TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa

Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa

By Alfan Mahardika
1 Mei 2021
426
0
Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa

TIKTAK.ID – Google diketahui memperluas cakupan sistem pendeteksi dan peringatan gempa berbasis Android-nya. Hal itu dilakukan untuk mengisi celah kekosongan di tempat yang tidak memiliki sistem peringatan dini dan jumlah seismometer yang terbatas.

Seperti dilansir detik.com, sistem yang mulanya diluncurkan di California, Amerika Serikat itu pun kini juga tersedia di Yunani dan Selandia Baru.

Bagi Google pun ini merupakan hal baru, yakni pertama kalinya mereka menangani deteksi gempa sampai peringatan ke individu.

Sistem pendeteksi tersebut mengandalkan perangkat Android untuk mendeteksi gempa. Setelah itu, Google menganalisa data dari ponsel dan mengirimkan peringatan dini ke pengguna yang berada di daerah terdampak. Lantas peringatan dini ini akan otomatis terkirim ke pengguna, kecuali mereka yang memilih untuk tidak mengikuti program ini.

Perlu diketahui, ketika Google pertama menggelar sistem pendeteksi gempa, mereka bekerja sama dengan United States Geological Survey serta Office of Emmergency Service milik Pemerintah California.

Fitur tersebut diperluas cakupannya ke Oregon dan rencananya bakal merambah ke Washington pada Mei mendatang.

Awalnya, Google hanya mengumpulkan data gempa dari ponsel, kemudian data itu diberikan jika ada pengguna yang mencari informasi gempa lewat mesin pencari di ponselnya.

Sistem pendeteksi ini menggunakan sensor akselerometer di ponsel, sehingga dapat mendeteksi gerakan. Selain itu, akselerometer juga bisa mendeteksi gelombang gempa utama dan kedua. Hal tersebut yang membuat ponsel berfungsi seperti seismometer mini, bergabung dengan jutaan ponsel lain di Android untuk membentuk jaringan pendeteksi gempa.

“Akan sangat hebat bila ada sistem berbasis seismometer yang ada di mana-mana dan dapat mendeteksi gempa bumi. Tetapi karena biaya dan perawatan, hal itu tak praktis, bahkan hampir tak mungkin bisa mencakup secara global,” terang Marc Stogaitis, bos software engineer di Google.

Meski begitu, sistem pendeteksi gempa ala Google ini juga memiliki kelemahan. Orang-orang yang lokasinya berada di dekat sumber gempa malah tak akan mendapat peringatan dari awal, karena merekalah yang pertama mendeteksi gempa. Tetapi setidaknya ponsel mereka bisa membantu orang lain yang jaraknya lebih jauh dengan memberikan peringatan.

TagsgooglePeringatan GempaSistem Pendeteksi Gempa

Related articles More from author

  • Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT
    Teknologi

    Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT

    26 Maret 2023
    By Alfan Mahardika
  • Google Search Bakal Masukkan Teknologi AI
    Teknologi

    Google Search Bakal Masukkan Teknologi AI

    20 April 2023
    By Alfan Mahardika
  • Google DeepMind, Fokus Kembangkan AI
    Teknologi

    Google DeepMind, Fokus Kembangkan AI

    25 Oktober 2024
    By Adam Humain
  • Mahasiswi UI Kembangkan Geevv, Mesin Pencari Serupa Google
    Teknologi

    Mahasiswi UI Kembangkan Geevv, Mesin Pencari Serupa Google

    30 Januari 2021
    By Alfan Mahardika
  • Korea Selatan Larang Apple dan Google Monopoli Pembayaran
    Teknologi

    Korea Selatan Larang Apple dan Google Monopoli Pembayaran

    7 September 2021
    By Alfan Mahardika
  • Google Pangkas Biaya Tunjangan Makanan dan Olahraga untuk Karyawan
    Teknologi

    Google Pangkas Biaya Tunjangan Makanan dan Olahraga untuk Karyawan

    9 Juni 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • HP vivo Y19s spesifikasi lengkap baterai 5500 mAh
    Teknologi

    HP vivo Y19s Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya

  • Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia
    Olahraga

    Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia

  • Buntut Dukung Ganjar Nyapres, FX Rudy Ikut Kena Sanksi PDIP
    Nasional

    Buntut Dukung Ganjar Nyapres, FX Rudy Ikut Kena Sanksi PDIP

  • Kantong Tipis? Ini 7 Laptop Terbaik yang Harganya di Bawah Rp4 Juta
    Teknologi

    Kantong Tipis? Ini 7 Laptop Terbaik yang Harganya di Bawah Rp4 Juta

  • 'Hujan Batu' Warnai Demo Tolak Omnibus Law di Kota Malang
    Nasional

    ‘Hujan Batu’ Warnai Demo Tolak Omnibus Law di Kota Malang

Artikel Terbaru

  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,045)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,314)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.