGerindraMenteri PertahananPilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • Cak Imin Tetap Yakin Dirinya Bakal Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Cak Imin: Saya Tetap Dukung Prabowo Meski Tak Dipilih Jadi Cawapres, Tapi…

    31 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Tapi kalo masalah nya kaya gini kalo nggak dicopot malah bisa jadi bikin TNI jadi pembelot... https://www.tiktak.id/jenderal-gatot-nurmantyo-beberkan-penyebab-dirinya-dicopot-jokowi-dari-jabatan-panglima-tni.html
    Nasional

    Pencalonan Keponakan SBY Dikaitkan Dinasti Politik, Demokrat: Itu Permainan Lama

    25 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Bicara Peluang RI Jadi Negara Maju, Jokowi: Kepemimpinan 2024, 2029 dan 2034 Sangat Menentukan
    Nasional

    Bicara Peluang RI Jadi Negara Maju, Jokowi: Kepemimpinan 2024, 2029 dan 2034 Sangat Menentukan

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • PKB Ultimatum Golkar-PAN Tak Minta Jatah Cawapres Jika Gabung KKIR
    Nasional

    PKB Ultimatum Golkar-PAN Tak Minta Jatah Cawapres Jika Gabung KKIR

    14 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Anies Baswedan Bersama Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo
    Nasional

    Perintah Prabowo Agar Kader Gerindra Mulai Kritisi Anies Kejutkan Publik

    29 Oktober 2019
    By Rusli Qomar
  • Golkar Tak Masalah Dijadikan Kendaraan Politik Gibran di Pilpres 2024
    Nasional

    Golkar Tak Masalah Dijadikan Kendaraan Politik Gibran di Pilpres 2024

    9 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Arief Poyuono Yakin Prabowo Dukung Jokowi Tiga Periode
    Nasional

    Puan dan Kader PDIP Makin Berani Kritik Jokowi, Arief Poyuono: Sama Saja Menampar Muka Sendiri

  • Anwar Ibrahim
    Nasional

    Mahathir Mohamad Mendadak Mundur, Anwar Ibrahim Ungkap Pengkhianat di Lingkaran Terdekat Partainya

  • Google Maps Tawarkan Navigasi Ramah Lingkungan
    Teknologi

    Google Maps Tawarkan Navigasi Ramah Lingkungan

  • si doel the movie 3
    Selebriti

    Poster & Trailer Resmi ‘SI DOEL THE MOVIE 3’ Bakal Rilis Pertengahan Desember

  • Lelang Tender Formula E Diulang, Jakpro Yakin Tetap Sesuai Jadwal
    Nasional

    Lelang Tender Formula E Diulang, Jakpro Yakin Tetap Sesuai Jadwal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.