
TIKTAK.ID – Saat ini, jutaan informasi tentang apapun bisa didapat oleh siapa pun dengan mudah, selama akses internet tersedia. Namun pada saat yang sama, banjir informasi tersebut membuka peluang terjadinya penyebaran hoaks atau berita bohong, terutama di media sosial, jika penerima atau pengakses informasi tidak dibekali pengetahuan yang cukup untuk membedakan mana informasi yang benar dan mana yang palsu.
Berita palsu atau berita bohong atau hoaks (bahasa Inggris: hoax) adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.
Lalu bagaimana cara mengetahui apakah sebuah berita itu benar atau justru palsu? Dan bagaimana agar terhindar dari sikap gegabah dalam menyebarkan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya?
Baca juga: Waspada! Ada Modus Kejahatan Tukar Tas di KRL
Berikut beberapa cara untuk mengetahui kabar hoaks atau bukan.
1. Tanam Pola Pikir Kritis dan Tak Mudah Percaya
Perlu diketahui, kabar hoaks sengaja disebar untuk mencari kehebohan semata, dengan tujuan demi menguntungkan si pembuat atau penyebarnya. Sehingga, jika Anda langsung percaya, maka Anda telah menguntungkan si pembuat hoaks tersebut.
Biasanya, hoaks sering tersebar di beragam platform media sosial, terutama Facebook. Format berita atau kabar hoaks tersebut bisa berupa konten YouTube, SMS, email, hingga pesan broadcast.
Baca juga: 7 Cara Atasi Flu di Musim Pancaroba, Alami dan Ampuh Untuk Kesehatan
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










