TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT

Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT

By Alfan Mahardika
26 Maret 2023
861
0
Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT

TIKTAK.ID – Google diketahui telah meluncurkan Bard, yaitu chatbot bertenaga kecerdasan buatan (AI) pesaing ChatGPT dan Bing AI. Chatbot tersebut sudah dapat diakses secara terbatas, tapi sayangnya masih belum tersedia di Indonesia.

Google sendiri membuka akses Bard di Amerika Serikat dan Inggris, di mana pengguna bisa bergabung dalam daftar tunggu melalui bard.google.com. Raksasa mesin pencari tersebut mengeklaim bakal segera memperluas akses Bard ke lebih banyak negara dan mendukung lebih banyak bahasa.

Sama seperti ChatGPT milik OpenAI dan Bing AI milik Microsoft, Bard merupakan chatbot yang mengandalkan Large Language Model (LLM). Adapun model yang mengotaki Bard yakni LaMDA (Language Model for Dialogue Applications) versi lebih ringan dan dioptimalkan.

Cara memakai Bard juga mirip seperti ChatGPT dan Bing AI. Pengguna dapat berinteraksi dengan cara menuliskan pertanyaan atau perintah kepada Bard di kolom yang tersedia, lalu menyempurnakan jawaban yang diterima dengan pertanyaan selanjutnya.

“Kalian bisa memakai Bard untuk mendongkrak produktivitas, mempercepat ide kalian, dan mendorong rasa ingin tahu,” ungkap VP of Product Google, Sissie Hsiao dan VP of Research Google, Eli Collins dalam postingan blognya, seperti dikutip detik.com dari TechCrunch, Kamis (23/3/23).

“Kalian pun dapat bertanya kepada Bard untuk memberikan tips guna mencapai tujuan kalian agar bisa membaca lebih banyak buku tahun ini, menjelaskan fisika kuantum dalam istilah sederhana, atau memicu kreativitas kalian dengan menguraikan postingan blog,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil tangkapan layar yang diunggah Google, antarmuka Bard tampak mirip seperti Bing AI, namun dengan sejumlah perbedaan. Pada bagian bawah setiap jawaban Bard, Google memberikan empat tombol yaitu jempol ke atas, jempol ke bawah, refresh, dan “Google it”. Terdapat pula opsi di bagian kanan atas jawaban untuk “View other drafts” yang memungkinkan pengguna melihat draf jawaban lain yang sudah disusun Bard.

Namun berbeda dengan Bing AI, Bard tak menyediakan catatan kaki di bagian bawah jawabannya. Kemudian di bawah kolom teks Bard juga ada keterangan bahwa: “Bard mungkin akan menampilkan informasi yang tidak akurat atau menyinggung yang tidak mewakili pandangan Google”.

Lebih lanjut, Google mengakui kalau Bard dan model seperti LaMDA tidak sempurna dan masih bisa melakukan kesalahan. Mereka mengaku bakal tetap menggunakan feedback dari manusia untuk meningkatkan sistemnya dan menambah pengaman, seperti membatasi jumlah dialog, untuk menjaga percakapan tetap sesuai topik.

TagsaobardchatbotChatGPTgoogle

Related articles More from author

  • Lebih Mudahkan Pengguna, Google Uji Coba Fitur Pembanding Aplikasi di Play Store
    Teknologi

    Lebih Mudahkan Pengguna, Google Uji Coba Fitur Pembanding Aplikasi di Play Store

    3 November 2020
    By Alfan Mahardika
  • GoTo Rilis Model AI Lokal ‘Sahabat-AI’ yang Paham Bahasa Daerah
    Teknologi

    GoTo Rilis Model AI Lokal ‘Sahabat-AI’ yang Paham Bahasa Daerah

    17 November 2024
    By Adam Humain
  • TIKTAK.ID - Ngeri! Sepasang Bot AI Mampu Ciptakan Bahasa Komunikasi Mereka Sendiri
    Teknologi

