TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kapuspen Tegaskan Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

Kapuspen Tegaskan Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

By Johan Arif
20 April 2021
403
0
Kapuspen Tegaskan Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

TIKTAK.ID – Kapuspen TNI, Mayjen Achmad Riad menjelaskan bahwa Vaksin Nusantara bukan program TNI.

Sementara itu, tengah berlangsung penyuntikan vaksin buatan eks Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto itu digelar pada Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto yang bertempat di bawah komando pusat kesehatan Angkatan Darat (AD).

“Program Vaksin Nusantara bukanlah program dari TNI,” sebut Achmad Riad pada konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/4/21).

Meski begitu, Achmad menyatakan TNI selalu mendukung setiap inovasi vaksin untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Bagi Achmad, TNI memberikan dukungan terhadap pengembangan vaksin Covid-19 dari dalam negeri yang mempunyai tiga kriteria serta persyaratan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“TNI bakal selalu mendukungnya dengan catatan sudah memenuhi kriteria dan persyarataan yang ditetapkan BPOM sehingga harus terdapat 3 kriteria penting yang perlu dipenuhi yaitu keamanan, efikasi, dan kelayakannya,” terangnya.

Walaupun saat ini Vaksin Nusantara tengah menjadi kontroversi disebabkan BPOM belum memberikan restu terkait uji klinik (PPUK), tetapi beberapa anggota DPR telah bersedia menjadi relawan pada pengembangan Vaksin Nusantara.

Sampel darah telah diambil sehubungan uji klinik fase II di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (14/4/21).

Menanggapi pengembangan Vaksin Nusantara, Kepala BPOM Penny K Lukito menyatakan, proses pembuatan Vaksin Nusantara meloncati proses yang sudah disepakati.

Penny menjelaskan semestinya Vaksin Nusantara perlu menjalani tahapan praklinik lebih dahulu sebelum memasuki tahap uji klinik tahap I. Tetapi, tim yang memproses vaksin itu menolak.

“Nah Vaksin Nusantara itu loncat, pada saat itu sesungguhnya di awal-awal pada waktu pembahasan awal itu tidak, perlu praklinik dulu ya, tetapi mereka menolak,” jelas Penny sebagaimana dilansir Kompas.com, Rabu (14/4/21).

Penny lantas merestui dengan syarat pemberian laporan terhadap tiga subjek dalam proses pengembangan vaksin. Namun menurutnya, tim peneliti Vaksin Nusantara melangsungkan penelitian atas 28 subjek atau melampaui jumlah subjek yang sudah disepakati sebelumnya, dan data uji klinik tahap I yang didapatkan juga tak memperlihatkan hasil yang memuaskan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKapuspen TNIMayjen Achmad RiadTerawan Agus PutrantoVaksin Covid-19Vaksin Nusantara

Related articles More from author

  • Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS
    Internasional

    Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS

    4 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Demi Vaksin, Jokowi Terjunkan Anggota BIN Datangi Rumah-rumah Warga
    Nasional

    Demi Vaksin, Jokowi Terjunkan Anggota BIN Datangi Rumah-rumah Warga

    15 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Benarkah WHO Kurang Yakin dengan Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya
    Internasional

    Benarkah WHO Kurang Yakin dengan Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya

    7 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Facebook Bantah Jadi Media Sosial Penyebar Hoax Vaksin Covid-19
    Teknologi

    Facebook Bantah Jadi Media Sosial Penyebar Hoax Vaksin Covid-19

    19 Juli 2021
    By Alfan Mahardika
  • Swedia dan Denmark akan Terbitkan Sertifikasi Vaksin Digital
    Internasional

    Swedia dan Denmark akan Terbitkan Sertifikasi Vaksin Digital

    8 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Hanya Berselang Sehari Ditolak Anak Buah Megawati, Menkumham Yasonna Laoly Langsung Hapus Sanksi Pidana Penolak Vaksinasi
    Nasional

    Hanya Berselang Sehari Ditolak Anak Buah Megawati, Menkumham Yasonna Laoly Langsung Hapus Sanksi Pidana Penolak Vaksinasi

    17 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Terlalu! Jurnalis Indonesia Dipaksa Telanjang Saat Ditahan Imigrasi Hong Kong
    Nasional

    Terlalu! Jurnalis Indonesia Dipaksa Telanjang Saat Ditahan Imigrasi Hong Kong

  • Napi Jalankan Bisnis Penipuan Dari Balik Penjara
    InternasionalViral

    Napi Nigeria Jalankan Bisnis Penipuan Daring di Penjara, Untung USD 1 Juta

  • Alasan Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Konpers di Hambalang: Ibas Belum 'Diraba' KPK
    Nasional

    Alasan Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Konpers di Hambalang: Ibas Belum ‘Diraba’ KPK

  • Konsumsi Makanan Ini Sebelum Olahraga
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan Ini Sebelum Olahraga

  • HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
    Internasional

    HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.