TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pemerintah Korea Selatan Iming-imingi Warganya Bonus 25 Juta untuk Punya Anak

Pemerintah Korea Selatan Iming-imingi Warganya Bonus 25 Juta untuk Punya Anak

By Bagas F Sinaga
7 Januari 2021
589
0
Pemerintah Korea Selatan Iming-imingi Warganya Bonus 25 Juta untuk Punya Anak

TIKTAK.ID – Angka kelahiran di Korea Selatan turun 10 persen, yaitu sekitar 275 ribu bayi jika dibandingkan dengan 2019, sementara angka kematian lebih besar dari angka kelahiran yaitu sekitar 307.764 orang meninggal dunia.

Situasi itu mendorong Kementerian Dalam Negeri untuk menyerukan “perubahan kebijakan mendasar”. Sebab menurunnya populasi akan memberikan tekanan yang sangat besar pada suatu negara.

Selain tekanan yang meningkat pada pengeluaran publik seiring dengan meningkatnya permintaan akan sistem perawatan kesehatan dan pensiun, penurunan populasi kaum muda juga menyebabkan kekurangan tenaga kerja yang akan berdampak langsung pada perekonomian.

Bulan lalu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in meluncurkan beberapa kebijakan yang bertujuan untuk mengatasi tingkat kelahiran yang rendah, termasuk rencana untuk memberikan insentif tunai keluarga.

Berdasarkan skema tersebut, mulai 2022, setiap anak yang lahir akan menerima bonus tunai sebesar 2 juta won atau sekitar 25 juta rupiah untuk membantu menutupi biaya prenatal. Selain itu juga ada pembayaran bulanan sebesar 300.000 won atau hampir 4 juta rupiah yang diberikan hingga bayinya mencapai usia satu tahun. Insentif tersebut akan meningkat menjadi 500.000 won atau hampir 6.5 juta rupiah setiap bulan mulai 2025.

Rendahnya angka kelahiran di Korea Selatan itu sebagian besar disebabkan karena perempuan Korea lebih mengutamakan karier mereka dan memenuhi tuntutan hidup lainnya.

Salah seorang perempuan Korea, Hyun-yu Kim mengaku bermimpi untuk memiliki keluarga, namun anak tertua dari empat bersaudara ini dihadapkan pada kondisi keluarga yang tak ramah di Korea Selatan, dan dia pun akhirnya mempertimbangkan kembali untuk memiliki anak.

Baru-baru ini dia menerima pekerjaan baru dan merasa cemas jika harus mengambil cuti untuk melahirkan.

“Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa lebih aman membangun karier saya dulu,” katanya kepada BBC.

Faktor lainnya adalah harga perumahan yang melonjak. Kim juga mengaku bahwa harga properti yang meningkat pesat juga membuat pasangan muda putus asa.

“Untuk memiliki anak, Anda harus memiliki rumah sendiri. Tapi ini telah menjadi mimpi yang mustahil di Korea.”

Dia juga tidak yakin dengan insentif yang ditawarkan oleh Pemerintah akan dapat membantu dan merangsang warga Korea untuk memiliki anak.

“Membesarkan anak itu mahal. Tambahan beberapa ratus ribu won dari Pemerintah tidak akan menyelesaikan masalah kita.”

Tagskorea selatanMoon Jae-inPemerintah KorselPresiden Korea Selatan

Related articles More from author

  • Dilaporkan Hilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas
    Internasional

    Dilaporkan Hilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas

    11 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Film Parasite Raih Oscar
    Internasional

    Usai Borong 4 Trofi Oscar, Film Korea ‘Parasite’ Tembus 5 Besar Box Office Amerika Utara

    13 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Korea Utara Ingatkan Korea Selatan Setop Tabiat Buruknya Ikut Campur Urusan Pyongyang
    Internasional

    Korea Utara Ingatkan Korea Selatan Setop Tabiat Buruknya Ikut Campur Urusan Pyongyang

    9 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Korea Selatan Kembali Lakukan Pengetatan Setelah Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
    Internasional

    Korea Selatan Kembali Lakukan Pengetatan Setelah Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

    30 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Rilis Single Pertama 'Black Mamba', Aespa Pecahkan Rekor View 10 Juta
    Selebriti

    Rilis Single Pertama ‘Black Mamba’, Aespa Pecahkan Rekor View 10 Juta

    22 November 2020
    By
  • Pyongyang Ingatkan Kaum Milenialnya Tak Gunakan Bahasa Gaul Korea Selatan
    Internasional

    Pyongyang Ingatkan Kaum Milenialnya Tak Gunakan Bahasa Gaul Korea Selatan

    19 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Elkan Baggott Debut di Timnas U-19, Bantu Kalahkan Makedonia Utara 4-1
    Olahraga

    Elkan Baggott Debut di Timnas U-19, Bantu Kalahkan Makedonia Utara 4-1

  • Pengamat Ungkap PR Timnas Indonesia Usai Tiga Laga Piala Dunia
    Olahraga

    Pengamat Ungkap PR Timnas Indonesia Usai Tiga Laga Piala Dunia

  • Evaluasi Sepekan Program Makan Bergizi Gratis
    Nasional

    Evaluasi Sepekan Program Makan Bergizi Gratis

  • Semangati Lulusan 2020, Najwa Shihab: Angkatan Emas Indonesia
    Selebriti

    Semangati Lulusan 2020, Najwa Shihab: Angkatan Emas Indonesia

  • Kritik Pemerintah Soal Pencabutan Izin ACT, Fadli Zon: Ulah Oknum atau Sistemik?
    Nasional

    Kritik Pemerintah Soal Pencabutan Izin ACT, Fadli Zon: Ulah Oknum atau Sistemik?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.