TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Inilah Seabrek Agenda Kunjungan Kenegaraan Jokowi di Australia Kali ini

Inilah Seabrek Agenda Kunjungan Kenegaraan Jokowi di Australia Kali ini

By Johan Arif
10 Februari 2020
644
0

TIKTAK.ID – Pada hari ketiga kunjungan kenegaraan ke Australia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menuju Gedung Parlemen di Canberra, Australia. Jokowi dijadwalkan menghadiri pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison di Gedung Parlemen, Senin (10/2/20) pagi.

Setelahnya, Jokowi berencana menghadiri pertemuan bilateral Republik Indonesia dengan Australia dalam Annual Leader’s Meeting (ALM). Dalam acara tersebut, Jokowi akan menyaksikan penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, terdapat dua Nota Kesepahaman yang akan ditandatangani.

“Nota kesepahaman itu adalah Plan of Action Comprehensive Strategic Partnership tahun 2020-2024, dan kerja sama di bidang perhubungan yang akan dilakukan Pak Menhub,” ujar Retno seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana, Senin (10/2/20).

Nota Kesepahaman yang akan ditandatangani oleh Menteri Perhubungan kedua negara yakni MoU Concerning Transportation Security Cooperation.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menjelaskan, ada dua hal pokok yang akan dibahas dalam Nota Kesepahaman tersebut, yaitu berkaitan dengan kemudahan menggunakan konektivitas udara, dan berkaitan dengan vokasi dan keselamatan.

“Australia banyak support safety di Indonesia dan memberikan tenaga-tenaga pelatihan. Karena itu kita minta ditingkatkan untuk memberi dukungan kepada vokasi di Indonesia,” terang Budi Karya, dilansir Kompas.com.

Selepas agenda tersebut, Jokowi dan PM Morrison akan menggelar pernyataan pers bersama. Mereka akan mengumumkan ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreeement (IA-CEPA).

Kemudian Jokowi juga akan menerima beberapa kunjungan kehormatan, yaitu dari Ketua Oposisi Australia dan dari Ketua House of Representatives Australia serta Ketua Senat Australia. Ia akan menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen Australia.

Setelah menghadiri jamuan santap siang bersama PM Australia, Jokowi akan kembali ke Hotel Hyatt untuk mengikuti pertemuan Indonesia-Australia Business Roundtable.

Terkait forum itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan ada sekitar 20 pengusaha pertambangan, jasa, sektor kesehatan, hingga perguruan tinggi.

“Memang ada perguruan tinggi yang ingin beroperasi di Indonesia, dan Pemerintah mau melihat deregulasinya di situ, terutama beroperasi di daerah ekonomi khusus,” ucap Airlangga.

Sore harinya, Jokowi dan rombongan akan menuju Bandara Militer Defence Establishment Fairbairn, Canberra, untuk kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

TagsAustraliaBerita JokowiKunjunganPresiden Jokowi

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Akun @OpiniDin Unggah 'Cabut Mandat Rezim Jokowi', Din Syamsuddin: Akun Saya di-Hack
    Nasional

    Akun @OpiniDin Unggah ‘Cabut Mandat Rezim Jokowi’, Din Syamsuddin: Akun Saya di-Hack

    19 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • TNI Bersiap untuk Misi Perdamaian Gaza, Singapura dan Australia Minta Gabung
    Nasional

    TNI Bersiap untuk Misi Perdamaian Gaza, Singapura dan Australia Minta Gabung

    19 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Otoritas Australia Selidiki Pejabat Senior Pengguna Senjata ‘Terlarang’
    Internasional

    Otoritas Australia Selidiki Pejabat Senior Pengguna Senjata ‘Terlarang’

    11 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia
    Internasional

    China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia

    28 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Korea Utara Sebut Kerja Sama Militer AS-Inggris- Australia 'Berbahaya'
    Internasional

    Korea Utara Sebut Kerja Sama Militer AS-Inggris- Australia ‘Berbahaya’

    23 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Respons Upaya Penyelidikan Internasional Terkait Sumber Covid-19, China: Serahkan ke Ilmuwan, Bukan Politisi yang Berbohong Demi Tujuan Politik Domestik
    Internasional

    Respons Upaya Penyelidikan Internasional Terkait Sumber Covid-19, China: Serahkan ke Ilmuwan, Bukan Politisi yang Berbohong Demi Tujuan Politik Domestik

    7 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tim 8 Ungkap Hasil Pertemuan Anies dan Petinggi Parpol Koalisi
    Nasional

    Tim 8 Ungkap Hasil Pertemuan Anies dan Petinggi Parpol Koalisi

  • PKS Bikin Istilah 'Zionis Nusantara', PKB Hingga Nasdem Protes: Pelesetan Ngaco!
    Nasional

    PKS Bikin Istilah ‘Zionis Nusantara’, PKB Hingga Nasdem Protes: Pelesetan Ngaco!

  • Giring CS Dinilai Main Mata dengan Prabowo, Sekjen Ganjarian Spartan Pilih Hengkang dari PSI
    Nasional

    Giring CS Dinilai Main Mata dengan Prabowo, Sekjen Ganjarian Spartan Pilih Hengkang dari PSI

  • Start Januari 2025, Mensesneg Minta Dimaklumi Jika Program Makan Bergizi Gratis Tak Sempurna
    Nasional

    Start Januari 2025, Mensesneg Minta Dimaklumi Jika Program Makan Bergizi Gratis Tak Sempurna

  • Hindari Masalah Baru dengan PSG, Pelatih Argentina Jaga Serius Kondisi Messi
    Olahraga

    Hindari Masalah Baru dengan PSG, Pelatih Argentina Jaga Serius Kondisi Messi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.