TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Dewan Keamanan PBB Serukan Diakhirinya Kekerasan di Myanmar

Dewan Keamanan PBB Serukan Diakhirinya Kekerasan di Myanmar

By Bagas F Sinaga
13 November 2021
328
0
Dewan Keamanan PBB Serukan Diakhirinya Kekerasan di Myanmar

TIKTAK.ID – Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas meningkatnya kekerasan di seluruh Myanmar, menyerukan diakhirinya segera pertempuran dan bagi militer agar sepenuhnya menahan diri.

Pernyataan langka, yang dikeluarkan pada Rabu (10/11/21) itu, disetujui oleh semua negara anggota yang berjumlah 15, seperti yang dilaporkan Al Jazeera.

Seruan itu disampaikan di tengah laporan terkait penumpukan senjata berat dan pasukan di Negara Bagian Chin barat, menunjukkan rencana serangan tentara yang akan segera dilancarkan untuk mengusir kelompok-kelompok milisi yang dibentuk setelah junta militer melancarkan kudeta dengan menggulingkan Pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

“Anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kekerasan yang terus berlanjut baru-baru ini di seluruh Myanmar. Mereka menyerukan penghentian segera kekerasan dan untuk memastikan keselamatan warga sipil,” kata pernyataan itu.

Militer Myanmar tidak memberikan komentar tentang situasi di Chin, wilayah perbatasan yang bergejolak yang telah menjadi garis depan perlawanan terhadap kekuasaan militer.

Negara di Asia Tenggara itu telah dilumpuhkan oleh protes dan kekerasan sejak kudeta, dengan militer berjuang untuk memerintah dan menghadapi perlawanan bersenjata dari milisi dan pemberontak etnis minoritas yang bersekutu dengan pemerintah bayangan yang dicap “teroris” oleh junta militer.

“Anggota Dewan Keamanan… mengulangi keprihatinan mendalam mereka pada perkembangan di Myanmar setelah deklarasi keadaan darurat yang diberlakukan pada 1 Februari dan seruan mereka pada militer untuk menahan diri sepenuhnya,” kata pernyataan itu, yang dirancang oleh Inggris.

“Mereka mendorong dilakukannya dialog dan rekonsiliasi sesuai dengan keinginan dan kepentingan rakyat Myanmar,” tambah pernyataan itu.

Dewan juga menyerukan akses kemanusiaan penuh, aman dan tanpa hambatan ke semua orang yang membutuhkan dan perlindungan, keselamatan dan keamanan personel kemanusiaan dan medis.

Hingga 10 November kemarin, The Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) atau Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik di Myanmar mencatat lebih dari seribu orang dinyatakan tewas akibat kudeta yang dilancarkan junta militer. AAPP menduga, jumlah kematian sebenarnya kemungkinan jauh lebih besar dari yang mereka temukan.

Mereka juga mencatat lebih dari 7 ribu orang ditahan pemerintah militer. Dengan 286 orang dijatuhi hukuman secara pribadi, termasuk di antaranya ada yang dijatuhi hukuman mati. Sedangkan 118 orang dijatuhi hukuman in absentia, dengan 39 di antaranya dijatuhi hukuman mati.

Total, 65 orang telah divonis mati pengadilan pemerintahan militer, baik yang secara langsung maupun in absentia.

TagsBerita Dunia Hari IniDewa Keamanan PBBDK PBBKonflik MyanmarMyanmarPBB

Related articles More from author

  • Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah
    Internasional

    Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah

    26 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Trump: Jika Tuduhan Kami Benar, Joe Biden Tak Bisa Jadi POTUS
    Internasional

    Trump: Jika Tuduhan Kami Benar, Joe Biden Tak Bisa Jadi POTUS

    4 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Di Kanada, Tunawisma Jadi Target Penembakan
    Internasional

    Di Kanada, Tunawisma Jadi Target Penembakan

    31 Juli 2022
    By Alfan Mahardika
  • Berbeda dengan Pompeo, Trump Bela Rusia Soal Dalang Peretasan di AS
    Internasional

    Berbeda dengan Pompeo, Trump Bela Rusia Soal Dalang Peretasan di AS

    21 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Biden Tinjau Kebijakan untuk Atasi Maraknya Serangan Domestik

    24 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Peneliti: Warga Sipil yang Tewas di Afghanistan Meningkat Sampai 330 Persen
    Internasional

    Peneliti: Warga Sipil yang Tewas di Afghanistan Meningkat Sampai 330 Persen

    10 Desember 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Samsung Rilis Galaxy A32 5G Harga 3 Jutaan
    Teknologi

    Samsung Rilis Galaxy A32 5G Harga 3 Jutaan

  • Berikut Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dari Jokowi
    Nasional

    Berikut Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dari Jokowi

  • TIKTAK.ID - Urus Sertifikat Tanah Gratis, Berikut Syarat dan Caranya
    Nasional

    Urus Sertifikat Tanah Gratis, Berikut Syarat dan Caranya

  • Paspamres Beri Bantahan Usai Pria Ngaku Dianiaya Saat Ingin Ketemu Jokowi
    Nasional

    Paspamres Beri Bantahan Usai Pria Ngaku Dianiaya Saat Ingin Ketemu Jokowi

  • Profil Dayang Donna Faroek, ‘Saingan’ Ahok Jadi Kepala Otorita IKN
    Nasional

    Profil Dayang Donna Faroek, ‘Saingan’ Ahok Jadi Kepala Otorita IKN

Artikel Terbaru

  • POCO C95 Pro: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 3 November 2026
  • Mutasi Besar-Besaran Kapolri Suyudi, 6 Wakapolda Diganti 3 November 2026
  • SSD NVMe vs SSD SATA: Mana yang Lebih Cepat untuk Laptop? 3 November 2026
  • Infeksi Saluran Kemih: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya 3 November 2026
  • Denny Indrayana: Gibran Tak Lagi Memenuhi Syarat sebagai Wapres 3 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (98)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,039)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,308)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.