TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Klaim RI Negara Paling Toleran di Dunia, Apa Indikator Ma’ruf Amin?

Klaim RI Negara Paling Toleran di Dunia, Apa Indikator Ma’ruf Amin?

By Joni Sitohang
23 Oktober 2022
436
0
Klaim RI Negara Paling Toleran di Dunia, Apa Indikator Ma'ruf Amin?

TIKTAK.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang paling toleran di dunia. Dia menilai salah satu indikatornya yakni tidak ada masalah soal kebebasan beragama dan beribadah di Indonesia.

“Jadi sebenarnya tidak ada masalah. Karena memang seperti tadi dikatakan Menko Polhukam, tidak ada masalah dan tak ada sesuatu yang menghambat kita jalankan syariat Islam. Tidak ada benturan. Memang kita Indonesia dinilai sebagai negara paling toleran di dunia,” ungkap Ma’ruf dalam pidatonya di acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kantor Kemenko Polhukam, pada Jumat (21/10/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

Menurut Ma’ruf, praktek toleransi dalam kehidupan beragama di Indonesia hendak dijadikan model oleh Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM), saat utusannya berkunjung ke Indonesia. MHM sendiri adalah perkumpulan ulama dan cendekiawan Muslim dunia yang berpusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. MHM tersebut dipimpin oleh Grand Syekh Al-Azhar, Ahmed Al-Tayyeb.

Baca juga : Kursi Menteri NasDem Jadi Rebutan Usai Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat

Ma’ruf mengatakan utusan MHM itu sampai berkeinginan menerjemahkan pelbagai buku mengenai praktek keislaman dan toleransi yang dicetak bahasa Indonesia ke bahasa Arab.

“Toleransi yang di Indonesia pantas menjadi model pengembangan dakwah Islam global. Mereka ingin belajar bagaimana Indonesia bisa membangun toleransi,” ucap Ma’ruf.

Meski begitu, Ma’ruf mengakui kalau masih ada tindakan intoleran di Indonesia. Akan tetapi, Ma’ruf menilai model pembangunan Islam wasathiyah di Indonesia yang toleran secara umum justru menjadi model bagi forum ulama dunia.

Baca juga : Ketum PSI Kunjungi Gibran, Tegaskan Siap Kawal Jika Maju Pilgub Jateng atau DKI

“Keadaan negara kita tidak ada masalah. Masalah ibadah tidak ada masalah. Bahkan masalah muamalah juga tidak ada masalah. Ibadah difasilitasi, muamalah juga,” terang Ma’ruf.

Lebih lanjut, Ma’ruf mengklaim orang Eropa menganggap santri sebagai pemimpin dunia masa depan atau The Future Leader in the World yang toleran. Dia menjelaskan, anggapan itu usai ada produser film dari Italia yang membuat film tentang pesantren dan bahkan filmnya diputar di Vatikan.

“Ada produser film dari Italia yang datang ke sini untuk tahu tentang Islam Nusantara. Dia datang ke Banten, melihat orang baduy yang tidak beragama Islam di tengah-tengah umat Islam, dia bisa tidur dengan nyenyak,” tutur Ma’ruf.

TagsMaruf AmintoleransiWakil PresidenWakil Presiden Ma'ruf Amin

Related articles More from author

  • Sambut Baik Omnibus Law, Putri Ma'ruf Amin: Untuk Kesejahteraan Masyarakat
    Nasional

    Sambut Baik Omnibus Law, Putri Ma’ruf Amin: Untuk Kesejahteraan Masyarakat

    27 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Ma’ruf Amin Minta Politik Identitas Tak Terulang di Pemilu 2024
    Nasional

    Ma’ruf Amin Minta Politik Identitas Tak Terulang di Pemilu 2024

    14 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Penghina Ma'ruf Amin Resmi Jadi Tersangka
    Nasional

    Polisi Tetapkan Penghina Ma’ruf Amin sebagai Tersangka

    5 Desember 2019
    By Adam Humain
  • Di 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin, Bank Dunia: 45% Penduduk Indonesia Keluar dari Garis Kemiskinan
    Nasional

    Di 100 hari Jokowi-Ma’ruf Amin, Bank Dunia: 45% Penduduk Indonesia Keluar dari Garis Kemiskinan

    31 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Beda dengan Jokowi, Ma’ruf Amin Sebut Debat Capres Sekarang ‘Lebih Hidup dan Lebih Menarik Dibanding Dulu’
    Nasional

    Beda dengan Jokowi, Ma’ruf Amin Sebut Debat Capres Sekarang ‘Lebih Hidup dan Lebih Menarik Dibanding Dulu’

    13 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Lupa Menyapa Wapres di Acara Resmi Istana, Cara Jokowi 'Nabok Halus' Ma'ruf Amin?
    Nasional

    Lupa Menyapa Wapres di Acara Resmi Istana, Cara Jokowi ‘Nabok Halus’ Ma’ruf Amin?

    10 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Park Solomon Latihan Tinju Sebelum Syuting ‘Revenge of Others'
    Selebriti

    Park Solomon Latihan Tinju Sebelum Syuting ‘Revenge of Others’

  • Joshua Suherman Bintangi Film ‘Cerita Sofi'
    Selebriti

    Joshua Suherman Bintangi Film ‘Cerita Sofi’

  • Praktikkan Jihad Ekonomi dan Rintis Jejaring Bisnis Libatkan Jemaah, Muhammadiyah Luncurkan Logmart
    Nasional

    Praktikkan Jihad Ekonomi dan Rintis Jejaring Bisnis Libatkan Jemaah, Muhammadiyah Luncurkan Logmart

  • Jenderal Idham Azis Kirim Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi
    Nasional

    Jenderal Idham Azis Kirim Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi

  • 22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta
    Nasional

    22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta

Artikel Terbaru

  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026
  • Cara Membuat Stiker WhatsApp dari Foto di HP dengan Mudah 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,045)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,313)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.