TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pilih Keuntungan atau Palestina? Kesepakatan UEA-Israel Kemungkinan Berlanjut Diam-diam

Pilih Keuntungan atau Palestina? Kesepakatan UEA-Israel Kemungkinan Berlanjut Diam-diam

By Bagas F Sinaga
31 Mei 2021
533
0
Pilih Keuntungan atau Palestina? Kesepakatan UEA-Israel Kemungkinan Berlanjut Diam-diam

TIKTAK.ID – Ketika orang-orang di Gaza mulai membersihkan puing-puing bangunan setelah 11 hari pemboman oleh militer Israel yang menewaskan sedikitnya 254 warga Palestina dan merusak 80.000 rumah, pembersihan diplomatik lain tampaknya sedang dilakukan.

Duta Besar Israel untuk Uni Emirat Arab menghadiri pembukaan pameran permanen pertama Semenanjung Arab yang didedikasikan untuk para korban Holocaust di Dubai pada Rabu (26/5/21), dengan mengatakan, “Apa yang kita lihat di sini adalah kebalikan dari apa yang kita lihat di Gaza… Apa yang kita lihat di sini dalam keseluruhan proses normalisasi adalah penyimpangan dari masa lalu.”

Penguasa UEA, Putra Mahkota Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, melangkah maju dan menawarkan untuk menengahi pembicaraan antara Israel dan Palestina dalam panggilan telepon dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Kantor Berita milik Pemerintah Emirates News Agency melaporkan pada Minggu.

Hal yang dipertaruhkan adalah gencatan senjata selama seminggu yang menghentikan eskalasi kekerasan terbaru. Setelah menandatangani Perjanjian Abraham yang ditengahi Amerika Serikat tahun lalu, UEA menjadi ekonomi Arab terbesar yang menormalkan hubungan dengan Israel.

Dalam perjanjian itu disebutkan, Israel setuju untuk tidak mencaplok bagian Tepi Barat yang diduduki, akan tetapi tidak ada pembahasan resolusi konflik Israel-Palestina. Hamas menyebut perjanjian itu sebagai “tikaman berbahaya bagi perjuangan Palestina”. Sementara itu gerakan Fatah mengkritik UEA karena “mengabaikan kewajiban nasional, agama, dan kemanusiaannya” terhadap rakyat Palestina.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas dalam pidatonya di Sidang Umum PBB pada September mengecam kesepakatan tersebut dan memperingatkan, “satu-satunya jalan menuju perdamaian yang langgeng, komprehensif dan adil” adalah dengan mengakhiri pendudukan Israel dan menciptakan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya.

Sekarang, pemandangan orang-orang Palestina yang berduka, berdiri di antara puing-puing bangunan apartemen yang hancur di Gaza dan memerangi penggusuran paksa dari rumah mereka di Yerusalem Timur telah membuat Putra Mahkota Abu Dhabi, yang dikenal sebagai MBZ, melakukan tindakan penyeimbangan diplomatik yang bahkan lebih rumit.

Meskipun UEA berada di bawah tekanan dari negara-negara Arab lainnya untuk menunjukkan dukungan bagi hak-hak Palestina, tampaknya tidak mungkin UEA akan membatalkan kesepakatan dengan Israel.

Rencana diam-diam berlanjut agar Kamar Dagang dan Industri Dewan Kerja Sama Teluk-Israel di Dubai dibuka. Percakapan Twitter Dewan Bisnis UEA-Israel sarat dengan pembahasan serius tentang perusahaan katering halal dan pengiriman pelajar dari UEA untuk belajar di universitas Israel.

“Karena pertukaran ekonomi sangat banyak di tingkat elite, dan sampai batas tertentu di tingkat negara bagian, saya ragu bahwa kita akan melihat banyak perubahan,” Kepala Departemen Urusan Internasional di Texas Bush School of Government Public Service di A&M University, Gregory Gause mengatakan kepada Al Jazeera.

“Apa yang tidak akan kita lihat adalah upaya untuk memublikasikannya, tentu saja dari pihak UEA,” tambahnya. “Mereka akan melakukan segala jenis hubungan ekonomi dengan Israel dengan publisitas yang sangat minim.”

