TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Misi Jokowi Punya UU Sapu Jagad Omnibus Terwujud, Ini Ceritanya!

Misi Jokowi Punya UU Sapu Jagad Omnibus Terwujud, Ini Ceritanya!

By Joni Sitohang
10 Oktober 2020
1069
0
Teka-teki Nasib Karyawan Swasta yang Tak Dapat Rp600 Ribu dari Jokowi

TIKTAK.ID – Ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memiliki sebuah aturan sapu jagat yang dapat menyelesaikan masalah deregulasi dan debirokratisasi akhirnya terwujud. Hal itu melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau omnibus law.

Sebenarnya rencana untuk menerbitkan Omnibus Law sudah ada sejak 2019. Ketika itu, Jokowi berkali-kali menyuarakan Omnibus Law dalam setiap rapat terbatas, di mana Darmin Nasution, Menko Perekonomian kala itu, ditunjuk sebagai eksekutor.

“Sebab, ternyata hampir semua UU kita yang menyangkut sektor itu mengatur perizinan, sehingga tidak bisa kita ubah kalau tidak kita buat Omnibus Law,” ujar Darmin, seperti dilansir CNBCIndonesia.com pada September 2019.

Baca juga : Ditanya Sikap Prabowo Atas Pengesahan UU Cipta Kerja, Begini Jawaban ‘Gak Nyambung’ Dahnil Anzar

Mungkin saja Jokowi telah memahami bahwa puluhan paket kebijakan ekonomi yang sudah dikeluarkan Pemerintah tak cukup efektif mengatasi regulasi yang berbelit-belit dan sudah menjadi “kanker” di pemerintahan.

Seperti diketahui, selama ini rumitnya perizinan, terutama di sektor ketenagakerjaan, menjadi biang kerok hambatan investasi di Indonesia. Bahkan Bank Dunia kala itu menemukan fakta, bahwa Indonesia tidak menerima satu pun investor China yang hengkang dari negara tersebut.

Namun setidaknya terdapat perusahaan di China yang memindahkan produksinya keluar dari negara tersebut pada periode Juni-Agustus 2019. Mereka diketahui berpindah ke Vietnam, Kamboja, India, Malaysia, hingga Thailand. Sementara yang ke Indonesia, nihil.

Baca juga : Anies Tak Tahu Namanya Dicatut Satgas Omnibus Law UU Cipta Kerja yang Dibentuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Oleh karena itu, situasi ini mendorong Jokowi bersama Kabinetnya untuk memancing arus investasi masuk ke Indonesia. Jokowi pun menilai Omnibus Law ini cukup krusial dan bisa menjadi solusi konkret mengatasi masalah tersebut.

Saat itu masa kerja Kabinet Kerja tak kurang dari satu bulan. Akan tetapi, Pemerintah menjanjikan bisa menyelesaikan Omnibus Law dalam waktu singkat, sebelum disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dibahas.

Lebih lanjut, Jokowi telah menyinggung keinginannya “mempercepat” pembahasan Omnibus Law sejak dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2019. Ide itu dicetuskan Jokowi saat memberikan pidato kenegaraan.

Baca juga : Waduh, Rumah Dinas Risma Dikepung Buruh, Mahasiswa dan Pelajar

“Segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan. Harus kita potong dan pangkas. Untuk itu, Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 Undang-Undang, pertama, UU Cipta Lapangan Kerja,” ucap Jokowi.

TagsChinaDPRJokowiMenko PerekonomianOmnibus LawRUU Cipta Kerja

Related articles More from author

  • Ridwan Kamil Minta Warganya di Ibu Kota Tunda Mudik Agar Bisa Terima Subsidi dari Anies dan Jokowi
    Nasional

    Ridwan Kamil Minta Warganya di Ibu Kota Tunda Mudik Agar Bisa Terima Subsidi dari Anies dan Jokowi

    6 April 2020
    By Johan Arif
  • Rocky Gerung Semprot Sandiaga Soal Kampanye Wakaf Jokowi
    Nasional

    Rocky Gerung Semprot Sandiaga Soal Kampanye Wakaf Jokowi

    30 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Terkait Nasib 689 WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Ya Dibiarin Aja, Gak Usah Dipulangkan
    Nasional

    Terkait Nasib 689 WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Ya Dibiarin Aja, Gak Usah Dipulangkan

    13 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Survei Kinerja Jokowi: Warga Desa Tidak Puas 23 Persen, Kota 34 Persen
    Nasional

    Survei Kinerja Jokowi: Warga Desa Tidak Puas 23 Persen, Kota 34 Persen

    22 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Dituding Dalangi ‘Jokowi End Game’, Aktivis ini Kena Teror Doxing dan Diancam Dibunuh
    Nasional

    Dituding Dalangi ‘Jokowi End Game’, Aktivis ini Kena Teror Doxing dan Diancam Dibunuh

    29 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Sindir Anies Baswedan: Pemimpin yang Dipegang Omongan
    Nasional

    Gerindra Akui Banyak yang Salah Paham Soal Langkah Prabowo Gabung ke Pemerintahan Jokowi

    4 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia
    Internasional

    Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

  • Wagub DKI Tampik Anggapan Anies Goreng Isu Agama di Reklamasi Ancol
    Nasional

    Wagub DKI Tampik Anggapan Anies Goreng Isu Agama di Reklamasi Ancol

  • MA Perintahkan Bolsonaro Tampilkan Kembali Data Total Kasus Covid-19 di Brasil
    Internasional

    MA Perintahkan Bolsonaro Tampilkan Kembali Data Total Kasus Covid-19 di Brasil

  • TIKTAK.ID - Resmi Berseragam Barcelona, Martin Braithwaite 'Ngebet' Main Bareng Lionel Messi
    Olahraga

    Resmi Berseragam Barcelona, Martin Braithwaite ‘Ngebet’ Main Bareng Lionel Messi

  • PKS Desak Sandiaga Buka-bukaan Soal Perjanjian Pencapresan Prabowo-Anies
    Nasional

    PKS Desak Sandiaga Buka-bukaan Soal Perjanjian Pencapresan Prabowo-Anies

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.