TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Maduro Desak PBB dan Dunia Tolak Sanksi Ilegal AS Atas Venezuela dan Sekutunya

Maduro Desak PBB dan Dunia Tolak Sanksi Ilegal AS Atas Venezuela dan Sekutunya

By Bagas F Sinaga
25 September 2020
644
0
Maduro Desak PBB dan Dunia Tolak Sanksi Ilegal AS Atas Venezuela dan Sekutunya

TIKTAK.ID – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mendesak Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menentang sanksi Amerika Serikat yang dijatuhkan terhadap negaranya, serta sekutunya termasuk Iran, Kuba, Nikaragua, dan Suriah.

“Kami harus menuntut penghentian semua tindakan koersif sepihak, dari semua sanksi yang dituduhkan, dan bahwa mereka mengizinkan orang-orang kami untuk menggunakan hak mereka sendiri,” kata Maduro dalam pernyataan video di hadapan PBB, tulis Al Jazeera, Kamis (24/9/20).

Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump telah meningkatkan sanksi terhadap Venezuela dalam dua tahun terakhir sebagai bagian dari upaya untuk menggulingkan Maduro, yang dituduh melakukan korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan mencurangi pemilihannya kembali pada 2018.

Maduro telah menjadi saksi keruntuhan ekonomi enam tahun di negara OPEC yang pernah makmur, yang oleh oposisi dan sebagian besar ekonom dikaitkan dengan kebijakan ekonomi intervensionis Venezuela.

Sementara partai sosialis yang berkuasa di Venezuela menyalahkan sanksi AS atas kesengsaraan negara itu.

Sebelumnya, Maduro juga mengutuk “hegemoni” dan “gagasan imperialis” di hadapan Badan PBB tersebut, mendesak para pemimpin dunia untuk bersatu dalam menghadapi pandemi virus Corona.

“Venezuela mendukung dunia multipolar, sistem PBB yang diperbarui, sistem yang tahu bagaimana menegakkan hukum internasional dan melindungi rakyat dunia,” katanya, sembari mengutuk serangan Trump terhadap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Ini bukan waktunya untuk menghina, untuk mengancam WHO, sekarang saatnya bersatu untuk mendukungnya,” katanya.

Kuba dan Nikaragua adalah dua sekutu Maduro yang tersisa di Amerika Latin, setelah para pemimpin berhaluan kiri d kawasan itu kehilangan kekuasaan seperti Brasil dan Ekuador.

Trump telah membatalkan kesepakatan dengan Havana, musuh lama Perang Dingin Washington, yang dikejar oleh pendahulunya Barack Obama.

Pemerintahan Trump juga memberikan sanksi kepada individu dan perusahaan Nikaragua sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai korupsi dan penindasan di bawah Presiden Daniel Ortega.

Pada pidato video selanjutnya, pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido -yang mengangkat dirinya sendiri sebagai presiden sah Venezuela dan anehnya diakui oleh puluhan negara termasuk AS- mendesak masyarakat internasional untuk mengambil “tindakan tegas” untuk menggulingkan presiden yang sah Maduro, tanpa menjelaskan secara spesifik alasannya.

“Hari ini saya menyerukan kepada semua perwakilan negara anggota… untuk mempertimbangkan strategi dan skenario berbeda setelah jalur diplomatik habis,” kata Guaido.

TagsBerita Dunia Hari IniIranKubaNicolas MaduroPBBSanksi Ilegal ASVenezuela

Related articles More from author

  • Presiden Chechnya Sekutu Dekat Putin Dilaporkan Sudah Pulih dari Infeksi Corona
    Internasional

    Presiden Chechnya Sekutu Dekat Putin Dilaporkan Sudah Pulih dari Infeksi Corona

    29 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Bendera PBB
    Nasional

    Untuk Kelima Kalinya Indonesia Terpilih Kembali Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

    18 Oktober 2019
    By Rusli Qomar
  • Mati-matian Bela Israel, Penasihat Trump Cemooh Pemimpin Palestina Tak Kredibel
    Internasional

    Mati-matian Bela Israel, Penasihat Trump Cemooh Pemimpin Palestina Tak Kredibel

    19 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Akibat Nomor Telepon Pribadi Ikut Tersebar, Siaran Langsung Sidang Majelis Tinggi Inggris Dihentikan
    Internasional

    Akibat Nomor Telepon Pribadi Ikut Tersebar, Siaran Langsung Sidang Majelis Tinggi Inggris Dihentikan

    4 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai 'Musuh Terbesar'
    Internasional

    Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai ‘Musuh Terbesar’

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan
    Internasional

    AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan

    18 September 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Wakil Anies Buka Suara Soal Kalah Sengketa Informasi Banjir
    Nasional

    Wagub DKI Minta Plt yang Ditunjuk Jokowi Lanjutkan Program Anies

  • Man City Gagal Pepet Arsenal di Liga Inggris
    Olahraga

    Man City Gagal Pepet Arsenal di Liga Inggris

  • 6 Fakta Terkait Sandiaga Uno yang Resmi Jadi Menteri Jokowi
    Nasional

    6 Fakta Terkait Sandiaga Uno yang Resmi Jadi Menteri Jokowi

  • Ketimbang Jadi Presenter, Susi Pudjiastuti Akui Lebih Senang Pacul-pacul di Kebun
    Nasional

    Ketimbang Jadi Presenter, Susi Pudjiastuti Akui Lebih Senang Pacul-pacul di Kebun

  • Menhan Prabowo Kunjungi Istana
    Nasional

    Ketika Prabowo Tiba-tiba Jadi ‘Rebutan’ AS dan China, Ada Apa Sebenarnya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.