TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
TeknologiViral
Home›Teknologi›Temukan Peluang di Tengah Pandemi, Warga Malang ini Ciptakan Alat yang Bikin Orang Betah Pakai Masker

Temukan Peluang di Tengah Pandemi, Warga Malang ini Ciptakan Alat yang Bikin Orang Betah Pakai Masker

By Burhan Adiatma
19 September 2020
595
0
Temukan Peluang di Tengah Pandemi, Warga Malang ini Ciptakan Alat yang Bikin Orang Betah Pakai Masker

TIKTAK.ID – Meski sudah berulangkali dianjurkan bahkan dengan aturan ketat bisa kena denda, namun tetap saja banyak orang Indonesia tak suka mengenakan masker, sekalipun itu masker bedah atau yang terbuat dari kain. Alasannya, mereka merasa tidak nyaman atau susah bernapas dan bicara. Padahal masker kini jadi salah satu alat pelindung utama untuk diri sendiri maupun orang lain dari pandemi Covid-19.

Andreas Suprayitno melihat fenomena keengganan tersebut sebagai tantangan mencari solusi sekaligus peluang usaha.

Pengusaha air minum dalam kemasan ini menciptakan sebuah alat pelindung mulut untuk menyempurnakan fungsi masker yang diberi nama “Global Respiration Guard” atau GRG. Alat ini berfungsi utama sebagai penyangga di bagian dalam masker atau penyekat antara mulut dan masker.

“Saya ingin melihat orang-orang senang pakai masker karena merasa nyaman, bukan karena terpaksa atau dipaksa-paksa. Jangan sampai orang pakai masker malah merasa tersiksa,” kata Andreas, warga Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kepada Tempo, Jumat (18/9/20).

GRG

Pria berusia 53 tahun itu mengaku melakukan survei dua bulan sebelum membuat GRG. Andreas masuk ke beberapa pasar, seperti Pasar Dinoyo, untuk ngobrol dengan pedagang dan pembeli yang mayoritas tidak bermasker.

Ada dua keluhan yang mereka sampaikan, yaitu tidak bisa bernapas lega dan artikulasi suara jadi tidak jelas. Masker juga jadi lembap akibat percikan liur atau droplet menempel di mulut. Droplet yang menempel berpotensi jadi sumber penularan Covid-19 jika terhirup ke dalam hidung.

“Jadi, fungsi utama GRG adalah penjaga jarak antara mulut dan masker agar tidak bersentuhan tapi tetap bisa tertutup rapat,” katanya.

Alumni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang itu melakukan lima kali percobaan dalam membuat GRG dengan menggunakan kayu kamper. Kayu kamper dipilih karena lebih mudah dipotong sesuai bentuk yang diinginkan.

Masalahnya, Andreas mengatakan, GRG tidak bisa diproduksi massal karena masa pengerjaannya lama. Satu buah GRG berbahan kayu kamper bisa menghabiskan waktu 5 jam. “Sudah begitu, kalau pun jadi, belum tentu warna dan ukurannya bisa sama.”

Proses pengerjaan yang lama tentu berimbas pada biaya produksi. Padahal, Andreas juga ingin menjual GRG dengan harga murah agar masyarakat tak lagi keberatan mengenakan masker.

Andreas lalu mengganti bahan kayu kamper dengan plastik. Secara teknis, proses pengerjaannya lebih gampang dan praktis dengan memakai mesin injection molding.

“Dengan satu kali injeksi, saya bisa produksi 6.000 pieces per hari dengan warna dan ukuran yang sama dan bisa saya jual murah,” ujar Andreas.

Di percobaan awal, ketinggian alat 3,5 sentimeter dinilainya mengurangi nilai artistik saat pemakaian. Kemudian didapat dimensi yang pas untuk mulut pengguna segala usia, yaitu tinggi 6 sentimeter.

Menurutnya, apabila ada droplet virus yang menempel pada bagian luar masker akan sangat mungkin terisap karena saat berbicara mulut menempel pada masker. “Tapi GRG ini memperkecil potensi tertular virus Covid-19,” kata Andreas.

Andreas memproduksi GRG sejak awal minggu kedua September di sebuah pabrik di kawasan Kecamatan Sukun, Kota Malang. Alat tersebut dijual dengan harga relatif murah, yakni hanya Rp10.000 per item.

Saat ini GRG juga tersedia di lapak toko online.

TagsAlat UnikGlobal Respiration GuardGRGMalangMaskerpandemiPeluang Bisnis

Related articles More from author

  • Gus AMI alias Cak Imin Tiba-tiba Minta Mendikbud Nadiem Diganti, Kenapa?
    Nasional

    Gus AMI alias Cak Imin Tiba-tiba Minta Mendikbud Nadiem Diganti, Kenapa?

    18 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Disoal Video Marah-marahnya yang Viral, Jokowi: Tertekan Pandemi, Orang Memang Gampang Naik Pitam
    Nasional

    Disoal Video Marah-marahnya yang Viral, Jokowi: Tertekan Pandemi, Orang Memang Gampang Naik Pitam

    8 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi
    Nasional

    Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Tertarik Peluang Bisnis Camilan Klappertaart Khas Manado? Ini Resepnya
    Kuliner

    Tertarik Peluang Bisnis Camilan Klappertaart Khas Manado? Ini Resepnya

    4 Juli 2020
    By
  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Amerika Terpuruk, 17 Ribu Lebih Terinfeksi Corona, New York City Lockdown
    Internasional

    Amerika Terpuruk, 17 Ribu Lebih Terinfeksi Corona, New York City Lockdown

    22 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Lewat Forum 'Masyumi Reborn', Sejumlah Tokoh Siap Dirikan Parpol Anyar Berideologi Islam
    Nasional

    Lewat Forum ‘Masyumi Reborn’, Sejumlah Tokoh Siap Dirikan Parpol Anyar Berideologi Islam

  • Qatar Gunakan Pendingin Canggih di Stadion Piala Dunia 2022
    OlahragaTeknologi

    Qatar Gunakan Pendingin Canggih di Stadion Piala Dunia 2022

  • Abaikan Seruan Jokowi dan Puan, 3 Anggota DPR ke Kazakhstan
    Nasional

    Abaikan Seruan Jokowi dan Puan, 3 Anggota DPR ke Kazakhstan

  • Bek Juventus Daniele Rugani Positif Terinfeksi Virus Corona
    Nasional

    Bek Juventus Daniele Rugani Positif Terinfeksi Virus Corona

  • Rain Tak Terima Kim Tae Hee Parodikan Lagunya di Iklan Es Krim
    Selebriti

    Rain Tak Terima Kim Tae Hee Parodikan Lagunya di Iklan Es Krim

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.