TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ganjar Tegaskan Hasto Tetap Sekjen PDIP Meski jadi Tahanan KPK

Ganjar Tegaskan Hasto Tetap Sekjen PDIP Meski jadi Tahanan KPK

By Johan Arif
1 Mei 2025
279
0
Ganjar Tegaskan Hasto Tetap Sekjen PDIP Meski jadi Tahanan KPK

TIKTAK.ID – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, menyatakan bahwa Hasto Kristiyanto hingga saat ini masih aktif sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, walaupun sedang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ganjar menyampaikan hal itu untuk merespons pertanyaan terkait Hasto yang masih menandatangani surat PDI Perjuangan kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah. Adapun surat tersebut dikeluarkan pada Rabu (16/4/25).

“Iya, masih,” ujar Ganjar singkat, pada Sabtu (26/4/25), seperti dikutip CNNIndonesia.com dari Antara.

Baca juga : Bobby Nasution Enggan Tanggapi Usulan Copot Iparnya dari Kursi Wapres

Kemudian Ganjar menerangkan, surat tersebut adalah pencabutan peraturan DPD, yang masih akan dilihat tindak lanjutnya.

Untuk diketahui, dalam surat itu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mencabut Peraturan DPD PDIP Provinsi Jawa Tengah soal Pemenangan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2024 PDI Perjuangan lewat Strategi dan Kebijakan Pemenangan Elektoral Terpimpin Berbasis Gotong Royong Bertumpu pada Mesin Partai, dan dinyatakan tak berlaku.

Keputusan itu pun diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh dan demi kepentingan strategis PDI Perjuangan ke depan.

Baca juga : Prabowo Ogah Dicap Dibohongi Menteri-menterinya

Hasto sendiri kini sudah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan perintangan penyidikan Harun Masiku dan pemberian suap. Dalam kasus ini, Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut didakwa menghalangi atau merintangi penyidikan perkara korupsi, yang menyeret Harun Masiku sebagai tersangka, dalam rentang waktu 2019-2024.

Hasto diduga telah menghalangi penyidikan dengan cara memerintahkan Harun Masiku, melalui penjaga Rumah Aspirasi Nur Hasan, untuk merendam telepon genggam milik Harun ke dalam air, usai kejadian tangkap tangan oleh KPK terhadap anggota KPU RI periode 2017-2022 Wahyu Setiawan.

Selain ponsel milik Harun Masiku, Hasto juga disebutkan memerintahkan ajudannya, Kusnadi, untuk menenggelamkan telepon genggam sebagai antisipasi upaya paksa oleh penyidik KPK.

Baca juga : Cak Imin Sentil PAN yang Beri Sinyal Dukung Prabowo di Pilpres 2029

Tak hanya menghalangi penyidikan, Hasto juga didakwa bersama-sama dengan advokat Donny Tri Istiqomah; mantan terpidana kasus Harun Masiku, Saeful Bahri; dan Harun Masiku memberikan uang sejumlah 57.350 Dolar Singapura atau setara Rp600 juta kepada Wahyu dalam rentang waktu 2019-2020.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsGanjarGanjar PranowoHastoHasto KristiyantoKPKPDIP

Related articles More from author

  • Ahok Beberkan Alasannya Gabung PDI-P, Faktor Megawati?
    Nasional

    Ahok Beberkan Alasannya Gabung PDI-P, Faktor Megawati?

    13 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Babak Baru Pengusutan Kasus Formula E Usai Penyelidik KPK Turun Tangan
    Nasional

    Babak Baru Pengusutan Kasus Formula E Usai Penyelidik KPK Turun Tangan

    6 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Anies Tunjuk Dirut TransJakarta Baru, PDIP: Jangan Lagi Asal Tunjuk
    Nasional

    Anies Tunjuk Dirut TransJakarta Baru, PDIP: Jangan Lagi Asal Tunjuk

    31 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Ungkap Peluang Usung Anies Baswedan-Prasetyo Edi di Pilkada DKI Mendatang
    Nasional

    PDIP Ungkap Peluang Usung Anies Baswedan-Prasetyo Edi di Pilkada DKI Mendatang

    29 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Kritik Omnibus Law, Media Inggris Samakan Jokowi dengan Suharto
    Nasional

    Kritik Omnibus Law, Media Inggris Samakan Jokowi dengan Suharto

    19 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Gara-gara PDIP Nomor 1, Megawati Khawatir
    Nasional

    Masa Popularitasnya Sendiri Mulai Habis, Megawati Bakal Ajukan Risma Jadi Cagub DKI

    30 November 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?
    Nasional

    Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?

  • Sayangkan Sikap Jokowi yang Abaikan Suara Publik, Jaringan GUSDURian Ikut Keluarkan Pernyataan Sikap
    Nasional

    Sayangkan Sikap Jokowi yang Abaikan Suara Publik, Jaringan GUSDURian Ikut Keluarkan Pernyataan Sikap

  • Mengapa Megawati Tak Temani Puan Saat Bertemu Surya Paloh? Begini Penjelasan PDIP
    Nasional

    Mengapa Megawati Tak Temani Puan Saat Bertemu Surya Paloh? Begini Penjelasan PDIP

  • AS Bantah Langgar 'Kesepakatan Doha' dengan Taliban
    Internasional

    AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

  • Taliban Berjuang Keras Tundukkan Panjshir
    Internasional

    Taliban Berjuang Keras Tundukkan Panjshir

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.