TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mengenal Omnibus Law, Rancangan UU ‘Sapu Jagat’ Jokowi

Mengenal Omnibus Law, Rancangan UU ‘Sapu Jagat’ Jokowi

By Mahdi Yahya
20 Januari 2020
1605
0
Mengenal Omnibus Law, Rancangan UU ‘Sapu Jagat’ Jokowi

TIKTAK.ID – Publik Indonesia tengah ramai membahas soal omnibus law, sebuah istilah hukum yang dikatakan oleh Presiden Jokowi dalam pidato pelantikannya sebagai “kunci Indonesia maju”.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan omnibus law?

Omnibus sendiri berasal dari bahasa latin, yang dapat diterjemahkan menjadi “untuk segalanya” atau “untuk semuanya”.

Omnibus law merupakan sebuah konsep hukum yang dengan pembuatan satu undang-undang baru, dapat mengubah, atau bahkan mencabut beberapa undang-undang yang sudah ada, secara sekaligus. Konsep omnibus law populer di negara-negara penganut sistem Common Law seperti Amerika Serikat dan Kanada.

Baca juga: Jokowi Tegaskan Pembangunan Ibu Kota Baru Tidak Ada Jaminan Pemerintah

Konsep omnibus law, biasa digunakan untuk perampingan peraturan, agar tidak ada peraturan-peraturan yang saling tumpang tindih.

Pemerintah RI dikabarkan sedang menggarap dua rancangan undang-undang besar dengan konsep omnibus law, yaitu RUU Cipta Lapangan Kerja dan RUU Pemberdayaan UMKM. Dari kedua rancangan tersebut, diprediksi akan ada lebih dari 70 undang-undang lain yang terkena imbasnya.

Menurut Jokowi, RUU “sapu jagat” ini perlu untuk segera disahkan, karena peraturan-peraturan yang ada dianggapnya kaku, dan menjadi penghambat dalam pergerakan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Terkait Investor Asing di Ibu Kota Baru, Pengamat: Jokowi Jangan Pertaruhkan Informasi Intelijen dan Kepentingan Politik

“Ada 1.224 pasal yang ingin kita revisi, yang itu kita lakukan karena pasal-pasal ini menghambat kecepatan kita dalam bergerak, kecepatan kita dalam memutuskan, untuk merespons setiap perubahan-perubahan yang ada di dunia,” kata Jokowi lewat pidatonya di pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2020, seperti dilansir melalui kanal YouTube CNBC Indonesia

Jokowi juga berharap DPR tidak memperlama proses pengesahan RUU omnibus law ini.

“Saya sudah sampaikan kepada DPR, mohon agar ini bisa diselesaikan maksimal seratus hari,” tegasnya.

TagsBerita JokowiOmnibus LawRancangan UURUU Cipta Lapangan KerjaRUU Pemberdayaan UMKMUU Sapu Jagat

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?
    Nasional

    Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?

    18 Juni 2020
    By Rusli Qomar
  • Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja
    Nasional

    Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja

    24 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Resep Sate Buntel Solo, Makanan Khas Favorit Jokowi
    Kuliner

    Resep Sate Buntel Solo, Makanan Khas Favorit Jokowi

    12 Maret 2020
    By
  • Politisi PKS Tantang Jokowi
    Nasional

    PKS Tantang Jokowi, Soal Apa Kali ini?

    2 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Nasional

    100 Hari Jokowi-Ma’ruf Amin, Nilai Tukar Rupiah Kian Menguat

    3 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • TIKTAK.ID - Terkait Nasib 689 WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Ya Dibiarin Aja, Gak Usah Dipulangkan
    Nasional

    Terkait Nasib 689 WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Ya Dibiarin Aja, Gak Usah Dipulangkan

    13 Februari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Temui Menag, Cak Imin Bahas Standarisasi dan Keamanan Bangunan Ponpes
    Nasional

    Temui Menag, Cak Imin Bahas Standarisasi dan Keamanan Bangunan Ponpes

  • Analis Anggap Podcast Milik Spotify Sudah 'Gagal'
    Teknologi

    Analis Anggap Podcast Milik Spotify Sudah ‘Gagal’

  • Ma'ruf Amin Tegaskan Tak Masalah Meski Vaksin Corona dari China Tidak Halal
    Nasional

    Ma’ruf Amin Tegaskan Tak Masalah Meski Vaksin Corona dari China Tidak Halal

  • Krisis Berat Dihantam Pandemi Corona, Tottenham Pinjam 3 Triliun ke Bank Nasional Inggris
    Olahraga

    Krisis Berat Dihantam Pandemi Corona, Tottenham Pinjam 3 Triliun ke Bank Nasional Inggris

  • Pukul Wasit Liga 1, Todd Ferre Dilarang Main 1 Tahun
    Olahraga

    Pukul Wasit Liga 1, Todd Ferre Dilarang Main 1 Tahun

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.