TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Minta Maaf karena Jadi Kendaraan Politik Jokowi, PDIP: Masa Kita Harus Tanggung Jawab juga?

Minta Maaf karena Jadi Kendaraan Politik Jokowi, PDIP: Masa Kita Harus Tanggung Jawab juga?

By Joni Sitohang
21 Desember 2024
172
0
Minta Maaf karena Jadi Kendaraan Politik Jokowi, PDIP: Masa Kita Harus Tanggung Jawab juga?

TIKTAK.ID – Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus menyampaikan permintaan maaf karena sudah menghadirkan Joko Widodo alias Jokowi di panggung politik Indonesia. Deddy bahkan menyebut kehadiran Jokowi sebagai dosa partainya. Namun dia mengatakan bahwa PDIP tak sepenuhnya berdosa dengan semua yang sudah dilakukan Jokowi.

“Terus terangnya, mohon maaflah Jokowi hadir dalam panggung politik dosa kita [kami]. Namun kan kita enggak dosa dengan kelakuannya semua kan,” ujar Deddy melalui rilis survei Nagara Institute dengan tema “Toleransi Pemilih Terhadap Politik Dinasti pada Pemilu dan Pilkada 2024”, seperti dikutip CNNIndonesia.com dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, pada Kamis (19/12/24).

Deddy pun menyatakan tidak sependapat bila PDIP dianggap harus bertanggung jawab sepenuhnya atas semua tindakan yang dilakukan Jokowi. Dia sendiri tidak menduga Jokowi yang dididik menjadi kader, justru merusak demokrasi di akhir masa jabatannya sebagai presiden.

Baca juga : Prabowo ke Koruptor: Kalau Uang Hasil Korupsi Dikembalikan, Mungkin Bisa Dimaafkan

“Masa kita harus tanggung jawab juga. Yang bener saja dong kita tanggung jawab, dia sama Tuhan,” ucap Deddy.

Seperti diketahui, PDIP adalah kendaraan politik Jokowi sejak maju menjadi Wali Kota Solo pada 2005 silam. Begitu pula ketika Jokowi maju di Pilgub DKI 2012, dan dua kali Pilpres pada 2014 dan 2019.

Akan tetapi, dalam Pilpres 2024, Jokowi mendukung putranya, Gibran Rakabuming sebagai Cawapres mendampingi Prabowo dan berseberangan dengan keputusan partai. PDIP sendiri telah secara resmi memecat Jokowi dan keluarganya pada 4 Desember lalu.

Baca juga : Jokowi Disarankan Bikin Parpol Baru untuk Buktikan Kuat Mana dengan PDIP

Deddy menjelaskan, kerusakan demokrasi tidak adil bila menyalahkan rakyat. Sebaliknya, kata Deddy, yang harus bertanggung jawab adalah elite politik dan partai.

“Siapa yang rusak? Rakyatnya? Ya elitenya, calonnya, partainya. Sebab, memang itu tadi pelembagaan partai politik itu enggak jalan, rekrutmen itu enggak jalan dengan baik. Itu masalah, luar biasa, jadi jangan salahkan rakyat,” tutur Deddy.

Menurut Deddy, masyarakat hanya menganggap elite tidak pernah hadir dalam kehidupan mereka. Tapi para elite politik justru datang tiba-tiba untuk meminta suara mereka.

Baca juga : Di Depan Mahasiswa RI di Kairo, Prabowo Singgung Usulan Cak Imin Jadikan Gus Dur Pahlawan Nasional

“‘Lu kan mendapatkan gaji, dapat privilege, masa kita enggak dapat apa-apa’. Akhirnya kan orang jadi berpikir seperti itu,” imbuhnya.

TagsDeddy yevry SitorusJokowiPDIPPilpres 2024

Related articles More from author

  • Sederet Fakta Soal Geger Uang Redenominasi Bergambar Jokowi
    Nasional

    Sederet Fakta Soal Geger Uang Redenominasi Bergambar Jokowi

    15 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Khawatirkan Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal
    Nasional

    Jokowi Khawatirkan Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal

    8 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Disoal Video Marah-marahnya yang Viral, Jokowi: Tertekan Pandemi, Orang Memang Gampang Naik Pitam
    Nasional

    Disoal Video Marah-marahnya yang Viral, Jokowi: Tertekan Pandemi, Orang Memang Gampang Naik Pitam

    8 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Bos Formula E Kembali Puji-puji Anies dan Jokowi
    Nasional

    Bos Formula E Kembali Puji-puji Anies dan Jokowi

    11 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Soal Elektabilitas Anies Melejit Ungguli Ganjar dan Risma, Pengamat: Jangan Salah, Makin Dibully Makin Disukai
    Nasional

    Soal Elektabilitas Anies Melejit Ungguli Ganjar dan Risma, Pengamat: Jangan Salah, Makin Dibully Makin Disukai

    26 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Meski Penggugat Ditetapkan Tersangka, Sidang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tetap Digelar
    Nasional

    Setelah Ditahan Polri, Bambang Tri Akhirnya Cabut Gugatan Ijazah Palsu Jokowi

    29 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Lesperssi: Jokowi Belum Pilih Pangkostrad Baru Karena Alasan Politis
    Nasional

    Lesperssi: Jokowi Belum Pilih Pangkostrad Baru Karena Alasan Politis

  • Alissa Wahid Ingat Fadjroel Rachman
    Nasional

    Putri Gus Dur Ingatkan Jubir Istana Fadjroel Rachman: Sudahi Omong Ngelantur, Fokus Saja Bantu Pak Jokowi

  • TIKTAK.ID - Wakil Menhan Beberkan Skenario Besar Jokowi-Prabowo Soal Lumbung Pangan
    Nasional

    Wakil Menhan Beberkan Skenario Besar Jokowi-Prabowo Soal Lumbung Pangan

  • Kecewa Anies Langgar Janji Kampanye, Relawan Minta Segera Batalkan Izin Reklamasi Ancol
    Nasional

    Kecewa Anies Langgar Janji Kampanye, Relawan Minta Segera Batalkan Izin Reklamasi Ancol

  • Apple Siapkan AirPods Lite, Saingi TWS Murah
    Teknologi

    Apple Siapkan AirPods Lite, Saingi TWS Murah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.