TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Kronologi Kasus Match Fixing Delapan Pebulutangkis Indonesia

Kronologi Kasus Match Fixing Delapan Pebulutangkis Indonesia

By Mahdi Yahya
14 Januari 2021
745
0
Kronologi Kasus Match Fixing Delapan Pebulutangkis Indonesia

TIKTAK.ID – Federasi Bulutangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) memberikan sanksi kepada delapan pebulutangkis Indonesia terkait kasus match fixing. Berikut kronologinya.

Delapan orang itu yakni Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Sekartaji Putri, Mia Mawarti, Fadilla Afni, Aditiya Dwiantoro, dan Agripinna Prima Rahmanto Putra.

Menurut BWF, para pemain itu saling mengenal dan berkompetisi di ajang internasional level bawah sebagian besar Asia hingga 2019. Diketahui mereka terbukti melakukan pelanggaran pada peraturan integritas BWF mengenai pengaturan pertandingan, manipulasi pertandingan, dan perjudian dalam bulutangkis.

Agrippina lantas menjelaskan alasan namanya ada dalam delapan daftar pemain meski tak terlibat di pertandingan yang terindikasi match fixing.

“Pertama saya bertemu HT (Hendra Tandjaya) di Vietnam Open 2017, bertemu langsung di GOR tempat pertandingan. Tapi sebelumnya saya tidak mengenal dia,” ujar jebolan pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu melalui chanel Youtubenya, Agrippina and Friends.

Agri menyebut HT meminta nomor handphonenya selepas pertandingan. Kemudian Agrippina mengklaim pada malam harinya, HT mengirimkan pesan singkat kepada Agri untuk mengalah di sebuah pertandingan. HT juga menjanjikan uang sebesar Rp13 juta.

“Tapi alhamdulillah masih bisa saya tolak, karena saya kan kerja di bulutangkis, masa saya melanggar aturan bulutangkis. Lalu mau mencari duit di mana?” ucap Agri.

“Tiba-tiba (kemudian hari) HT ditangkap BWF. Nah terus dia digeledah. Ada handphone-nya digeledah dilihat isinya apa saja. Berhubung saya pernah chat dengan HT, jadi saya dikaitkan juga dalam kasus ini (HT). Tapi saya sudah konfirmasi ke BWF saya telah menolak dan BWF juga sudah jelas,” Agrippina membela diri.

Ia menyatakan meski tak terlibat dalam tindakan ilegal di olahraga itu, namun ia mengakui punya kesalahan karena tidak melaporkan HT, hingga akhirnya dianggap bersalah oleh BWF.

“Bagi BWF, salahnya saya itu bukan karena saya bagian dari match fixing, tapi karena tidak melaporkan orang itu (HT) yang menawarkan match fixing,” terangnya.

Agri sendiri telah dijatuhkan sanksi berupa skorsing 6 tahun dan denda 7000 dolar AS atau sekitar Rp98 juta. Ia pun berencana mengajukan banding.

Sedangkan Mia, dia dituduh menyetujui dan menerima uang sebesar Rp10 juta dari hasil perjudian, tidak melaporkan terjadi perjudian kepada BWF, serta tidak hadir dalam wawancara atau undangan investigasi oleh BWF. Untuk itu, Mia di-skorsing 10 tahun tidak boleh terlibat dalam pertandingan dan denda 10.000 dolar AS.

Mia juga berencana mengajukan banding.

TagsAditiya DwiantoroAgripinna Prima Rahmanto PutraAndrow YunantoBadminton World FederationBWFFadilla AfniFederasi Bulutangkis DuniaHendra TandjayaIvandi DanangMatch FixingMia MawartiPebulutangkis IndonesiaSekartaji Putri

Related articles More from author

  • Media Vietnam Sindir Indonesia Belum Dapat Respons dari AFF
    Olahraga

    Media Vietnam Sindir Indonesia Belum Dapat Respons dari AFF

    19 Juli 2022
    By Mahdi Yahya
  • Empat Ajang Badminton Dibatalkan BWF pada Bulan September
    Olahraga

    Empat Ajang Badminton Dibatalkan BWF pada Bulan September

    3 Agustus 2020
    By Mahdi Yahya
  • PSSI Protes Hasil Imbang Vietnam Vs Thailand
    Olahraga

    PSSI Protes Hasil Imbang Vietnam Vs Thailand

    13 Juli 2022
    By Mahdi Yahya
  • Gaji Tinggi Lionel Messi Disebut Bikin Karyawan Barca Kena PHK
    Olahraga

    Gaji Tinggi Lionel Messi Disebut Bikin Karyawan Barca Kena PHK

    24 November 2020
    By Mahdi Yahya
  • Pol Espargaro Terpesona Keindahan Alam Mandalika
    Olahraga

    Pol Espargaro Terpesona Keindahan Alam Mandalika

    10 Februari 2022
    By Mahdi Yahya
  • PBSI Ungkap Alasan Marcus Gideon Tak Tampil di Final Thomas Cup
    Olahraga

    PBSI Ungkap Alasan Marcus Gideon Tak Tampil di Final Thomas Cup

    23 Oktober 2021
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Ketua PBNU Minta Presiden RI Bantu Redam Konflik AS-Iran
    Nasional

    Ketua PBNU Minta Presiden RI Bantu Redam Konflik AS-Iran

  • RUU Otsus Papua Akan Disahkan DPR-Pemerintah Besok
    Nasional

    RUU Otsus Papua Akan Disahkan DPR-Pemerintah Besok

  • Bersamaan Wafat Ashraf Sinclair di Tanah Air, Ashraf Ghani Jabat Kembali Presiden Afghanistan
    Internasional

    Bersamaan Wafat Ashraf Sinclair di Tanah Air, Ashraf Ghani Jabat Kembali Presiden Afghanistan

  • Pengamat Soal Isu Kudeta Demokrat: Playing Victim, Sok Dizalimi
    Nasional

    Pengamat Soal Isu Kudeta Demokrat: Playing Victim, Sok Dizalimi

  • Muncul Aksi #IndonesiaGelap, Luhut: Yang Gelap Kau, Bukan Indonesia
    Nasional

    Muncul Aksi #IndonesiaGelap, Luhut: Yang Gelap Kau, Bukan Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.