    Ngeri! Sepasang Bot AI Mampu Ciptakan Bahasa Komunikasi Mereka Sendiri

    30 Januari 2020
    By Alfan Mahardika
  • Kominfo Bakal Tutup FB, Google dan TikTok Bila Sebar Hoaks Pemilu
    Nasional

    Kominfo Bakal Tutup FB, Google dan TikTok Bila Sebar Hoaks Pemilu

    21 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa
    Teknologi

    Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa

    1 Mei 2021
    By Alfan Mahardika
  • AI Sepintar Anak 8 Tahun, Ini Kata Google
    Teknologi

    AI Sepintar Anak 8 Tahun, Ini Kata Google

    17 Juni 2022
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Politikus PDIP Soal Kader yang Bertahan di Kabinet Jokowi: Profesional dan Bisa Pisahkan Sikap Politik
    Nasional

    Politikus PDIP Soal Kader yang Bertahan di Kabinet Jokowi: Profesional dan Bisa Pisahkan Sikap Politik

  • Mengenal Mindfulness, Kurangi Stres dan Tingkatkan Kebahagiaan
    Tips & Tutorial

    Mengenal Mindfulness, Kurangi Stres dan Tingkatkan Kebahagiaan

  • Bela Anies Izinkan Karaoke, MUI DKI: Asal Tak Hura-hura dan Miras
    Nasional

    Bela Anies Izinkan Karaoke, MUI DKI: Asal Tak Hura-hura dan Miras

  • PKS Sebut Pemerintah Tak Siap Pindah ke Ibu Kota Baru, Kok Bisa? TIKTAK.ID - Anggota panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ecky Awal Mucharam menyatakan bahwa Pemerintah masih belum siap dengan skema pemindahan IKN. Sebab, Ecky menyebut Pemerintah tidak memberikan gambaran meyakinkan kalau IKN memang layak untuk dipindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. "Saat membahas rencananya seperti apa, master plan-nya seperti apa, itu tidak terjawab. Bahkan terkesan masih belum siap," ungkap Ecky di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/1/22), seperti dilansir Republika.co.id. Kemudian Ecky mengatakan RUU IKN berpotensi melanggar Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dia menjelaskan, hal itu karena pemerintah daerah khusus IKN bakal setingkat kementerian dan selanjutnya disebut sebagai Otorita IKN. "Naskah awal RUU ini berpotensi bertentangan dengan UUD 1945, konstitusi kita, karena memang sejak awal RUU ini ingin pemerintahan ibu kota otorita," tegas Ecky. Ecky mengklaim Indonesia tidak mengenal konsep otorita dan hal itu juga tak tercantum dalam UUD 1945. Terutama, kata Ecky, dalam Pasal 18 yang menyebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan provinsi dibagi atas beberapa kabupaten/kota. "Semua berkutat pada otorita saja, dan Pemerintah tetap tidak mau mundur terkait otorita. Padahal hal itu tidak ada dalam nomenklatur Pasal 18 UUD 1945," jelas Ecky. Selain itu, Ecky mengaku tidak yakin jika pemindahan dan pembangunan IKN tidak akan membebani keuangan negara. Dia menerangkan, dalam RUU IKN tak dijelaskan berapa persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang akan dialolasikan untuk IKN. "Berbahaya dari sisi peruntukan anggaran, yang harusnya untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), malah dialihkan untuk anggaran pembangunan ibu kota," ucap Ecky. Di sisi lain, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa mengapresiasi pengesahan RUU IKN menjadi Undang-Undang. Meski begitu, dia menganggap pengesahan itu tidak serta-merta membuat pemindahan IKN bisa langsung dilakukan. Suharso memaparkan, pemindahan dan pembangunan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bakal dilakukan secara bertahap. Dia juga menjamin proses pelaksanaannya akan memperhatikan kesinambungan fiskal dan skema pendanaan.
    Nasional

    Giring Unggah Lirik Oktober Bakal Ada yang Tumbang, Sindir Anies?

  • Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi
    Nasional

    Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi

Artikel Terbaru

  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,045)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,314)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.