TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Di Jepang, Ada ‘Menteri Kesepian’

Di Jepang, Ada ‘Menteri Kesepian’

By Bagas F Sinaga
13 Februari 2021
585
0
Di Jepang, Ada ‘Menteri Kesepian’

TIKTAK.ID – Kesendirian, sedih dan putus asa menjadi sesuatu yang sangat menyiksa, maka untuk membantu hal itu, Jepang membuat pos baru di pemerintahannya, yang disebut dengan Menteri Kesepian.

Pemerintah Jepang menunjuk Tetsushi Sakamoto sebagai Menteri Kesepian. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Katsunobu Kato mengatakan pada konferensi pers pada Jumat (12/2/21), seperti yang dilaporkan Sputniknews.

Sakamoto, 70, sebelumnya pernah menjabat di sejumlah posisi di pemerintahan. Selama beberapa tahun terakhir, dia bertanggung jawab atas revitalisasi regional negara.

Menurut Kato, Menteri Kesepian yang baru akan bertanggung jawab atas masalah demografis dan pembangunan daerah.

Kepada wartawan Kato bilang bahwa masyarakat Jepang telah menjadi menua dengan tingkat kelahiran dan kesuburan yang rendah, dan karenanya peran baru dalam pemerintahan sangat penting untuk memenuhi tantangan demografis itu.

Langkah terbaru ini, lanjutnya juga telah mengadopsi upaya untuk menangani lonjakan kasus bunuh diri baru-baru ini di Jepang, terutama di kalangan wanita dan remaja. Sebab angka tersebut telah meningkat sangat mengkhawatirkan untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir.

Belum lagi tren kodokushi (孤独 死, ‘kematian isolasi’) di Jepang. Istilah khusus ini di Jepang mengacu pada fenomena lansia yang menderita kematian sendirian, “tanpa ada yang menemani”.

Di Jepang, orang yang sekarat sendirian atau melakukan bunuh diri menjadi masalah yang sangat memprihatinkan di akhir abad ke-20. Sebab semakin banyak orang dewasa, terutama yang lebih tua mendapati diri mereka ditinggalkan oleh anak-anak dan menjalani kehidupan yang terisolasi dari masyarakat dalam rumah tangga yang kecil.

Jepang mencatat banyak laporan tentang orang tua Jepang yang baru ditemukan oleh tetangga, berhari-hari -atau bahkan berbulan-bulan- setelah kematian mereka.

Terkait Kodokushi ini, ada perdebatan besar terkait penyebab masalah tersebut. Meskipun banyak yang berpendapat bahwa masalah itu berakar pada matinya nilai-nilai tradisional, namun ada juga pendekatan yang lebih ilmiah, dengan banyak orang berpendapat bahwa perubahan sosial ekonomi juga dapat berdampak negatif.

Sementara itu, menurut laporan baru-baru ini, pandemi virus Corona juga menyebabkan angka bunuh diri di Jepang terus meningkat.

TagsBerita Dunia Hari InijepangMenteri KesepianPemerintah JepangTetsushi Sakamoto

Related articles More from author

  • Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas
    Internasional

    Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas

    4 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • China Juluki AS 'Perusak Terbesar Stabilitas dan Perdamaian'
    Internasional

    China Juluki AS ‘Perusak Terbesar Stabilitas dan Perdamaian’

    30 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus
    Internasional

    Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus

    22 Juli 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pentagon Sebut Penempatan Pasukannya di Timur Jauh untuk 'Mencegah' Serangan Rusia
    Internasional

    Pentagon Sebut Penempatan Pasukannya di Timur Jauh untuk ‘Mencegah’ Serangan Rusia

    11 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Taiwan Ancam China dengan Rudal Supersonik
    Internasional

    Taiwan Ancam China dengan Rudal Supersonik

    22 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Eropa Ancam Tutup Aliran Minyak Rusia ke Serbia
    Internasional

    Eropa Ancam Tutup Aliran Minyak Rusia ke Serbia

    3 April 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Robot Google Deteksi Kanker Payudara
    Teknologi

    Sistem Kecerdasan Buatan Google Deteksi Kanker Payudara Lebih Akurat Ketimbang Dokter

  • Demi Dapat Pensiun Dini, Pria di Swiss Rela Ganti Kelamin
    Internasional

    Demi Dapat Pensiun Dini, Pria di Swiss Rela Ganti Kelamin

  • Yana Mulyana Resmikan Gedung ANNAS, Kemenag: Wali Kota Bukan pada Tempatnya Dukung Sikap Intoleransi
    Nasional

    Yana Mulyana Resmikan Gedung ANNAS, Kemenag: Wali Kota Bukan pada Tempatnya Dukung Sikap Intoleransi

  • Manchester City Terancam Pencabutan Gelar, Mourinho: MU Juara Premier League 2018?
    Olahraga

    Manchester City Terancam Pencabutan Gelar, Mourinho: MU Juara Premier League 2018?

  • Polandia: Dana Bantuan yang Dijanjikan Uni Eropa untuk Pengungsi Ukraina Belum Cair
    Internasional

    Polandia: Dana Bantuan yang Dijanjikan Uni Eropa untuk Pengungsi Ukraina Belum Cair

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.