TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›BEM SI Tetap Bakal Demo Besar 11 April, Meski Jokowi Stop Pembicaraan Penundaan Pemilu

BEM SI Tetap Bakal Demo Besar 11 April, Meski Jokowi Stop Pembicaraan Penundaan Pemilu

By Joni Sitohang
8 April 2022
333
0
BEM SI Tetap Bakal Demo Besar 11 April, Meski Jokowi Stop Pembicaraan Penundaan Pemilu

TIKTAK.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengatakan bahwa mereka tetap akan mengadakan aksi unjuk rasa di Istana Negara pada 11 April. Tuntutan utama BEM SI yaitu menolak perpanjangan masa jabatan presiden atau penundaan Pemilu.

“Kita akan tetap menggelar aksi pada 11 April 2022,” terang Koordinator Pusat BEM SI, Kaharuddin HSN DM, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (7/4/22).

BEM SI mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum puas, walaupun Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan para menteri agar berhenti bicara soal perpanjangan masa jabatan dan penundaan Pemilu.

Baca juga : Prabowo Kunjungi Sri Mulyani, Bahas Apa?

“Kami memerlukan bukti, bukan sekadar lisan,” tutur Kaharuddin.

Kemudian Kaharuddin menyatakan hal lain yang mendorong BEM SI tetap menggelar aksi yakni sikap Istana yang belum memberikan jawaban terhadap kajian dan tuntutan mereka.

Kaharuddin mengklaim unjuk rasa di Istana Negara pada 11 April mendatang akan diikuti 1.000 mahasiswa dari Aliansi BEM SI, Aliansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, Aliansi Mahasiswa Jurusan, dan Aliansi Mahasiswa Fakultas.

Baca juga : Hubungan dengan Gerindra Makin Mesra, Gibran Bakal Temui Prabowo?

Kaharuddin menyebut BEM SI akan membawa total 18 tuntutan pada aksi nanti. Dia memaparkan, 6 tuntutan berasal dari aksi tanggal 28 Maret ditambah 12 tuntutan berasal dari aksi 7 tahun pemerintahan Jokowi pada 21 Oktober 2021 silam.

Menurut Kaharuddin, 18 tuntutan itu antara lain mendesak dan menuntut Jokowi supaya bersikap tegas menolak penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode.

Lebih lanjut, mereka menuntut stabilitas harga kebutuhan pokok dan jaminan kesediaan barang-barang pokok bagi masyarakat. Mereka pun mendesak Pemerintah agar membatalkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga : Taufik Gerindra Dicopot dari DPRD DKI, Akibat Doakan Anies Jadi Presiden?

Sebelumnya, Jokowi telah memerintahkan para menteri supaya tidak lagi bicara mengenai perpanjangan masa jabatan presiden. Dia juga meminta para menteri berhenti berbicara soal penundaan Pemilu.

Jokowi mendesak para bawahannya untuk fokus bekerja. Apalagi, kata Jokowi, saat ini rakyat sedang dalam kesulitan karena kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak.

“Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan soal penundaan, perpanjangan,” tegas Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/4/22).

TagsBEM SIJokowiPemilu 2024

Related articles More from author

  • Polemik BEM UI, Fahri Hamzah Sindir Jokowi: Saya Pilih Benar Meski Dianggap Gak Sopan
    Nasional

    Polemik BEM UI, Fahri Hamzah Sindir Jokowi: Saya Pilih Benar Meski Dianggap Gak Sopan

    1 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Relawan Desak Jokowi Copot 3 Menteri, NasDem Sebut Alasan Dukung Anies
    Nasional

    Relawan Desak Jokowi Copot 3 Menteri, NasDem Sebut Alasan Dukung Anies

    12 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Ungkap Dirinya Dijanjikan Jadi Menhan Sebelum Prabowo Dukung Jokowi
    Nasional

    Cak Imin Ungkap Dirinya Dijanjikan Jadi Menhan Sebelum Prabowo Dukung Jokowi

    1 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Anggap Istilah 'Hidup Berdamai dengan Corona' Versi Jokowi Tidak Tepat, JK: Damai itu Harus dari Dua Belah Pihak
    Nasional

    Anggap Istilah ‘Hidup Berdamai dengan Corona’ Versi Jokowi Tidak Tepat, JK: Damai itu Harus dari Dua Belah Pihak

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Luhut Sebut Dirinya Tak Mungkin Maju Capres karena Bukan Orang Jawa
    Nasional

    Saat PDIP-Demokrat Kompak Kritik Tajam Luhut Soal Penundaan Pemilu

    18 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Klaim Koalisinya Bersama Gerindra Paling Siap Hadapi Pilpres 2024, PKB: Kita Paling Progres
    Nasional

    Klaim Koalisinya Bersama Gerindra Paling Siap Hadapi Pilpres 2024, PKB: Kita Paling Progres

    17 November 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gerindra Respons Anies Soal Ketimpangan: Pembangunan Luar Jawa Dimaksimalkan Jokowi
    Nasional

    Gerindra Respons Anies Soal Ketimpangan: Pembangunan Luar Jawa Dimaksimalkan Jokowi

  • Begini Teks Pidato Lengkap Nadiem di Hari Guru yang Mendadak Viral itu
    Nasional

    Begini Teks Pidato Lengkap Nadiem di Hari Guru yang Mendadak Viral itu

  • Israel Bombardir RS Indonesia di Gaza, Kemlu RI: Serangan Biadab
    Nasional

    Israel Bombardir RS Indonesia di Gaza, Kemlu RI: Serangan Biadab

  • Badan Kesehatan Eropa Peringatkan Covid-19 Akan Terus Bertahan dan Ada Selamanya
    Internasional

    Badan Kesehatan Eropa Peringatkan Covid-19 Akan Terus Bertahan dan Ada Selamanya

  • Hobi Menyelam Bebas, Dikta Sebut 6 Daerah di Indonesia ini 'Surga para Penyelam'
    Selebriti

    Hobi Menyelam Bebas, Dikta Sebut 6 Daerah di Indonesia ini ‘Surga para Penyelam’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.