TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›TNI Buka Suara Terkait Pertanyaan Kontroversial di Tes Pegawai KPK

TNI Buka Suara Terkait Pertanyaan Kontroversial di Tes Pegawai KPK

By Johan Arif
9 Mei 2021
583
0
TNI Buka Suara Terkait Pertanyaan Kontroversial di Tes Pegawai KPK

TIKTAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan kritik tajam usai 75 pegawainya dinyatakan tidak lulus dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Pasalnya, sejumlah pertanyaan pada tes itu dinilai janggal.

Untuk diketahui, tes tersebut menjadi salah satu syarat alih status bagi seluruh pegawai KPK untuk menjadi ASN. KPK bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Terkait keterlibatan TNI dalam pembuatan pertanyaan TWK, Kapuspen TNI, Mayjen TNI Pranata Santosa mengungkapkan bahwa secara umum soal dalam tes adalah hasil dari penyusunan tim assesment yang terdiri dari berbagai lembaga. Ia menyebut TNI masuk di dalamnya sebagai salah satu mitra penyusunan soal tersebut.

“Secara teknis, bahan pertanyaan yang disampaikan dalam tes ASN KPK yakni bagian dari soal tes yang disusun oleh Tim Asesmen yang dipimpin oleh BKN RI yang dipilih KPK sebagai mitra,” ujar Pranata, seperti dilansir Kumparan.com, Jumat (7/5/21).

Ia menjelaskan, sebelum disusun oleh tim assesment, seluruh mitra yang terlibat dalam pembuatan soal telah terlebih dahulu menyamakan persepsi dengan pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Seperti yang sudah disampaikan Wakil Ketua KPK Nurul Gufron kepada media, seluruh instansi pelaksana asesmen telah melalui proses penyamaan persepsi dengan BKN RI melalui rangkaian Rapat Internal Bersama Unit terkait guna mempersiapkan Asesmen,” tutur Pranata.

Ia pun mengklaim pihak TNI tidak mengetahui jika pada pelaksanaannya terdapat soal atau pertanyaan yang isinya terbilang menyimpang dari isu wawasan kebangsaan yang diusung dalam tes tersebut. Lantas ia mempersilakan agar hal itu ditanyakan lebih lanjut kepada pihak BKN selaku pemimpin dalam tes alih status bagi seluruh pegawai KPK ini.

“Mungkin lebih tepat jika ditanyakan langsung kepada BKN RI,” sergahnya.

Sebelumnya, Tes Wawsan Kebangsaan dilakukan terhadap sebanyak 1.351 pegawai KPK. Hasilnya, 75 pegawai dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi ASN, termasuk Novel Baswedan dan Yudi Purnomo.

Kemudian sejumlah pihak mengecam materi Tes Wawasan Kebangsaan tersebut, karena sejumlah pertanyaan di dalam tes tersebut dinilai janggal. Di antara pertanyaan yang janggal yakni, “sudah umur segini, kok, belum menikah?” hingga “salat subuhnya pakai qunut?”

Tidak hanya itu, pegawai KPK yang ikut tes mengaku mendapat beberapa pertanyaan yang menyasar kehidupan pribadi hingga agama yang dianut, bahkan perihal jilbab turut dipertanyakan. Mereka juga diminta bersikap atas sejumlah isu, termasuk isu LGBT.

TagsASNKapuspen TNIKomisi Pemberantasan KorupsiKPKMayjen TNI Pranata Santosates wawasan kebangsaanTWK

Related articles More from author

  • Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi
    Nasional

    Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi

    25 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Sambangi KPK Lewat Pintu Belakang, Ada Apa?
    Nasional

    Erick Thohir Sambangi KPK Lewat Pintu Belakang, Ada Apa?

    8 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Anggap Survei sebagai 'Hal Menakutkan'
    Nasional

    Prabowo Tutup Mulut Soal Kasus Menteri Edhy, Lupa Janjinya Berantas Korupsi?

    1 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Yusril Sebut Putusan MK Bikin Aturan Jabatan Polisi Aktif Sah Secara Hukum
    Nasional

    Yusril Sebut Putusan MK Bikin Aturan Jabatan Polisi Aktif Sah Secara Hukum

    28 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Prabowo ke Koruptor: Kalau Uang Hasil Korupsi Dikembalikan, Mungkin Bisa Dimaafkan
    Nasional

    Prabowo ke Koruptor: Kalau Uang Hasil Korupsi Dikembalikan, Mungkin Bisa Dimaafkan

    21 Desember 2024
    By Joni Sitohang
  • Ada 'Orang Sangat Kuat' Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?
    Nasional

    Ada ‘Orang Sangat Kuat’ Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?

    19 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tanggapi Pernyataan Megawati Soal Milenial, AMAN: Tak Cerminkan Sosok Negarawan
    Nasional

    Megawati Cerita Ajari Puan Salaman Hingga Minta Jokowi Blusukan

  • Tips Aman Gunakan Toilet Umum Saat Pandemi Corona
    Tips & Tutorial

    Tips Aman Gunakan Toilet Umum Saat Pandemi Corona

  • AirPods 3 Dijual di Indonesia, Tahan Keringat dan Air, Cocok Temani Olahraga
    Teknologi

    AirPods 3 Dijual di Indonesia, Tahan Keringat dan Air, Cocok Temani Olahraga

  • Micin Sebabkan Bodoh, Mitos Atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Micin Sebabkan Bodoh, Mitos Atau Fakta?

  • Gerindra Klaim Jokowi Izinkan Menterinya Naikkan Elektabilitas, Apa Betul?
    Nasional

    Gerindra Klaim Jokowi Izinkan Menterinya Naikkan Elektabilitas, Apa Betul?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.