TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Muhammadiyah Terbitkan Fatwa Haram Risywah Politik Jelang Pilkada, Apa Itu?

Muhammadiyah Terbitkan Fatwa Haram Risywah Politik Jelang Pilkada, Apa Itu?

By Joni Sitohang
18 Oktober 2024
226
0
Muhammadiyah Terbitkan Fatwa Haram Risywah Politik Jelang Pilkada, Apa Itu?

TIKTAK.ID – Pimpinan Pusat Muhammadiyah diketahui telah mengeluarkan fatwa menjelang pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024. Fatwa tersebut tegas mengharamkan risywah politik atau politik uang.

Ketua PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar, dan Busyro Muqoddas mengungkapkan pernyataan tegas terkait hal ini. Muhammadiyah mengeklaim menyoroti pentingnya menjaga integritas demokrasi dan mencegah praktik politik transaksional yang merusak.

“Muhammadiyah menekankan bahwa politik uang merupakan ancaman serius bagi demokrasi yang sejati,” ujar Syamsul di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, pada Selasa (15/10/24), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Aliansi BEM Indonesia Gelar Demo ‘Menghitung Hari Menuju Pengadilan Jokowi’ di DPR

Untuk diketahui, Pilkada serentak dijadwalkan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut rakyat berhak memperoleh pemimpin yang punya komitmen kuat terhadap penegakan demokrasi dan hak asasi manusia. Hal itu sesuai dengan amanat Pasal 1 ayat 2 UUD 1945, yaitu kedaulatan berada di tangan rakyat.

“Pilkada harus menghasilkan pemimpin yang setia pada semangat Pancasila dan agama, serta dapat mengelola birokrasi negara dengan bersih,” ungkap Busyro Muqoddas.

Adapun Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menyatakan bahwa politik uang dalam bentuk apa pun adalah haram, baik berupa sogokan, imbalan, maupun transaksi jual beli suara. Semua itu melanggar nilai-nilai agama dan hukum. Mereka menilai politik uang bakal merusak integritas demokrasi dan mendorong praktik korupsi yang semakin meluas.

Baca juga : Total Ada 108 Calon Menteri dan Kepala Badan Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Daftar Lengkapnya… 

Kemudian Muhammadiyah mengingatkan bahwa segala bentuk suap dalam Pemilu dan Pilkada tak hanya bertentangan dengan hukum negara, namun juga bertentangan dengan prinsip agama. Untuk itu, masyarakat diimbau supaya menolak segala bentuk politik uang.

“Sebagaimana hasil Muktamar ke-48 di Surakarta, Muhammadiyah berkepentingan dalam mendorong terwujudnya pemimpin yang jujur, cerdas, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tutur Syamsul Anwar.

Tidak hanya itu, mereka juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, termasuk warga Muhammadiyah, bisa menjauhkan diri dari praktik politik uang yang dapat mencederai nilai-nilai agama dan demokrasi.

Baca juga : Prabowo Tunjuk 3 Pendamping Menkeu Sri Mulyani, Siapa Saja?

Muhammadiyah lantas mengingatkan kalau lemahnya demokrasi dan meningkatnya korupsi di berbagai sektor menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Mereka menjelaskan, semakin rapuhnya demokrasi dan tingginya eskalasi korupsi di berbagai sektor seperti sumber daya alam, perizinan, APBN, APBD, hingga pertanian, menyebabkan perlu adanya perbaikan tata kelola birokrasi.

TagsFatwa HaramMuhammadiyahPilkada 2024Risywah Politik

Related articles More from author

  • Sindir NU-Muhammadiyah, Aktivis Cik Di Tiro: Dipisahkan Qunut, Disatukan Tambang
    Nasional

    Sindir NU-Muhammadiyah, Aktivis Cik Di Tiro: Dipisahkan Qunut, Disatukan Tambang

    30 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Kutuk Keras dan Sesalkan Pembakaran Bendera PDIP, Ulama dan Kiai Betawi Desak Pelaku Diproses Hukum
    Nasional

    Kutuk Keras dan Sesalkan Pembakaran Bendera PDIP, Ulama dan Kiai Betawi Desak Pelaku Diproses Hukum

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Din Syamsuddin: Jokowi Pernah Minta Bantuan Muhammadiyah untuk Hadapi Mafia di Berbagai Sektor
    Nasional

    Din Syamsuddin: Jokowi Pernah Minta Bantuan Muhammadiyah untuk Hadapi Mafia di Berbagai Sektor

    15 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi
    Nasional

    Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi

    28 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Ahmad Luthfi Ungkap Sinyal Jokowi Akhirnya Turun Gunung Jadi Jurkam
    Nasional

    Ahmad Luthfi Ungkap Sinyal Jokowi Akhirnya Turun Gunung Jadi Jurkam

    8 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Harapan Haedar Nashir dan Pernyataan Sikap Resmi PP Muhammadiyah Agar Jokowi Tunda Pilkada
    Nasional

    Harapan Haedar Nashir dan Pernyataan Sikap Resmi PP Muhammadiyah Agar Jokowi Tunda Pilkada

    22 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sama-sama Ingin Ketumnya Jadi Capres, Koalisi Gerindra-PKB Tak Ada Progres
    Nasional

    Sama-sama Ingin Ketumnya Jadi Capres, Koalisi Gerindra-PKB Tak Ada Progres

  • BCL Rilis Single '12 Tahun Terindah', Ungkapan Menyentuh Hati untuk Sang Suami
    Selebriti

    BCL Rilis Single ’12 Tahun Terindah’, Ungkapan Menyentuh Hati untuk Sang Suami

  • Jokowi Disarankan Bikin Parpol Baru untuk Buktikan Kuat Mana dengan PDIP
    Nasional

    Jokowi Disarankan Bikin Parpol Baru untuk Buktikan Kuat Mana dengan PDIP

  • Gibran Pamer Foto Duduk Empat Mata Bareng Prabowo
    Nasional

    Gibran Pamer Foto Duduk Empat Mata Bareng Prabowo

  • Kemunculan Bintang Tsurayya Tanda Berakhirnya Pandemi Corona, Kapan Tepatnya?
    Teknologi

    Kemunculan Bintang Tsurayya Tanda Berakhirnya Pandemi Corona, Kapan Tepatnya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.