Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

TIKTAK.ID – Anak dari Emha Ainun Najib atau Cak Nun, Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe, diketahui telah resmi dilantik sebagai tenaga ahli di Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI. Vokalis band Letto tersebut dilantik bersama 11 orang lainnya oleh Menteri Pertahanan RI selaku Ketua Harian DPN RI, Sjafrie Sjamsoeddin.
Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Noe Letto bakal difokuskan kontribusi pemikiran strategis lintas disiplin.
“Intinya bidang keahlian yang bersangkutan difokuskan pada kontribusi pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis yang relevan, demi memperkaya kajian Dewan Pertahanan Nasional,” ujar Rico, seperti dilansir Kompas.com, pada Minggu (18/1/26).
Baca juga : Noel Ebenezer Siap Hadapi Sidang Dakwaan Kasus Pemerasan Sertifikat K-3
Rico menjelaskan, nantinya Noe Letto bersama 11 tenaga ahli lainnya akan menyampaikan masukan dan rekomendasi lewat forum dan tata kerja DPN sesuai struktur yang berlaku. Dia menyebut masukan dari Noe Letto dan tenaga ahli lainnya akan menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan DPN, sehingga keputusan tetap berada dalam koridor kelembagaan dan kepentingan strategis pertahanan negara.
“Soal komposisi tenaga ahli lainnya, seluruh nama yang dilantik, termasuk Frank Alexander Hutapea, ditetapkan melalui mekanisme yang sama, dengan pertimbangan kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing-masing,” tutur Rico.
Rico turut menyampaikan pengisian tenaga ahli DPN RI sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan Indonesia.
Baca juga : Prabowo Utus Menag ke Mesir, Ada Keperluan Apa?
“Dan tak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya,” ungkap Rico.
Untuk diketahui, Noe mengenyam pendidikan dari Lampung, ke Yogyakarta, hingga ke Kanada. Putra pertama dari Emha Ainun Nadjib dan istri pertamanya, Neneng Suryaningsih ini sempat mengenyam pendidikan SD dan SMP di Lampung. Ketika itu, orangtuanya memutuskan berpisah saat Noe masih berusia enam tahun.
Kemudian Noe mengikuti sang ibu pindah ke Lampung, dan bersekolah di SD 1 Yosomulyo, lalu melanjutkan ke SMP Xaverius Metro. Setelah itu Noe kembali ke Yogyakarta dan meneruskan sekolah di SMU 7 Yogyakarta.
Baca juga : KPK Tetapkan 5 Pegawai Pajak Jakarta Utara Jadi Tersangka, Ini Respons Purbaya
Mulai SMP, Noe mulai mengenal musik. Bahkan ketika bersekolah di SMA ia bertemu dengan beberapa kawannya untuk bermain musik dan beberapa kali aktif bersama komunitas ayahnya.










