TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Bertemu Moeldoko, Ganjar: Banyak Asumsi Semua yang Meninggal di RS ‘Dicovidkan’

Bertemu Moeldoko, Ganjar: Banyak Asumsi Semua yang Meninggal di RS ‘Dicovidkan’

By Joni Sitohang
5 Oktober 2020
504
0
Bertemu Moeldoko, Ganjar: Banyak Asumsi Semua yang Meninggal di RS 'Dicovidkan'

TIKTAK.ID – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut menanggapi tentang kabar kecurangan Rumah Sakit (RS) yang mengais keuntungan melalui manipulasi pasien meninggal dengan diberi status Covid-19. RS dituduh telah menempuh tindakan itu guna memperoleh anggaran tambahan dari Pemerintah.

“Banyak asumsi muncul semua yang meninggal di rumah sakit dicovidkan. Ini sudah terjadi di Jawa Tengah. Ada orang diperkirakan terkena Covid-19 terus meninggal, padahal hasil tes belum keluar. Setelah hasilnya keluar, ternyata negatif. Ini kan kasihan. Ini contoh-contoh agar kita bisa memperbaiki hal ini,” jelas Ganjar usai melangsungkan pertemuan bersama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko di kantor Pemprov Jateng, Semarang, Kamis (1/10/20).

Seperti dilansir di laman resmi Humas Pemprov Jateng, Ganjar menyatakan telah mengadakan rapat bersama jajaran rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah serta pihak terkait. Melalui rapat tersebut telah didapat keputusan.

Baca juga : Akhirnya Ahok Bentuk Tim Khusus di Pertamina, Apa Saja Tugasnya?

“Seluruh rumah sakit dimana ada pasien meninggal, maka otoritas dokter harus memberikan catatan meninggal karena apa. Catatan itu harus diberikan kepada kami, untuk kami verifikasi dan memberikan statemen ke luar,” terang Ganjar.

Sementara itu, sistem yang bakal dijalani tersebut memungkinkan terjadinya keterlambatan data tentang angka kematian lantaran harus melalui proses verifikasi beberapa tahap. Tetapi, bagi Ganjar, hal itu semakin membaik dibandingkan berlangsungnya sesuatu persoalan yang tak dikehendaki.

Di samping itu, Moeldoko menyatakan kasus tersebut perlu secepat mungkin dituntaskan. Tujuannya supaya di waktu berikutnya tak terjadi lagi.

Baca juga : Mundur dari Kepolisian, Kasat Sabhara Polres Blitar Kirim Pesan Khusus untuk Jokowi

“Tadi saya diskusi banyak dengan Pak Gubernur, salah satunya adalah tentang definisi ulang kasus kematian selama pandemi. Definisi ini harus kita lihat kembali, jangan sampai semua kematian itu selalu dikatakan akibat Covid-19,” sebut Moeldoko.

Bagi mantan Panglima TNI itu, telah banyak didapati orang sakit biasa atau akibat mengalami kecelakaan, diberikan status meninggal lantaran Covid-19. Sementara yang sesungguhnya, hasil tes terhadap orang tersebut menunjukkan negatif dari terinfeksi Covid-19.

TagsCoronaCOVID-19Ganjar PranowoGubernur Jawa TengahMoeldokoVirus Corona

Related articles More from author

  • Pakar Pidana: PDIP Bisa Dibubarkan Jika Terbukti Terlibat Korupsi Bansos
    Nasional

    Pakar Pidana: PDIP Bisa Dibubarkan Jika Terbukti Terlibat Korupsi Bansos

    19 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Usulan Debat Bahasa Inggris dari Kubu Prabowo, TPN Ganjar: Ini Bukan Jago-jagoan Berbahasa
    Nasional

    Soal Usulan Debat Bahasa Inggris dari Kubu Prabowo, TPN Ganjar: Ini Bukan Jago-jagoan Berbahasa

    10 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Gelak Tawa Warnai Perjumpaan Jokowi dengan Joko Widodo
    Nasional

    Gelak Tawa Warnai Perjumpaan Jokowi dengan Joko Widodo

    14 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Ini Alasan Pengamat Sebut Basarah, Risma, Ahok dan Ganjar Sama-sama Cocok Gantikan Tjahjo Kumolo
    Nasional

    Ini Alasan Pengamat Sebut Basarah, Risma, Ahok dan Ganjar Sama-sama Cocok Gantikan Tjahjo Kumolo

    5 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Rapor Kinerja Sektor Manufaktur Era Jokowi dan SBY Versi INDEF
    Nasional

    Rapor Kinerja Sektor Manufaktur Era Jokowi dan SBY Versi INDEF

    10 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Pedas! Rocky Gerung Desak Sri Mulyani Mundur dan Tak Bawa-bawa Nama Tuhan dalam Kebijakan Dungu yang Dibuatnya Sendiri
    Nasional

    Pedas! Rocky Gerung Desak Sri Mulyani Mundur dan Tak Bawa-bawa Nama Tuhan dalam Kebijakan Dungu yang Dibuatnya Sendiri

    18 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebut Masyarakat ‘Tertekan Berdemokrasi', Anies Desak Pemerintah Tak Intervensi Pemilu 2024
    Nasional

    Sebut Masyarakat ‘Tertekan Berdemokrasi’, Anies Desak Pemerintah Tak Intervensi Pemilu 2024

  • Densus 88 Ciduk Kepala SD Negeri yang Terlibat Aktivitas Teroris JI
    Nasional

    Densus 88 Ciduk Kepala SD Negeri yang Terlibat Aktivitas Teroris JI

  • Sambut Baik Omnibus Law, Putri Ma'ruf Amin: Untuk Kesejahteraan Masyarakat
    Nasional

    Sambut Baik Omnibus Law, Putri Ma’ruf Amin: Untuk Kesejahteraan Masyarakat

  • Asri Welas Perankan Wulan di Film 'Sobat Ambyar'
    Selebriti

    Asri Welas Perankan Wulan di Film ‘Sobat Ambyar’

  • Respons Sri Mulyani Soal MPR Marah Anggaran Dipotong
    Nasional

    Respons Sri Mulyani Soal MPR Marah Anggaran Dipotong

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.