
PKB Akui Elektabilitas Anies Masih Tinggi
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berencana bertemu Anies Baswedan pada pekan depan. Pertemuan tersebut akan membahas kemungkinan pencalonan Anies dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
PKB menilai Anies masih memiliki peluang untuk kembali diusung dalam kontestasi politik di Jakarta. Pertimbangan itu salah satunya didasarkan pada hasil survei yang menunjukkan tingkat elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut masih cukup tinggi.
PKB Ditugaskan Berkomunikasi dengan Anies
Bendahara Desk Pilkada PKB, Ahmad Iman Sukri, mengatakan komunikasi dengan Anies dilakukan atas arahan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Menurutnya, Ketua Desk Pilkada PKB Abdul Halim Iskandar kemungkinan akan bertemu langsung dengan Anies pada pekan depan.
“Memang kami ditugasi oleh ketum untuk berkomunikasi dengan Pak Anies Baswedan. Kemungkinan minggu depan Ketua Desk Pilkada akan bertemu Pak Anies Baswedan,” ujar Ahmad Iman dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2024).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah PKB dalam menentukan arah dukungan untuk Pilkada Jakarta. Partai itu masih membuka peluang untuk mengusung Anies, terutama karena namanya dinilai tetap kuat di tengah masyarakat.
Ahmad Iman menyebut pertemuan dengan Anies perlu dilakukan sebagai tindak lanjut atas instruksi Muhaimin Iskandar. Hubungan antara Muhaimin dan Anies juga terbilang dekat setelah keduanya berpasangan dalam Pemilihan Presiden 2024. Muhaimin saat itu menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies.
Elektabilitas Anies Masih Menjadi Pertimbangan
Meski gagal memenangkan Pilpres 2024, Anies dianggap masih memiliki kesempatan untuk memimpin daerah. Jakarta menjadi salah satu wilayah yang dinilai sesuai dengan rekam jejak dan tingkat penerimaannya di masyarakat.
Anies pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022. Selama masa tersebut, ia membangun popularitas dan elektabilitas yang masih menjadi perhatian sejumlah partai politik.
“Sejauh ini survei Pak Anies masih tinggi. Mungkin minggu depan akan ketemu, mudah-mudahan DKI ini segera fix,” kata Ahmad Iman.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa PKB belum menetapkan keputusan final mengenai pasangan calon yang akan didukung. Komunikasi dengan Anies menjadi salah satu proses penting sebelum partai menentukan sikap secara resmi.
Kandidat Wakil Gubernur Masih Dibahas
Selain membicarakan peluang pencalonan Anies, PKB juga akan membahas sosok yang berpotensi mendampinginya sebagai calon wakil gubernur. Ahmad Iman mengatakan penentuan pasangan tersebut masih membutuhkan komunikasi lebih lanjut.
PKB juga membuka kemungkinan memasangkan Anies dengan kader internal, termasuk Ida Fauziyah. Namun, keputusan mengenai calon wakil gubernur belum ditetapkan.
“Untuk wakil dan macam-macam, tinggal dikomunikasikan,” tutur Ahmad Iman.
Sumber: republika.