Kesepakatan diam-diam yang baru ini sangat kontras dengan hingar-bingar pengumuman perjanjian normalisasi bersejarah antara Israel, UEA, Bahrain, Maroko, dan Pemerintah transisi Sudan, yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, UEA, Israel, dan Perusahaan Keuangan Pembangunan Internasional AS mendirikan Abraham Fund, mendedikasikan lebih dari $ 3 miliar untuk inisiatif investasi dan pembangunan yang dipimpin oleh sektor swasta.

Turis Israel berbondong-bondong ke Dubai dengan penerbangan langsung dari Tel Aviv. UEA menandatangani perjanjian dengan Israel untuk mempromosikan dan melindungi investasi di sektor pariwisata, keamanan, telekomunikasi dan sains, dan inovasi.

Pengumuman proyek antara perusahaan di kedua negara mengikuti sektor energi, perbankan, pembayaran seluler dan olahraga, dengan Perusahaan Pipa Eilat Ashkelon Israel menandatangani nota kesepahaman untuk membawa minyak Emirat ke Eropa dan seorang dari Kerajaan UEA membeli 50 persen saham di Beitar, Klub Sepak Bola Yerusalem.

TagsBerita timur-tengahGazaIsraelNormalisasi hubunganPalestinaUni Emirat Arab

Related articles More from author

  • Benarkah Pertemuan Retno Marsudi -Menlu AS Bahas Normalisasi RI-Israel?
    Nasional

    Benarkah Pertemuan Retno Marsudi -Menlu AS Bahas Normalisasi RI-Israel?

    27 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • JK Minta Semua Masjid Bacakan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Warga Palestina
    Nasional

    JK Minta Semua Masjid Bacakan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Warga Palestina

    13 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Anies Cerita Dikirimi Kurma Palestina oleh Seorang Pendeta
    Nasional

    Anies Cerita Dikirimi Kurma Palestina oleh Seorang Pendeta

    2 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Makin Mesra dengan Israel, UEA Khianati Dunia Islam, Negara-negara Arab dan Kawasan serta Palestina
    Internasional

    Makin Mesra dengan Israel, UEA Khianati Dunia Islam, Negara-negara Arab dan Kawasan serta Palestina

    2 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Galang Dana untuk Rakyat Gaza, PBNU Akan Serahkan Melalui Otoritas Palestina
    Nasional

    Galang Dana untuk Rakyat Gaza, PBNU Akan Serahkan Melalui Otoritas Palestina

    5 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Ma’ruf Amin Tegaskan Fatwa MUI Haram Beli Produk Israel untuk Hentikan Genosida
    Nasional

    Ma’ruf Amin Tegaskan Fatwa MUI Haram Beli Produk Israel untuk Hentikan Genosida

    18 November 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Waspadai Dua Penyebab Utama Anak Kurang Gizi
    Tips & Tutorial

    Waspadai Dua Penyebab Utama Anak Kurang Gizi

  • Pasukan Terakhir AS Tinggalkan Afghanistan, Taliban Berpesta
    Internasional

    Pasukan Terakhir AS Tinggalkan Afghanistan, Taliban Berpesta

  • Kejutan Awal Tahun Depan dari Jokowi, Erick Thohir: Saya Engga Bisa Sampaikan Hari IniKejutan Awal Tahun Depan dari Jokowi, Erick Thohir: Saya Engga Bisa Sampaikan Hari Ini
    Nasional

    Kejutan Awal Tahun Depan dari Jokowi, Erick Thohir: Saya Engga Bisa Sampaikan Hari Ini

  • Ingin Hadiah Uang Jutaan Rupiah? Ikuti Lomba 17-an Digital dari Rumah
    Teknologi

    Ingin Hadiah Uang Jutaan Rupiah? Ikuti Lomba 17-an Digital dari Rumah

  • Sederet Respons Usai Surya Paloh Sodorkan Duet Anies-Ganjar ke Jokowi
    Nasional

    Sederet Respons Usai Surya Paloh Sodorkan Duet Anies-Ganjar ke Jokowi

Artikel Terbaru

  • Cara Menggunakan WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah 2026 30 September 2026
  • HP vivo Y29 Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 29 September 2026
  • Kejagung Segel Perusahaan Milik Don Ritto di SCBD Terkait Kasus Febrie 29 September 2026
  • Android vs iPhone: Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu? 29 September 2026
  • Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter 29 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (59)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,945)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,225)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.