TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pengadilan AS Kirim Surat Panggilan ke Putra Mahkota Saudi terkait Kasus Penyiksaan dan Upaya Pembunuhan

Pengadilan AS Kirim Surat Panggilan ke Putra Mahkota Saudi terkait Kasus Penyiksaan dan Upaya Pembunuhan

By William Putra Wijaya
3 November 2020
634
0
Pengadilan AS Kirim Surat Panggilan ke Putra Mahkota Saudi terkait Kasus Penyiksaan dan Upaya Pembunuhan

TIKTAK.ID – Dokumen baru yang diajukan ke pengadilan federal AS menunjukkan bahwa pengadilan telah menggeluarkan surat panggilan kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Surat panggilan itu dikirim melalui pesan WhatsApp pada bulan lalu, atas tuduhan penyiksaan dan mengarah pada upaya pembunuhan terhadap mantan Penasihat Keamanan Saudi.

Pengadilan Washington DC juga mengirimkan surat panggilan kepada sembilan pejabat Saudi lainnya melalui WhatsApp, termasuk Badr al-Asaker, Saud al-Qahtani, dan Ahmed Asiri, menurut dokumen pengadilan itu, tulis Al Jazeera.

Penyelidik forensik komputer, Thomas Musters mengonfirmasi dalam pernyataan tertulis yang diajukan ke pengadilan pada Kamis lalu bahwa berkas perkara berhasil dikirim melalui WhatsApp pada 22 September dan ditandai sebagai telah dibaca oleh seluler MBS 20 menit kemudian, tulis Business Insider.

MBS diduga menggunakan WhatsApp untuk memata-matai CEO Amazon Jeff Bezos dan untuk meretas telepon jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, yang dibunuh oleh agen Saudi di Konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.

Dalam gugatan tersebut, mantan Penasihat Keamanan, Saad al-Jabri, menuduh MBS mengirim 50 orang “regu pembunuh” dari Arab Saudi ke Kanada untuk “melenyapkannya” pada Oktober 2018, namun beruntung, “regu pembunuh” dari Saudi ditolak masuk ke perbatasan Kanada.

Al-Jabri mengklaim upaya pembunuhan itu terjadi beberapa hari setelah pembunuhan Khashoggi, kata laporan berita itu.

Beberapa badan intelijen, termasuk CIA, dilaporkan menyimpulkan MBS memerintahkan pembunuhan Khashoggi -tuduhan yang dibantah Riyadh.

Sebaliknya, Pemerintah Saudi mengklaim bahwa petugas intelijen Saudi yang bertanggung jawab telah berbuat di luar batas.

Al-Jabri adalah mantan Kepala Intelijen di bawah mantan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef, yang digulingkan MBS dalam kudeta istana 2017.

Arab Saudi telah mengeluarkan “pemberitahuan merah” kepada interpol yang meminta dipulangkannya al-Jabri dan mendesak negara lain untuk mengirimnya kembali ke Saudi, sebab Kerajaan menuduh mantan perwira intelijen itu melakukan korupsi.

Dilaporkan al-Jabri memiliki akses ke informasi sensitif yang dikhawatirkan MBS dapat membahayakan.

Dalam kasus pengadilan pada 22 September lalu, al-Jabri disebut sebagai “aset intelijen AS”.

TagsArab SaudiBerita Dunia Hari IniKasus PenyiksaanPengadilan ASPutra MahkotaUpaya pembunuhan

Related articles More from author

  • Langgar Gencatan Senjata tapi Berdalih Respons Serangan Balon Api, Israel Kembali Gempur Gaza
    Internasional

    Langgar Gencatan Senjata tapi Berdalih Respons Serangan Balon Api, Israel Kembali Gempur Gaza

    19 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Serangan Malam Natal Boko Haram Tewaskan Tujuh Orang
    Internasional

    Serangan Malam Natal Boko Haram Tewaskan Tujuh Orang

    28 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Bujuk Sudan Ikut Normalisasi Hubungan dengan Zionis Israel
    Internasional

    AS Bujuk Sudan Ikut Normalisasi Hubungan dengan Zionis Israel

    27 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19
    Internasional

    Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19

    16 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Maesaiah Thabane
    Internasional

    Mantan Ibu Negara Lesotho Ditangkap Polisi

    4 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • PBB Nyatakan Sebaran Kekuatan ISIS di Afghanistan Makin Meluas
    Internasional

    PBB Nyatakan Sebaran Kekuatan ISIS di Afghanistan Makin Meluas

    23 November 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tragis, 3 Unggulan Pertama Badminton Tumbang di Olimpiade Tokyo 2020
    Olahraga

    Tragis, 3 Unggulan Pertama Badminton Tumbang di Olimpiade Tokyo 2020

  • Benarkah Amerika Sepakat Segera Tarik Pasukannya dari Irak?
    Internasional

    Benarkah Amerika Sepakat Segera Tarik Pasukannya dari Irak?

  • Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi
    Nasional

    Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi

  • China Desak AS Tutup Penjara Rahasianya di Seluruh Dunia
    Internasional

    China Desak AS Tutup Penjara Rahasianya di Seluruh Dunia

  • PSSI Ungkap Hasil Investigasi Meninggalnya Dua Bobotoh
    Olahraga

    PSSI Ungkap Hasil Investigasi Meninggalnya Dua Bobotoh

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.